Archive for ‘Elektronik’

23 Maret 2012

Eh, Ternyata Al-Quran Itu Berasal dari China

by: Indra Sastrawat

Ada anekdot, “Kalau Tuhan itu membuat segalanya, kemungkinan dia berasal dari China”. Bangsa China merupakan satu kelompok dalam ras Mongoloid, sebenarnya yang di maksud China dalam konteks modern terdiri dari ratusan suku yang sebagian besar mendiami suatu kawasan di Asia. China dikenal sebagai bangsa yang mampu memproduksi barang bahkan tidak jarang mereka mampu meniru barang-barang mahal dari Jepang dan Eropa. Dalam buku Agustinus Wibowo yang berjudul Garis Batas, diceritakan bagaimana barang-barang milik China mampu menembus senyapnya Asia Tengah.

Dan beberapa bulan yang lalu, tepatnya Ramadhan tahun lalu saya menyempatkan ke Toko Buku Gramedia di kawasan Mall Panakukang Makassar. Toko Buku ini merupakan favorit saya sejak dulu. Saya pergi tidak sendiri ditemani istri. Dia paling suka ke TB Gramedia, apalagi kalau bukan membeli buku-buku marketing yang bagi saya membaca judulnya saja saya seperti kehilangan selera makan. Buku dengan tema 10 jalan sukses atau menjual asuransi itu mudah bukan tipe saya. Sangat berbeda dengan saya yang walau gelar kesarjanaan ekonomi tapi lebih senang bermain-main di kelompok buku sejarah dan agama.

1327242034353996758

Quran Digital

Tapi hari itu ada yang berbeda, lantunan ayat-ayat suci Quran terdengar dengan syahdunya. Tertarik dengan suaru itu, saya kemudian mendatangi. Dan ternayata suara tadi merupakan bagian dari promosi metode membaca Quran dengan baik lengkap dengan tajwidnya. Sebenarnya produk ini bukan barang baru dikenal dengan nama buku berbicara (talking book) dan Quran digital salah satu produk andalannya. Sebuah produk inovatif dimana dengan memakai pen (modelnya mirip pulpen) yang diarahkan ke huruf di Al Quran maka akan keluar suara (audio) seperti yang ditunjuk. Dalam hati saya ini pas untuk orang seperti saya yang belum fasih membaca Quran, dan bagusnya lagi untuk bulan ramadhan barang itu mendapatkan diskon. Dalam hati saya, ramadhan memang bulan berkah. Setelah konsultasi sebentar dengan istri kami sepakat membeli Al Quran digital itu.

Saya sungguh penasaran dengan produk Quran digital ini, bayangkan dengan sebuah pen yang diarahkan ke tulisan Quran akan keluar suara orang yang mengaji dengan syahdunya, juga ada terjemahan dari setiap ayatnya. Begitu t iba di rumah saya mulai mencoba produk ajaib ini, dan sungguh ini sangat bagus. Penasaran lagi saya mencari tahu asal dari produk ini, dan ketika saya melihatnya ternyata bukan buatan Indonesia. Eh ternyata Quran itu berasal dari China, suatu negeri yang dulu Nabi Muhammad menyuruh para sahabatnya untuk berguru kesana. Di Bagian dalam dengan jelas disebutkan nama kota Guangdong sebagai tempat produksinya.

Ide kreatif melintas kultur dan agama telah membawa bangsa China ini untuk terus berkompetisi dan berani mencoba melakukan inovasi. Saya bayangkan dahulu bagaimana takjubnya Nabi Muhammad degan produk keramik dan herbal dari China sehingga meminta sahabatnya untuk menuntut ilmu ke negeri Tiongkok. Dan kini bangsa yang dulu menjadi sasaran empuk bangsa-bangsa lain telah bangkit menjadi bangsa terdepan dalam segala bidang, mereka kuasai bidang olahraga, Ekonomi, Manufaktur, Pariwisata, pendidikan dll. Seolah tidak ada sejengkal tanah di bumi ini yang belum di singgahi bangsa China, kalau bukan manusianya maka barang-barang Made in Chinatelah datang mendahului manusianya.

wb: indrasastrawat@yahoo.co.id

Iklan