Posts tagged ‘Islam’

10 Juni 2012

Aksi FPI yang Tak Pernah Disiarkan TV

by: Brillianto K. Jaya

Jumat, 24 Desember 2011. Sore itu jemaat memadati seluruh gereja di kota Cilacap. Mereka hadir untuk mengikuti misa Natal. Jumlah jemaat yang banyak menyebabkan panitia Natal di gereja-gereja itu terpaksa memasang tenda dan layar lebar di luar gereja. Kondisi yang sama juga terjadi pada Sabtu pagi (25/12/2011).

Di antara aparat keamanan, Nampak sejumlah anggota Front Pembela Islam (FPI) berjaga. Ormas Islam yang dilebeli ormas anarkis ini sejak sore hingga malam hari itu ikut mengamankan jalannya misa Natal 2011 lalu. Sedikitnya FPI wilayah Cilacap ini telah mengerahkan 200 orang.

Kami sebagai elemen bangsa ikut membantu pengamanan, monitoring keliling mengawasi jika ada yang mencurigakan,” kata Ketua Majelis Tanfizi FPI DPW Cilacap, Haryanto.

Itulah salah satu bentuk solidaritas atau toleransi yang pernah dilakukan FPI. Jika dipikir-pikir, untuk apa juga menjaga gereja, bukankah FPI itu pembela Islam? Namun, nyatanya FPI tidak sepicik itu.

Menjaga gereja cuma satu dari banyak aktivitas yang tidak pernah disiarkan TV atau ditulis oleh media-media cetak. Sebagaimana tagline media: good news is bad news. Aktivitas sosial atau fakta toleransi dalam bentuk solidaritas yang dilakukan FPI bukanlah good news. Biasanya aksi seperti itu baru akan dijadikan berita jika media mendapatkan benefit (baca: nilai uang), sebagai bentuk pencitraan corporate atau personal.

Tentu saja FPI tidak pernah lelah melakukan aksi-aksi seperti itu, meski tidak pernah diliput media. FPI pun pasti tidak pernah protes dengan ketidakseimbangan media, sehingga FPI mendatangi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) atau Komisi Penyiaran Indonesia (PWI). Padahal fakta menunjukkan, pada Maret 2003 FPI pasang body membela wartawan yang diintimidasi “orang-orang” Tommy Winata.

Jadi, saya setuju sekali dengan status Ustaz Arifin Ilham di akun Facebook: “Biarlah Arifin Menanam Padi dan FPI Menjaga Tikusnya”. Selama masih banyak tikus di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai ini, #IndonesiaButuhFPI. Tanpa perlu publikasi media atau puja-puji, #IndonesiaButuhFPI.

pb: mattula_ada@live.com

 

 

 

 

31 Mei 2012

Thierry Henry: Islam Pilihan Terbaik!

Bagi Thierry Henry, Islam adalah sebuah pilihan. Karena itu ketika memutuskan berpindah keyakinan dan menjadi mualaf, dia merasa bahwa selalu sangat dekat dengan Islam.

“Saya menganggap Islam sebagai pilihan terbaik untuk saya jika saya ingin percaya pada sebuah agama,” kata striker New York Red Bulls tersebut.

Thierry Henry saat sujud syukur sebagai selebrasi usai mencetak gol.

Menurut Henry, menjadi seorang Muslim itu tidak boleh setengah-setengah. “Aku mengikuti semua apa yang diajarkan oleh Alquran. Ini sebabnya saya anggap Islam yang paling dekat dengan hati saya.”

Legenda Arsenal ini menyatakan, Islam mengajarkan umatnya bahwa seseorang harus percaya dulu terhadap Alquran. Ini sebabnya dia belum menyatakan Islam sebagai agamanya, tapi Henry mengerti agama ini lebih daripada agama lain. “Dan itu benar-benar menyedihkan bahwa banyak orang tidak meluangkan waktu untuk mencoba memahami Islam.”

Penyerang Les Bleus Prancis yang sukses meraih Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000 ini menekankan, jika seseorang benar-benar percaya kepada Allah maka sudah seharusnya setiap Muslim harus menjadi orang yang taat. “Kalau percaya ajaran Islam, seseorang harus percaya pada Alquran dan Rasul terakhir,” ujar Henry.

source: republika.co.id

pb: mattula_ada@live.com

30 Mei 2012

Sam Brodie: Mantan Wanita yang Menjadi Muallaf

Artis internasional Sam Brodie memilih jalan hidupnya dalam menentukan keyakinan dengan menjadi seorang mualaf. Ini dilakukannya karena dorongan spiritualnya untuk mempelajari agama Islam lebih dalam. Selain itu, peran serta dan dorongan sahabatnya Maia Estianty juga menjadi andil dan keinginan kuat Sam mempelajari agama Islam.

Inilah foto Sam Bettay Brodie sewaktu menjadi wanita. Selebriti yang terkenal di Inggris ini, telah kembali merubah kelaminnya menjadi pria setelah memutuskan untuk memeluk Islam.

“Dasarnya sebenarnya bukan karena apa-apa. Semua ini karena hati aku telah terbuka. Selain itu juga karena pacarku yang memang beragama Islam. Aku memilih menjadi mualaf dengan niat serius, karena ini adalah pilihan keyakinan. Peran serta Bunda Maia memang sangat besar, dua minggu setelah gabung dengan dia, aku menjadi mualaf,” ungkap Sam saat berbincang dengan KapanLagi.com™ di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (21/1/2011).

Pria yang mengaku dekat dengan Paris Hilton ini resmi menjadi mualaf sejak 8 Desember 2010 lalu di hadapan Kepala KUA kecamatan Jatih Asih, Bekasi. Saat ini, Sam memang tengah menjalani proses dalam menjalani ibadah yang memang sudah diatur dalam agama Islam.

“Awalnya memang tidak begitu langsung saja ya. Semuanya butuh proses. Mula-mula aku memang ikut kelas bareng anak-anak kecil, ikut-ikut sholat. Baca doanya kan juga belum hapal. Belajar sedikit-sedikit nggak langsung tau semua. Kayak anak TK belajar. Kalau aku belajarnya di masjid, kelas mengaji dengan anak kecil di Masjid Attin. Terkadang malu juga, ikut mereka,” kata Sam.

Menurut pengakuan Sam kepada Silet RCTI, selama ia membaca Al-Qur’an hatinya selalu tersentuh dan sering menangis. Menurutnya Al-Qur’an seakan-akan menuntunnya bagaimana ia harus menjalani hidup.

Sam bersama istrinya Indri Brodie. Kini mereka telah dikaruniai seorang putri.

Dengan perubahan keyakinannya ini, Sam juga mengubah namanya dengan nama yang lebih islami. Jika dirinya memiliki nama lahir, Samuel Da Bettay, kini setelah masuk Islam dirinya mengganti nama menjadi Muhammad Samuel Da Bettay.

“Untungnya aku punya teman seperti Bunda Maia. Aku ini memang bisa dibilang baru banget. Dapat bimbingan baca Al Quran dari Maia Estianty. Kita juga sering berdebat mengenai sebuah ilmu Al Quran. Setelah ketemu seseorang yang hebat yaitu Maia Estianty, saya mendapatkan banyak ilmu terutama ilmu ikhlas,” pungkasnya.

source: kapanlagi.com, silet rcti

pb: mattula_ada@live.com

29 Maret 2012

God and Us!

by: Muh. Takdir

God is not at all an invisible flying person, has some primitive religious sects often depict Him. God is a Universal Ocean of Consciousness. What the size of him? Could we like to imagine the distance of one light year? This is an astronomical space measure equal to the distance that light covers in one year in earthly time measures. Astronomers discovered cosmic objects located at a distance of billions of light years. But God is still larger, for the universe is infinite. He is infinitely large.

13264355001654133888

Whatever large we consider our planet to be, when we walk, tired, across its surface or fly around it, Earth is negligibly small compared to the Greatness of the Ocean of the God’s Consciousness. It was the God’s creation.

Earth was God’s creation of countless materials, in which there are several Oceans. Earth or others planets in the universe with favorable conditions for life and evolution. In the human body, animals, plant evolution is universally held. As an ordinary human being has become a viable and able to live in a place of diversity creator and creation. Which will be provided in a full peace, comfort, enjoyment in this case is The Heaven as the ideal for everyone.

According to the teaching of Islam, one of the verse of Allah SWT about God / Allah is the Creator of All:

“The Originator of the heavens and the earth! When He decreeth a thing, He saith unto it only: Be! and it is.” [Quran 2:117]

As per discussed some of  students from the Elementry School which have the opinions of the God were below:

1. Instead of many Gods, but God is always there, anywhere. and whenever we need, God is always definitely ready to help with the wonders of His.

2. No theory about God. God only for worshiped.

3. God has the absolute nature of In contrast to His creature (Qiyamuhu Binafsihi)

4. God does not occupy space, not only on earth, not only in the Milky Way, but God Space  and Almighty Creator of the Universe

5.Etc.

In my principles say that :

“It will be better when I Iive and have self-confidence of the existence of God and then when I die discover of not-existence of God, than when I’ve lived and have the self-confidence of the not-existence of God, and then when I die discover of the existence of God”

wb: mh_takdir@yahoo.com