Posts tagged ‘makassar’

7 Mei 2012

Semesta Bertasbih di Langit Makassar

by: Indra Sastrawat

Sayup-sayup terdengar merdunya alunanan Zikir dari corong gedung lantai 11 Wisma Kalla, pertanda bagi kami untuk bersiap-siap melaksanakan shalat Jumat. Saya menatap disebelah barat tempat saya duduk nampak dengan kokoh berdiri Menara Bosowa, sebuah gedung pencakar langit tertinggi di Makassar. Gedung ini punya kharisma tersendiri di kota Makassar, dibangun oleh kelihaian saudagar Bugis simbol dari cerita sukses para passompe masa silam.

13361875571610748000

Menara Bosowa

Jeda sejenak saya memandang sedikit ke utara, kelihatan gemerlapnya gedung Graha Pena milik Saudagar Alwi Hamu. Graha Pena merupakan pusat bisnis koran Fajar, sebuah koran terbesar di Indonesia Timur.Di kedua gedung ini saya bisa merasakan lantunan zikir sama seperti di wisma Kalla, bagi orang Bugis nilai-nilai spritual tidak bisa dipisahkan dari nafas bisnis para saudagar ini.

Tidak lama aluanan Takbir memanggil kami untuk segera berkumpul di lantai 4 untuk segera menunaikan kewajiban Shalat Jumat. Sambil wudhu saya pandangi langit Makassar yang mulai bergeliat dengan gedung-gedung pencakar langitnya.

1336187787404128747

Menara Phinisi Milik UNM

Sebuah gedung dengan artistik lokal-modern sedang di genjot pembangunannya, diberi nama sesuai dengan semangat orang Bugis Makassar yaitu Menara Phinisi. Gedung yang tingginya 96 Meter menjadi cikal bakal pusat administrasi dan rektorat Universitas Negeri Makassar. Tidak jauh dari Menara Phinisi sedang dibangun Menara Universitas Muhammadiyah berlantai 15.

Tidak ingin kalah dari UNM dan Unismuh, pihak Universitas Muslim Indonesia (UMI) sedang merintis pembangunan gedung tinggi bernama Grand Syariah UMI, gedung ini lebih tinggi dari menara Phinisi. Dan jika tidak ada halangan Grand Syariah ini makin mengukuhkan jatidiri orang Bugis Makkasar nafas islami. Sejak lama Sulsel dan Makassar disebut sebagai serambi Madinah.

13361876291526498117

Masjid Terapung di Makassar

Dalam lima tahun terakhir semakin banyak gedung pencakar langit yang dibangun di kota anging mammiri. Sebagian besar di bangun untk kepentingan ekonomi dan bisnis disamping untuk sarana pendidikan. Proyek Monumental lain yang sedang di bangun adalah pembangunan Masjid Terapung pas didepan pantai Losari bernama Masjid 99 Al-Makassary yang merupakan masjid pertama yang dibangun di atas laut. Dan tidak lama lagi dari laut Makassar akan terdengar lantunan tasbih, tahmid dan takbir.

13361879001626078931

Wisma Kalla

Rasa lapar sehabis Shalat mengerakkan kami ke kantin, saya menatap gedung hijau tempat saya makan.Gedung hijau ini tiada lain adalah Wisma Kalla. Dari namanya semua sudah tahu bahwa pemilik gedung ini adalah saudagar Bugis Makassar yang paling sukses, dia adalah Jusuf Kalla. Belum genap sebulan saya berkantor di gedung hijau ini, tiap masuk waktu shalat lantunan zikir selalu mengawali waktu shalat. Kerja dan ibadah merupakan dua pilar sukses yang selalu bersama.

Dan bisa dipastikan di setiap waktu shalat terutama jelang shalat Jumat dari gedung-gedung pencakar langit dan menara masjid yang menjulang tinggi akan terdengar lafaz zikir kemudian menyusul lantunan takbir. Dan semesta bertasbih di langit Makassar.

wb: indrasastrawat@yahoo.co.id

Iklan
28 April 2012

The Macz Man-Bonek Saudara

by: Indra Sastrawat

16 September 2005 di Gelora Bung Karno ketika itu berlangsung partai 8 besar Liga Indonesia, ribuan suporter dari dua kubu PSM Makassar dan Persebaya bentrok. Hujan batu dan anak panah tidak dapat dihindari, puluhan Bonek dan supporter PSM terluka. Sungguh sebuah tragedi yang sulit dilupakan. Setiap pertemuan kedua tim selalu melahirkan tensi yang tinggi, ini merupakan salah satu partai klasik yang panas dan beraroma dendam. PSM mengalahkan Persebaya di semifinal perserikatan 1994, tapi Persebaya membalasnya 3 tahun kemudian di semifinal Liga Indonesia.

Peristiwa enam tahun silam sepertinya telah dikubur dalam-dalam oleh The Macz Man dan Bonek, tadi sore 28 April 2012 untuk kali pertama saya melihat suporter Persebaya, Bonek bisa menginjakkan kakinya di stadion Angker milik PSM lengkap dengan atribut, spanduk dan nyanyian khas Bonek. Sekitar 25 Bonek yang datang dari Surabaya di sambut hangat oleh ribuan The Macz Man, para Bondho Nekat ini bahkan ditampung di markas besar The Macz Man di jalan Rappokalling.

Suporter PSM di tengah kerumunan bonek saat putaran pertama IPL

Mabes Maczman ini, merupakan rumah dedengkot suporter The Maczman, Andi Paswah alias Coklat.Tidak hanya akomondasi, The Macz Man juga menanggung konsumsi dan tiket masuk stadion. Itu sebagai balasan setelah pada putaran pertama lalu juga dilayani dengan baik di Surabaya.

Selama di stadion para Bonek bergabung dalam kerumunan suporter The Macz Man, tiada lagi permusuhan yang ada persahabatan dan saling menghormati. Selain The Macz Man, kelompok suporter The Red Gank dan Laskar Ayam Jantan juga bersahabat baik dengan Bonek. Kebetulan tiga kelompok suporter ini merupakan kelompok suporter terbesar di kota Makassar. Tidak mudah memang mengajak masuk Bonek kedalam stadion Mattonanging, apalagi di Makassar terdapat puluhan kelompok suporter dengan nama dan massa masing-masing.

13356280631692635147

Sekat-sekat permusuhan itu sudah hilang

Pertandingan klasik antara PSM vs Persebaya berjalan dalam tensi cepat dan menyerang, namun di tribun terbuka The Macz Man dan Bonek tetap dalam persahabatan. Kordinator Bonek, Melki diberi kesempatan untuk memimpin sekitar 25 bonek menyanyi mendukung tim mereka. Spanduk yang jumlahnya sekitar 9 buah berwarna hijau, warna kebesaran Persebaya bersanding mesra dengan spanduk merah pasukan Ramang. Salah satu spanduknya bertuliskan “The Macz Man-Bonek saudara Suporter Indonesia bersatu”

Akhir pertandingan 2-0 untuk tuan rumah PSM Makassar merupakan hasil yang sama di putaran pertama ketika tuan rumah Persebaya mengalahkan PSM juga 2-0. Seingat saya stadion Mattoanging bukan tempat yang ramah buat Persebaya. Selama delapan tahun Persebaya selalu kalah jika bermain di Mattoanging, bahkan tim Bajul Ijo baru sekali mencetak gol di kandang PSM ketika musim 2004.Ketika bermain di LPI 2010-2011 mereka kalah besar 0-4.

Bagi saya kemenangan PSM begitu berharga karena mampu mendongkrak posisi PSM di puncak klasemen IPL, tapi jauh lebih berharga adalah melihat persahabatan The Macz Man dan Bonek. Sudah saatnya suporter bersatu, bersaing boleh dalam soal kreativitas. Sudah waktunya kelompok Suporter bersatu dan jalan bersama, rusuh dan bentrok di masa lalu baiknya di kubur dalam-dalam biarkan dia menjadi bunga-bunga sejarah masa lalu. Untuk menuju liga professional, suporter mestinya professional juga.

wb: indrasastrawat@yahoo.co.id

26 April 2012

Mimpi Makassar Meretas Monorel

by: Indra Sastrawat

Hari Jumat yang lalu ketika selesai mengerjakan shalat Jumat, diatas lift saya mendengar pembicaraan dua orang karyawan yang sedang membahas tentang rencana pembangunan Monorel di kota Makassar. Mereka adalah karyawan PT. Bumi Karsa, anak perusahaan Kalla Group yang bersedia menjadi investor pembangunan Monorel di kota Makassar. Kebetulan kantor saya berhadapan dengan kantor PT. Bumi Karsa.

Bukan orang Bugis Makassar kalau tidak berani mengambil resiko, dan buka Jusuf Kalla kalau tidak punya ide yang brillian. Ide pembangunan Monorel muncul ketika JK yang melintas di atas udara kota Makassar dengan pesawat pribadinya menyaksikan kemacetan yang panjang di sepanjang jalan Perintis Kemerdekaan. Naluri JK muncul ingin meniru mode transportasi di kota modern di dunia. Tidak peduli bahwa proyek sejenis gagal total di Jakarta, ide pembangunan tersebut disetujui oleh walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin makanya saya bilang bukan orang Bugis Makassar kalau tidak berani mengambil resiko.

Belakangan Gubenur Syahrul Yasin Limpo ingin mensinkronkannya dengan program transportasi Maminasata (Maros-Makassar-Sunggumninasa-Takalar). Rencananya proyek besar ini akan melintas di atas empat kota Maros-Makassar-Sunggumninasa-Takalar sejauh 40 km. MOU sudah di teken tahun 2011 lalu antara pemerintah daerah dengan investor dalam hal ini Kalla Group. Lalu berapa anggaran yang disiapkan membangun mega proyek ini, Kalla Group yang jadi investornya siap menggelontorkan dananya 4 trilyun rupiah.

Demi proyek ini pak Solihin Jusuf Kalla telah melakukan survey ke China dan memastikan bahwa Kalla Group mampu membangun proyek mega ini. Kesedian Kalla Group membiayai proyek ini bisa jadi tidak lepas dari “andil” perusahaan milik Kalla Group, PT Hadji Kalla sebagai distributor Mobil Toyota di Indonesia Timur termasuk Makassar. Tingginya penjualan mobil Toyota berdampak pula makin sempitnya jalan raya di kota Makassar, tapi JK lihai dan tanggap merespon perkembangan.

Melalui anak perusahaannya, JK yakin proyek ini bisa jalan. PT Bumi Karsa punya pengalaman dengan pembuatan jalan, lalu PT Bumi Sarana Beton ahli dala pemasangan beton, terakhir PT Bukaka ahli dalam proyek besar dan mampu membuat gerbong Monorel, tinggal bagaimana ketiga perusahaa Kalla Group bisa bersinergi.

Saya masih ingat ketika pembangunan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin yang megah, JK ngotot dan bertekad tidak menggunakan tenaga asing dalam pembangunan bandara tersebut.Nada sinis dan tidak percaya bermunculan, tapi JK tetap JK yang percaya dengan kemampuan bangsanya. Padahal hampir semua bandara di Indonesia menggunakan tenaga asing, pilihan JK ternyata tepat. Anak negeri ternyata mampu membangun bandara yang besar dan megah.

Jika tidak ada aral melintang, rencana pembangunan Monorel dimulai tahun 2012 dan diperkirakan akan rampung pada tahun 2014 nanti. Yang pasti tekad JK dan Kalla Group sudah bulat 100% pembanguan dan gerbong Monorel adalah produksi dalam negeri. Jika terwujud kota Makassar menjadi kota pertama di Indonesia yang punya Monorel, semoga mimpi Makassar meretas Monorel bisa terwujud.

wb: indrasastrawat@yahoo.co.id

22 April 2012

Misteri Pohon Raksasa

by: Indra Sastrawat

Maksud hati ingin mencari kabar tentang perjalanan atau pelayaran orang Makassar di Madagaskar, sebuah negeri di seberang lautan Hindia di bagian timur Benua Afrika saya malah terdampar pada sebuah informasi unik tentang pohon Baobab.

1334840263905726074

Pohon Baobab bisa tumbuh di kondisi kering bumi Madagaskar

Yang membuat saya terkesima bahwa pohon raksasa ini ternyata mempunyai khasiat raksasa juga.Disamping pohon yang satu ini mempunyai bentuk yang unik seolah-olah pohon yang terbalik. Pohon Baobab merupakan nama umum dari tumbuhan anggota genus Adansonia. Genus ini terdiri atas delapan spesies yang 6 di antaranya asli Madagaskar, satu spesies baobab asli Afrika dan satu spesies lagi asli Australia. Banyak kisah legenda yang menyertai kemunculan pohon ini. Ketika sains belum berkembang maka tahyul coba menjawabnya.

Nama Baobob adalah nama yang digunakan di Perancis dalam Encyclopedia oleh Diderot dan d’Alembert, diterbitkan pada 1751, setelah Michel Adanson telah membawa kembali contoh dan deskripsi dari Senegal pada 1749: “sebuah pohon yang luar biasa ukuran menarik perhatian saya itu. sebuah bantalan pohon buah gourdlike, juga disebut roti monyet, yang Wolofs disebut “Goui” dalam bahasa mereka sendiri

13348403531480038872

Saya lantas membayangkan bagaimana terkejutnya pelaut Makassar tempo dulu ketika melihat pohon ini. Gammarana tawwa mungkin hanya kalimat itu yang terucap dari mulut sang pelaut tangguh. Setelah searching di google saya temukan fakta kalau pohon ini belum pernah tumbuh di negeri Celebes. Sayangnya Iptek pada jaman itu belum maju sehingga para pelaut Bugis Makassar belum mengetahui manfaat pohon raksasa ini. Kemungkinan pohon ini di jadikan sebagai kapal layar Phinisi orang Bugis Makassar, tapi itu perlu penelitian lebih dalam.

Sejenak kita tinggalkan polemik pelaut Makassar dengan pohon Baobab. Dari hasil searching di Google saya menemukan fakta pohon ini mengandung khasiat yang hebat diantaranya buah Baobab mempunyai kandungan vitamin C yang tinggi lebih tinggi dari jeruk, juga bagus untuk bahan masakan, lalu kadar kalsium dan mineral yang juga tinggi.Kulit kayunya bagus untuk tali dan pengobatan masyarakat.

13348406762119163669

Pohon Baobab di Kampus UI

Dan ternyata pohon in sudah ada tumbuh di Pulau Jawa, kemungkinan di bawah oleh penyebar Islam Arab dan Afrika. Saya bisa menduga para pasompe dari Makassar belum mengetahui manfaat pohon Baobab, beda dengan Taripang yang dikejar hingga ke pantai utara Australia. Sangat tepat kiranya ketika akhir September 2010 pihak Universitas Indonesia telah memindahkan beberapa pohon Baobab di area kampus kuning ini, setidaknya dengan mengetahui nilai ekonomis pohon itu kita bisa mengambil manfaatnya.

Semoga pohon Baobab bisa lestari di bumi khatulistiwa, pohon ini bukan hanya sekedar pohon raksasa tapi juga bisa menjadi perekat historial antara Indonesia dengan Madagaskar, sebuah negeri leluhur nusantara di Afrika bagian timur.

wb: indrasastrawat@yahoo.co.id