Posts tagged ‘sepakbola’

20 Mei 2012

Ozil: Alquran Menambah Kekuatanku!

Ada banyak pemain sepakbola Muslim yang merumput di liga utama Eropa. Namun bisa dihitung dengan jari mereka yang bisa meraih prestasi hebat di klub dan memperkuat klub besar. Satu di antara pemain sepakbola Muslim yang beruntung adalah gelandang kreatif Real Madrid, Mesut Ozil.

Pemain berdarah Turki yang memperkuat timnas Jerman itu dikenal sebagai kreator keberhasilan Los Blancos merebut juara La Liga Spanyol musim ini. Capaian itu semakin melambungkan nama Ozil di kancah pesepakbolaan dunia.

Playmaker Real Madrid Mesut Ozil terpilih sebagai pemain terbaik Jerman tahun 2011.  Penghargaan tersebut diperolehnya dari asosiasi para pendukung sepakbola Jerman dan diberikan jelang laga kontra Perancis di Weserstadion, Rabu (29/2/2012).

Ternyata ada sedikit rahasia di balik tampilan gemilang permainan Ozil sepanjang musim 2011/2012. “membaca Alquran setiap sebelum kick-off,” ungkap Ozil menceritakan kunci sukses meraih prestasi bersama Madrid.

Saat ini, terdapat enam pemain Muslim yang membela Madrid. Lima pemain lainnya adalah Karim Benzema, Sami Khedira, Hamit Altintop, Nuri Sahrin, dan Lassana Diarra. Namun hanya Ozil, Khedira, dan Benzema yang rutin turun sebagai starter di bawah penanganan Mourinho.

Menurut Ozil, membaca beberapa ayat kitab suci umat Islam itu bisa memberinya ketenangan selama di lapangan. Tak heran Ozil dikenal sebagai pemain kalem di lapangan, meski laga berlangsung dalam tensi tinggi. “Alquran suci memberi saya kekuatan lebih untuk bermain dalam pertandingan dengan baik,” ujar eks pemain Werder Bremen itu.

source: republika.co.id

pb: mattula_ada@live.com

Iklan
23 Maret 2012

Tragedi Berdarah di Sepakbola

by: Indra Sastrawat

Beberapa waktu lalu kita dikagetkan dengan sebuah tragedi berdarah yang terjadi di kota Port Said di Negara penguasa sepakbola Afrika, Mesir. Tragedi bermula saling ejek antar suporter tuan rumah Al-Masry dengan suporter Al-Ahly. Fans Al-Masry kemudian masuk lapangan dan menyerang pemain Al-Ahly. Melihat tim kesayangannya diserang fans Al-Ahly ikut membalas masuk lapangan, dan bisa ditebak kerusuhan berdarah akhirnya pecah. Sebanyak 74 suporter tewas dalam tragedi berdarah ini.

Pemain Al-Ahly lari menyelamatkan diri setelah diserang fans Al-Masry (gambar: http://www.ibtimes.com)

Pemerintah Mesir bertindak cepat dengan membekukan federasi sepakbola Mesir, ini merupakan tragedy bagi Mesir setelah gagal mempertahankan gelar Piala Afrika, sekarang sepakbola Mesir mati suri.

Sebagai olahraga paling popular dimuka bumi ini, sepakbola menghadirkan begitu banyak peristiwa penting yang akan selalu dikenang dalam sejarah peradaban manusia. Salah satu peristiwa yang akan selalu dikenang dalam sepakbola adalah lahirnya horor dalam olahraga ini. Sejak pertama kali dipertandingkan secara resmi di tanah Britania Raya, sepakbola seringkali membawa korban jiwa.

Peristiwa lain yang pernah tercatat sebagai peristiwa berdarah dalam sepakbola terjadi didalam stadion atau disekitar stadion adalah :

1. The 1964 Lima Football Riot

Tragedi ini terjadi pada tanggal 24 Mei 1964 di National Stadium di Lima ibukota Peru. Ketika itu berlangsung partai final pra olimpiade Tokyo yang mempertemukan Argentina melawan Peru, dimana Argentina menang 1-0. Tragedi ini berawal ketika wasit menganulir sebuah gol penyama, membuat suporter tuan rumah Peru menjadi murka.

Dan kerusuhanpun pecah dalam stadion. Polisi bertindak represif dengan menembakkan gas air mata. Akibatnya sebanyak 318 suporter tewas dan 500 lebih terluka. Salah satu yang membuat banyaknya korban adalah kondisi stadion yang padat, sehabis tragedi tersebut otoritas sepakbola Peru mengurangi kapasitas National Stadium menjadi 42.000 kursi.

2. The Karaiskakis Stadium Disaster

Rivalitas dua klub besar Yunani,Olympiacos dan AEK Athens melahirkan sebuah tragedi sepakbola terburuk di Negara Dewa itu. Sesuai dengan namanya tragedy berdarah ini terjadi di stadion Karaiskakis di kota Athena, Yunani tepatnya pada tanggal 8 Februari 1981. Tiada yang menyangka perayaan kemenangan Olympiacos atas AKE Athens 6-0 ini berakhir maut. Dari laporan polisi kejadian ini berawal dari tidak sigapnya panitia membuka salah satu pintu dalam stadion. Akibatnya banyak suporter yang tertindih dan terjatuh, sebanyak 21 suporter tewas dan 55 lainnya terluka.

3. The Heysel Tragedy

Tragedi Heysel terjadi di stadion Heysel di Brussels, Belgia pada tanggal 29 Mei 1985 menjelang kick off Liverpool melawan Juventus dalam Piala Champions Eropa. Pertandingan sendiri dimenangi tim tamu Juventus 1-0. Peristiwa kelam ini berawal dari ulah sekelompok Hooligans Liverpool yang menyerang masuk ke kelompok suporter Juventus. Kelompok Juventus memilih menghindar dan menjauh, namun kemudian tragedi itu terjadi ketika dinding pembatas roboh tidak mampu menahan banyaknya suporter.

Akibatnya sebanyak 39 orang suporter tewas dan 600 luka-luka, dimana 32 diantaranya suporter Juventus. Tragedi Heysel berdampak buruk pada klub liga Inggris yang memang dikenal memilki kelompok suporter garis keras. UEFA kemudian menjatuhkan sanksi lima tahun larangan klub Inggris bermain di level internasional. Sanksi tersebut sangat merugikan klub Inggris lainnya yang bersama klub Italia merajai kompetisi Eropa saat itu. Sebuah tugu peringatan Tragedi Heysel didirikan dengan biaya £140,000. Diresmikan tepat 20 tahun setelah kejadian tersebut, 29 Mei 2005. Berbentuk jam matahari, tugu tersebut dihiasi dengan batu-batuan yang berasal dari Italia dan Belgia.

1328248239249251681

Tragedi Heysel menyisakan duka bagi fans Juventus

4. The Hillsborough Tragedy

Pasca Tragedi Heysel, Inggris kembali dilanda tragedi berdarah di lapangan sepakbola. Pada tanggal 15 April 1989 dalam sebuah partai semifinal Piala FA mempertemukan Liverpool vs Nottingham Forest terjadi kerusuhan antar suporter, sebanyak 96 Liverpurdian terjatuh dan tewas dalam tragedy tersebut.

5. Houphouet Boigny Stampede

Tragedi di sepakbola juga terjadi di benua hitam Afrika. Pada sebuah pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2010 zona Afrika yang mempertemukan Pantai Gading melawan Malawi pada tanggal 29 Maret 2009. Sebuah tragedi berdarah meletus 40 menit sebelum kick off, saat suporter tuan rumah Pantai Gading saling berdesakan di dalam stadion Stade Felix Houphouet Boigny di Abidjan. Tragedi ini mengakibatkan 19 orang tewas dan 130 terluka.

Untungnya Pantai Gading yang saat itu lolos ke Piala Dunia 2010 tetap bisa tampil di PD 2010. FIFA kemudian mendenda federasi sepakbola Pantai Gading dengan uang $47,000. Tragedi lainnya di sepakbola Afrika juga pernah terjadi di Accra Sport Stadium, Ghana, tragedi ini lebih dahsyat karena menewaskan 127 jiwa. Standar keamanan stadion di Afrika memang sering menjadi sorotan.

****

Di Indonesia sendiri bentrok suporter paling sering terjadi pada zaman perserikatan dulu. Apalagi ketika menjelang memasuki babak krusial seperti 8 besar yang biasanya dilangsungkan di GBK Jakarta. Klub tradisonal yang punya banyak fans seperti Persija, PSMS, Persebaya, Persib atau PSM seringkali rusuh bila tim mereka saling berhadapan di GBK Jakarta. Terakhir yang saya ingat bentrok besar terjadi ketika suporter PSM Makassar dengan Bonek (Persebaya) dan Panser Biru pada babak 8 besar liga Indonesia 2004/2005. Puncaknya saat grand final, saat itu seorang suporter Persija tewas di tangan suporter Persipura.

Sebagai olahraga yang mampu menghadirkan begitu banyak penonton dan menghadirkan tensi tinggi maka standar keamanan disetiap stadion perlu diperhatikan. Semenjak tragedi di Heysel Belgia, FA ( PSSInya Inggris) telah membuat standar keamanan di dalam stadion. Dan standar keamanan dan kenyamanan Liga Inggris merupakan yang terbaik di dunia saat ini.

wb: indrasastrawat@yahoo.co.id

22 Maret 2012

Iklan IPL Vs Iklan “Mafia”

by: Indra Sastrawat

Anjas Asmara mantan pemain tim nasional era 70an tampil gagah di iklan Indonesian Primier League (IPL). Sisa-sisa ketangguhannya masih tercermin diwajahnya yang mulai menua. Dalam iklan itu Anjas mengajak masyarakat untuk mencintai sepakbola yang bersih, jujur dan bermartabat melalui sebuah kompetisi yang professional.

Dalam iklan yang tayang di MNC Group (RCTI, MNC TV, Global TV) Anjas Asmara yang di temani beberapa pemain muda dengan suara lantang berkata:

Tantangan, inspirasi, motivasi, tiga hal yang selalu memacu kita untuk berkembang, berinovasi. Tidak ada kata kegagalan dalam kamus seorang revolusioner. Ciptakan sepakbola jujur, bersih, dan bermartabat.”

1327830630373075579

Anjas Asmara di iklan IPL (www.ligaprima.co.id)

Sebuah iklan cerdas yang memacu adrenalin untuk berprestasi. Kontras dengan iklan Indonesian Super League (ISL) yang tampil mirip adegan film mafia atau gengstar. Di Iklan ISL tersebut ditampilkan beberapa orang dengan pakaian serba hitam lagi menelpon dan menyebut ISL, lalu muncul adegan seorang mengetik, dengan tampilan cahaya yang buram sangat mirip dengan adegan film-film mafia. Entah apa yang dibalik iklan ISL itu, adakah hubungan ISL dengan sarang mafia seperti dalam iklannya !!!

Memang iklan ISL bukan hanya satu, tapi iklan inilah yang sengaja dibuat secara professional. Sampai sekarang saya belum menemukan iklan ISL yang menyebutkan ISL merupkan liga yang bebas dari APBD, jadi masih layakkah sebuah liga yang hidup dari uang rakyat bisa dikatakan liga professional ??? (lagi-lagi saya bertanya).

Menurut pihak RCTI Iklan IPL dibuat pada tanggal 19 Desember 2011 di sebuah lapangan bola tidak jauh dari kantor RCTI di kebun Jeruk, Jakarta. Dan rencananya akan menyusul iklan IPL berikutnya dengan versi yang lain.

Pemilihan bintang iklan IPL sangat tepat, yaitu memunculkan salah satu bintang sepakbola era 70an yang pernah hampir membawa timnas kita lolos ke olimpiade Montreal. Anjas Asmara merupakan bintang klub Persija dan bintang timnas pada zamannya.

Melihat dahsyatnya iklan IPL mengingatkan saya waktu iklan Liga Dunhill Indonesia 1994-1995 ketika kompetisi baru dimulai. Iklan waktu itu sangat bagus dan mampu memacu adrenalin pecinta sepakbola nasional untuk datang dan menonton sebuah pertandingan sepakbola.

wb: indrasastrawat@yahoo.co.id

22 Maret 2012

Skenario KPSI Ikut Viva World Cup 2012

by: Indra Sastrawat

Kisruh antara PSSI dengan KPSI belum menunjukan titik terangnya. KPSI tetap ngotot ingin terus menggulirkan liga di luar liga resmi yang diakui PSSI, AFC dan FIFA. Masalah dualisme liga ini membuat kekuatan tim nasional kita menjadi berkurang.

Yang kemudian jadi masalah adalah pemain yang bermain di liga tandingan tidak dapat membela tim nasional negara masing-masing, ini sesuai dengan statuta FIFA. Jalan keluarnya sebagai liga yang tidak resmi yang dibesarkan oleh badan sepakbola tandingan bernama KPSI (komite penyelamat sepakbola Indonesia), maka satu-satunya cara KPSI bisa go international adalah dengan mengikuti kejuaraan dunia dibawah bendera NF Board. Nama turnamen dunia dibawah bendera NF Board adalah VIVA World Cup. Turnamen ini diselenggarakan dua tahun sekali.

Kurdistan Iraq tuan rumah Viva World Cup 2012

Lebih jauh tentang NF Board dan Viva World cup

NF Board atau Nouvelle Federation-Board merupakan organisasi untuk negara-negara yang tidak bergabung dengan FIFA. Organisasi ini dibentuk pada tanggal 12 Desember 2003. Organisasi ini bukan bagian dari dewan pengurus FIFA. Sebenarnya asosiasi ini dibentuk untuk mengakomodasi beberapa negara separatis dunia yang negara mereka tidak diakui oleh dunia. Dan bisa saja KPSI mengusulkan diri agar bisa diterima masuk dalam organisasi ini, apalagi sudah tertutup jalan diterima masuk FIFA.

Tiap dua tahun sekali NF Board menyelenggarakan Piala Dunia VIVA. Piala dunia VIVA 2012 akan diselenggarakan di Kurdistan, Iraq.

Anggota NF Board diantaranya adalah: Monako, Siprus Utara, Chechnya, Sahara Barat, Zanzibar, Kurdistan, Padania, Gozo, Tibet, Kamerun Selatan, Maluku Selatan dan Papua Barat dll. Saya baru tahu ternyata Maluku Selatan dan Papua Barat adalah anggota NF Board.

1328066245539007828

Suporter tim nasional Padania

Dan seperti ingin menandingi FIFA, maka NF Board juga memiliki piala dunia tersendiri namanya adalah VIVA World Cup. Viva World Cup sudah diselenggarakan sebanyak 4 kali, pada edisi terakhir Viva World Cup 2010 Padania keluar sebagai Juara. Padania merupakan tim sepakbola yang berasal dari Italia utara. Padania tercatat paling sukses di turnamen ini dengan gelar tiga kali juara.

Mimpi KPSI go International

Dari pada terus menerus membuat teror di sepakbola nasional, mungkin lebih baik KPSI ikut dalam liga/turnamen dunia diluar FIFA salah satunya ikut VIVA World Cup. Selain VIVA World cup, masih ada turnamen lain diluar FIFA seperti FIFI Wild cup, The UNPO Cup atau The ELF Cup.

Jadi pemain yang bermain di liga tandingan (tarkam) bernama Liga Indonesia bisa juga go international atau bisa tersalurkan bermain di tingkat dunia dengan mengikuti salah satu turnamen tidak resmi di atas.

Jadi, bagaimana KPSI anda berminat ikut turnamen VIVA World Cup 2012 ???

wb: indrasastrawat@yahoo.co.id