Posts tagged ‘Muslim’

31 Mei 2012

Thierry Henry: Islam Pilihan Terbaik!

Bagi Thierry Henry, Islam adalah sebuah pilihan. Karena itu ketika memutuskan berpindah keyakinan dan menjadi mualaf, dia merasa bahwa selalu sangat dekat dengan Islam.

“Saya menganggap Islam sebagai pilihan terbaik untuk saya jika saya ingin percaya pada sebuah agama,” kata striker New York Red Bulls tersebut.

Thierry Henry saat sujud syukur sebagai selebrasi usai mencetak gol.

Menurut Henry, menjadi seorang Muslim itu tidak boleh setengah-setengah. “Aku mengikuti semua apa yang diajarkan oleh Alquran. Ini sebabnya saya anggap Islam yang paling dekat dengan hati saya.”

Legenda Arsenal ini menyatakan, Islam mengajarkan umatnya bahwa seseorang harus percaya dulu terhadap Alquran. Ini sebabnya dia belum menyatakan Islam sebagai agamanya, tapi Henry mengerti agama ini lebih daripada agama lain. “Dan itu benar-benar menyedihkan bahwa banyak orang tidak meluangkan waktu untuk mencoba memahami Islam.”

Penyerang Les Bleus Prancis yang sukses meraih Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000 ini menekankan, jika seseorang benar-benar percaya kepada Allah maka sudah seharusnya setiap Muslim harus menjadi orang yang taat. “Kalau percaya ajaran Islam, seseorang harus percaya pada Alquran dan Rasul terakhir,” ujar Henry.

source: republika.co.id

pb: mattula_ada@live.com

23 Mei 2012

William Suhaib Webb: Mualaf yang Menjadi 500 Muslim Berpengaruh di Dunia

by: Devi Anggraini Oktavika

Kakeknya adalah seorang pengkhutbah gereja. Dari ceramah-ceramah sang kakek, ia mengetahui banyak hal tentang Kristen. “Aku bukan orang yang tidak mengenal agamaku dengan baik. Aku mengenalnya, tidak menerimanya, dan kemudian tidak mempercayainya.”

***

Cucu sang pengkhutbah gereja itu bernama William Webb. Saat berusia 20 tahun, ia memperlengkap namanya menjadi William Suhaib Webb sebagai penanda identitas barunya. Ia resmi menjadi Muslim setelah tiga tahun gamang dengan agamanya.

William Suhaib Webb

“Aku pergi ke gereja tiga kali seminggu. Dan aku juga membaca Bibel,” katanya saat diwawancarai dalam program islami independen “The Deen Show”. Meski bukan umat Kristen yang taat, Webb mengaku mengetahui banyak hal tentang Kristen dari aktivitas keagamaan yang dilakukannya, serta dari ceramah kakeknya.

Ia menuturkan, sejak masih muda Webb telah merasa tak mampu mencerna informasi dan ajaran agamanya tentang Trinitas. “Bahwa Tuhan ada tiga atau bahwa ia adalah satu dari tiga.” Selain itu, dari kitab suci yang dibacanya, Webb menemukan dua tuhan berbeda dari kitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. “Sejak itu, aku tidak bisa lagi mempercayai ajaran agamaku,” ujarnya.

***

Webb lalu mendatangi ibunya dan bertanya tentang Yesus Anak Tuhan yang mati untuk menebus dosa-dosa umatnya. “Aku bertanya apakah itu inti dari penebusan dosa. Ia (ibuku) menjawab ‘Ya’.” Tak puas, Webb mengejar dengan pertanyaan lainnya. “Lalu bagaimana dengan para Nabi yang diutus sebelum Yesus? Tak satupun dari mereka percaya pada ketuhanan Yesus.”

Pada titik itu, Webb mengetahui bahwa para nabi, terutama Ibrahim dan Musa yang disebutkan dalam Alkitab, berdoa dan menyembah satu tuhan. “Bahkan Yesus sendiri tidak pernah mengatakan dirinya Tuhan, dan dia juga berdoa pada Tuhannya,” katanya.

Tak mendapat jawaban dari sang ibu, Webb memulai pencariannya. Tiga tahun lamanya pria kelahiran 1972 ini membaca Alquran, kitab yang banyak didengarnya dari khutbah kakeknya. Selain itu, hal lain yang mendorongnya mendekati Alquran adalah stigma positif tentang Islam kala itu.

“Tidak seperti sekarang, pada masa itu kami (masyarakat AS) berpikiran bahwa para Muslim adalah orang-orang yang benar.” Bahkan, katanya, ada pendapat yang mengatakan bahwa siapapun yang ingin menjadi orang benar dan lurus, ia harus bergaul dengan Muslim.

***

Dalam Islam, Webb menemukan jawaban atas segala pertentangannya terhadap ajaran agama terdahulunya. Ketika diminta menjelaskan tentang Allah, Webb mengatakan Allah adalah satu Dzat yang unik. “Karena ia tak menyerupai apapun dan siapapun. Wa lam yakullahuu kufuwan ahad.”

“Karena itu, Allah tidak mungkin punya anak. Jika Ia beranak, maka Ia menyerupai makhluknya.” Mengenai dosa warisan, Webb tegas menjawab Islam hanya percaya pada fitrah yang dibawa manusia sejak lahir. “Konsep dosa warisan itu tidak adil, sedangkan Allah bukan Dzat Yang tidak adil,” tegasnya.

Pada usia 14 tahun, krisis keyakinan dalam diri Webb menjelma pada ketidakpercayaan pada agama yang dipeluknya, dan mulai terlibat kenakalan dan bergabung dengan sebuah geng lokal. Ia juga menjadi seorang DJ hip-hop dan produser lokal yang sukses, serta melakukan rekaman bersama sejumlah artis.

Namun demikian, dengan semua itu, Webb mengaku tak bahagia. “Aku sukses secara materiil, namun secara interal merasa kosong,” katanya. Kekosongan itu membuatnya kerap merasa tertekan dan sedih. “Padahal hidupku dikelilingi uang, perempuan, klub, dan geng yang hebat. Semua berjalan dengan baik,’ katanya.

Setelah masuk Islam, Webb meninggalkan karirnya di dunia musik yang telah menghidupinya itu. Ia mengikuti gairahnya menyelami dunia pendidikan. Setelah memperoleh gelar sarjananya di University of Central Oklahoma, ia berguru intensif mengenai ilmu-ilmu Islam dari seorang ulama terkenal berdarah Senegal.

Lalu, sejak 2004 hingga 2010, Webb mendalami Islam di Fakultas Syariah Universitas Al-Azhar Kairo. Selama periode tersebut, setelah beberapa tahun belajar bahasa Arab dan hukum Islam di sana, ia menjadi kepala Departemen Penerjemahan Inggris di Darul Iftah al-Misriyyah. Di luar disiplin ilmu yang ditekuninya, Suhaib menyelesaikan hafalan Alqurannya di Makkah, dan telah mendapatkan sejumlah ijazah (lisensi yang menunjukkan standar keulamaan yang tinggi).

Kini, Suhaib Webb adalah Muslim Amerika yang juga dikenal sebagai pendidik, aktivis, dan dosen. Karya-karyanya menjembatani pemikiran Islam klasik dan kontemporer. Ia membidik isu-isu relevansi budaya, sosial, dan politik bagi kelangsungan Muslim di Barat.

Webb juga diminta menjadi imam di Komunitas Islam Oklahoma, di mana ia rutin memberikan khutbah, mengajar kelas-kelas agama, dan menjadi konselor bagi keluarga dan pemuda Muslim di sana. Di luar itu, ia menjadi imam dan pemuka agama bagi komunitas-komunitas di seluruh penjuru AS.

Webb pernah menggalang dana sebesar 20.000 dollar AS untuk janda dan anak-anak pemadam kebakaran yang tewas dalam serangan 11 September. Sebagai mualaf, Webb mengaku hidup di tengah masyarakat non-Muslim di AS bukan hal yang mudah. Di tengah kecurigaan dan islamofobia di kalangan masyarakat AS, ia bertekad untuk terus menunjukkan citra Islam yang sesungguhnya dan menciptakan kehidupan beragama yang harmonis.

Selain itu, Webb telah memberikan kuliah di berbagai belahan dunia termasuk Timur Tengah, Asia Timur, Eropa, Afrika Selatan, dan Amerika Utara. Sepulangnya dari Mesir, ia tinggal di wilayah Teluk, Kalifornia, di mana ia bekerja bersama Komunitas Muslim Amerika sejak musim gugur 2010 hingga musim dingin 2011.

Belum lama ini, ia menerima sebuah posisi sebagai imam Pusat Budaya Komunitas Islam Boston (masjid terbesar di wilayah New England) hingga ia memutuskan untuk membawa keluarganya ke Boston dan menetap di sana.

Pada 2010, Royal Islamic Strategic Studies Center memasukkannya ke dalam daftar 500 Muslim Paling Berpengaruh di Dunia. Dan laman situs internetnya, http://www.suhaibwebb.com, terpilih sebagai “Blog of The Year” terbaik setahun sebelumnya.

source: republika.co.id

pb: mattula_ada@live.com

20 Mei 2012

Benzema Dipuji Karena Taat Beribadah!

Ketaatan Benzema terhadap ajaran agama Islam memang layak ditiru. Janji yang diucapkan pemain terbaik Ligue 1 Prancis pada 2008 itu selalu berusaha ditepatinya.

Tidak terkecuali, saat dia kecil pernah mengucapkan sumpah kepada ibunya bahwa suatu saat ingin bermain bermain di Santiago Bernabeu. Berkat skill istimewa, dan doa ibunya, sekarang mimpi itu terwujud.

“Bergabung bersama Real Madrid  impian terpendam saya. Mimpi yang datang mendekat sedikit demi sedikit,” kata dia. Benzema bersyukur bisa mnjadi bagian dari skuat historis Madrid. “Saya suka warna putih, stadion, suasana yang ada di sekitar Bernabeu.”

Karim Benzema

Publik bola di Spanyol memuji kepribadiannya. Itu lantaran dia masuk dalam jajaran pesepakbola Muslim yang taat menjalankan agama, namun tetap mampu menampilkan permainan terbaik di lapangan.  Hal tsb menjadikannya sebagai sosok teladan untuk memotivasi umat Muslim di Eropa, khususnya Spanyol agar tetap berpuasa meski beraktivitas. Tidak seperti Ibrahimovich yang mengaku Muslim, namun malas beribadah (http://www.republika.co.id/berita/sepakbola/internasional-2/12/05/20/m4aogi-ibrahimovic-aku-bukan-muslim-taat).

Sebelum menjejakkan kakinya di lapangan, Benzema sering berhenti sebentar di tepi lapangan untuk berdoa. Dia juga sering merayakan gol dengan mengangkat tangan sembari matanya menatap ke atas sebagai wujud permohonan rasa syukur kepada Allah SWT.

source: republika.co.id

pb: mattula_ada@live.com

13 Februari 2012

Akankah Kiamat Segera Terjadi??

by: Mattula’ada

Berbagai kejadian aneh yang telah menimpa dunia ini, seperti :

*) Turunnya hujan ikan di Australia:

*) Turunnya hujan darah di India:

*) Turunnya hujan es di Indonesia:

*) Turunnya hujan es di Malaysia:

*) Turunnya hujan es di Amerika:

*) Turunnya hujan es di Argentina:

*) Turunnya hujan batu di Prancis:

*) Makhluk aneh di Pulau Balambangan di Kudat:

*) Seorang anak yang berubah menjadi makhluk aneh di Arab:

*) Seorang anak yang berubah menjadi makhluk aneh di Palembang:

*) Bayi yang melahirkan bayi:

*) Bayi mirip ular:

*) Ikan kepala manusia:

*) Langit terbelah di Yogya:

*) Fenomena alam mirip naga api di Pekanbaru:

*) Jalanan yang tiba-tiba retak dan membentuk jurang:

*) Berbagai bencana yang nyaris tiada henti:

*) Air mata kristal dari seorang gadis Lebanon:

*) Pelepah pinang yang berwajah manusia:

*) Ditemukannya Injil Kuno yang isinya bertentangan dengan Alkitab masa kini:

*) Penjelasan tentang Islam dari seorang bocah Swahili, Tanzania (yang berasal dari keluarga non muslim [Kristen] dengan menggunakan bahasa yang bukan bahasa daerahnya):

*) Dan lain-lain:

menimbulkan pertanyaan dalam benak kita: “Apakah kejadian-kejadian tsb merupakan peringatan dari Yang Maha Kuasa bahwa Kiamat Akan Terjadi Dalam Waktu Dekat Ini??” Seakan-akan Tuhan ingin mengatakan: “Hey manusia, cepatlah sadar sebelum azab menimpamu dan kamu tak akan dapat tertolong lagi!!!”

Jawabannya tentu saja: “Entahlah, hanya Tuhan yang tahu!!”

Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: “Bilakah terjadinya?” Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba”. Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”. (QS Al-A’raaf [7]:187)

Namun, jika kita kembali melihat sejarah yang menimpa kaum ‘Ad dan Tsamud, sebaiknya memang kita berpendapat bahwa “Boleh jadi kiamat telah dekat!!!”. Apalagi jika kita merujuk pada keterangan para pakar astronomi yang meramalkan bahwa ada kemungkinan meteor sebesar gunung akan menabrak bumi tahun 2014 yang memiliki efek setara dengan 20 juta bom atom Hiroshima.

Kaum Tsamud dan `Ad telah mendustakan hari kiamat. Adapun kaum Tsamud maka mereka telah dibinasakan dengan kejadian yang luar biasa, Adapun kaum `Ad maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang, yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus; maka kamu lihat kaum `Ad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tunggul-tunggul pohon korma yang telah kosong (lapuk). (S. Al-Haaqqah [69] : 4-7)

Allah-lah yang menurunkan kitab dengan (membawa) kebenaran serta dengan perimbangan. Dan tahukah kamu, boleh jadi hari kiamat itu (sudah) dekat. (QS. Asy-Syuura [42] ayat 17)

Mengapa?? Sebab dengan berpendapat seperti itu, ada rasa takut pada diri kita untuk berbuat dosa, dan segera bertobat untuk memperbaiki diri seraya meminta petunjuk dari-Nya.

Bagaimana caranya untuk bertobat dan memperbaiki diri??

Caranya adalah dengan menerima Islam sebagai satu-satunya jalan untuk meraih keselamatan dan kebahagiaan dunia-akhirat:

Katakanlah: “Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang menghidupkan dan mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, Nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk”. (QS. Al-A’raaf 158)

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa menta`ati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. (QS Al-Ahzaab [33] : 70-71)

Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi). (QS. Az-Zumar [39] ayat 53-54)

(Yaitu) orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Luas ampunanNya. Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan) mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa. (QS. An-Najm 32)

Kamu (umat Islam) adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma`ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab (orang Yahudi dan Nasrani) beriman (terhadap Allah dan kitab suci Al-Qur’an), tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, namun kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang fasik. (QS Ali ‘Imraan [3] ayat 110)

Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah di dalamnya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik. Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Qur’an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab–kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu, (QS. 5:47-48)

Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya. (QS. Ali Imraan [3]:19)

Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya`qub. (Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam”. (QS. Al-Baqarah [2] : 132)

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. (QS. Ali ‘Imraan [3] : 102)

Lantas, bagaimana caranya kita dapat disebut sebagai seorang muslim? Caranya, yaitu dengan:

(1) Percaya kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha Kuasa;

(2) Percaya kepada malaikat-malaikat Allah SWT;

(3) Percaya kepada rasul-rasul (para utusan) Allah SWT;

(4) Percaya kepada kitab-kitab yang telah diturunkan Allah kepada para rasul (utusannya);

(5) Percaya kepada hari akhir (kiamat) atau hari kemudian (akhirat) sebagai hari pertanggungjawaban dari perbuatan kita selama berada di dunia.

Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya. (QS An-Nisaa’ (4):36)

Lalu bagaimana bentuk pengamalannya? Dengan bertaqwa kepada-Nya (menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya)!! Bagaimana cara untuk bertaqwa?? Salah satunya adalah dengan menjalankan “Rukun Islam” (seperti yang diistilahkan banyak ulama)!! Apa itu Rukun Islam?

Rukun Islam, yaitu:

(1) Mengucapkan syahadatain (Asyhadu allaa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna muhammadar rasuulullaah) [Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah];

(2) Mengerjakan shalat;

(3) Membayar zakat;

(4) Berpuasa di bulan Ramadhan; dan

(5) Berhaji bagi yang mampu;

Hai orang-orang yang beriman, ruku’lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan. Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam (Al Quran) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu, maka Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong. (QS Al-Hajj 77-78)

Sebagai penutup dari artikel ini, saya mengajak pembaca untuk merenungkan bunyi ayat dari QS Al-An’aam (6) ayat 1 s/d 73!! (bagi yang tak memiliki Al-Qur’an dapat mendownload Al-Qur’an Digital disini: http://www.mediafire.com/?kwozydnym3d atau langsung melihatnya secara online disini http://www.dudung.net/quran).

wb: mattula_ada@live.com