Archive for ‘Teknologi’

21 Mei 2012

Hati-Hati, Dunia Cyber ‘Membius’ Remaja Putri Kita …..

By: Christie Damayanti

Dunia maya memang benar2 membius semua orang di dunia, berapapun usianya dan apapun motifnya. Untuk anak2 dan remaja, biasanya memang keingin-tahuannya yang sangat besar. Untuk dewasa, biasanya memang untuk mengekspresikan dirinya lewat jejaring sosial. Tetapi beberapa dari mereka memang sudah terpikir untuk berbuat jahat, dengan ketidak-tahuannya anak2 dan remaja serta orang2 dewasa yang memang selalu berpikir bahwa semua orang adalah baik …..

Malam minggu kemarin, aku nonton di Fox Movies di TV kamarku, ketika aku bosan untuk nonton apapun yang banyak kekerasan di TV Cable. Tetapi, ketika aku menemukan cerita yang berhubungan dengan apa yang aku dan teman2 di ID Kita Kompasiana dalam conference di YM malam itu, aku menjadi sangat exited. Karena, di sebuah film keluarga berjudul ‘Trust’ itu, menggambarkan seorang remaja wanita berumur sekitar 14 tahun kelas 2 SMP di Amerika, sedang tergila2 dengan dunia maya, dan masa depannya berubah menjadi berantakan …..

*****
Adalah seorang remaja yang sedang terbius dengan chatting lewat YM, sebut saja namanya Kelly ( aku lupa namanya, maklum, ’stw’ ….. ). Temannya banyak dan dia memang disukai oleh banyak orang karena pembawaannya yang riang, terbuka dan juga cantik. Kelly tergila2 dengan YM, bahkan bukan hanya teman2nya yang di dunia nyata saja yang di bawanya ke chatting-annya di YM saja, tetapi bahkan dia ‘mengundang’ banyak orang2 baru untuk ber-chatting ria dengannya.

Semula, semuanya baik2 saja, ketika ayahnya bahkan bersama dengan Kelly ‘membahas’ teman2nya di YM dan berdiskusi ketika beberapa teman prianya mulai jatuh hati padanya. Dan ayahnya, menanggapinya dengan santai dan sabar serta mengganggap Kelly sudah mengalami mulai beranjak dewasa. Sampai pada suatu ketika, seorang teman barunya di dunia maya, seorang pria dewasa, mengajak chatting sampai tidak kenal waktu, merayunya, bahkan mengganggap Kelly sebagai wanita dewasa, serta meminta Kelly membeli pakaian2 dalam serta lingerie yang bukan buat seusianya, untuk bisa dikenakan jika bertemu dengannya. Ya, di Amerika ( katanya ) jika belum berhubungan seks antara pria dan wanita, mereka belum dianggap ‘dewasa’ ).

Hati Kelly melayang2 ketika Glenn merayu dan dengan senang Kelly mengirim foto2nya khusus untuk Glenn, dengan pakaian dalam serta lingerienya. Dia tidak sadar, bahwa setan sudah merasuk hati Glenn, dan bukan hanya Kelly saja yang terpedaya, tetapi banyak remaja cantik seperti Kelly yang terpedaya rayuan Glenn. Memang, dalam fotonya Glenn adalah seorang pria dewasa yang tampan dan keren, sehingga sepertinya wajah seperti Glenn memang merupakan idola remaja cantik seperti Kelly.

Singkat cerita, Glenn bertemu Kelly di sebuah hotel  untuk makan siang dan Glenn berhasil membujuk Kelly ke kamar yang di pesan olehnya. Glenn memang tampan dan keren, sama seperti fotonya, dan Kelly senang, karena bayangannya sebagai ‘pacar’ seorang pria dewasa yang tampan dan keren, bisa sangat dibanggakan di depan teman2nya.

Orang tua Kelly tidak tahu bahwa yang dikatakan Kelly pada mereka sebagai ’sahabat’, adalah pria dewasa yang merayunya. Kelly menjadi cuek bebek dengan orang tuanya, tidak peduli dengan tugas2nya sebagai pelajar dan sangat terfokus kepada Glenn. Kelly menjelma sebagai gadis remaja yang dewasa yang belum  waktunya …..

Ketika Kelly memakai pakaian dalam dan lingerie nya sesuai denan permintaan Glenn, Glenn menatapnya tanpa berkedip, dan mereka terbuai dalam alam ‘bawah sadar’. Kelly, si anak yang masih bau kencur, bercinta dengan pria dewasa. Walau Kelly menangis karena terenggutnya kegadisannya dan ( katanya ) merasa kesakitan, Kelly tetap memuja Glenn ….

*Astaga …., apa yang cari, Kelly?*

Orang tuanya terkejut, ketika Kelly menangis, sepulang dari ‘kencannya’ bersama Glenn. Bagaimana Kelly tidak stress, walau tetap dia memuja Glenn, Kelly masih sangat remaja! Dan orang tuanya memburu Glenn, karena Kelly tidak mau membuka identitasnya, lewat polisi ‘kejahatan cyber’ . Dan Glenn tetap bebas untuk terus merayu remaja2 cantik seperti Kelly …..

*****
Dunia cyber memang membius semua orang. Mereka terbius oleh janji2, tetapi kenyataannya di dunia nyata tidaklah demikian. Jika yang terbius adalah orang dewasa, yang sudah tahu dengan pasti mana yang salah atau yang benar, mungkin masih bisa dimengerti. Tetapi jika yang terbius adalah anak2 dan remaja2, khususnya di Indonesia, sangatlah tidak diinginkan. Anak2 dan remaja2 adalah generasi muda dunia, dan Indonesia khususnya. Mereka akan memimpin dunia dimasa depan, khususnya memimpin indonesia! Jika mereka sudah terbius dunia maya sejak dini, apa yang bisa diperbuatnya untuk masa depannya?

Kelly benar2 sudah terbius dunia maya. Sudah di’perkosa’ dengan rayuan2 Glenn, bahkan Kelly tetap masih terbius dengan Glenn. Dan Glenn bebas merayu remaja2 cantik seperti Kelly, ketika Kelly tetap tidak mau membuka indentitas Glenn di depan semua orang. Kelly tetap terbuis, ketika dia juga tahu bahwa Glenn merayu juga remaja2 yang lain, walau hatinya memang hancur karena ( katanya ) Glenn tidak ’setia’ dengannya ….. Astagaaaaa …..

Apakah kita mau, anak2 dan remaja2 kita terbius seperti Kelly?

Tetaplah jaga anak2 dan remaja2 kita. Jagalah masa depannya. Dan tumbuhlah dalam kasih pemeliharaan Tuhan, dengan terus berusaha untuk membuat gerakan moral tentang dunia maya yang ‘membius’ ( dalam konotasi negatif )  dan persiapkan generasi muda kita untuk memimpin dunia …..

pb: mattula_ada@live.com

Iklan
19 Mei 2012

Langkah Ekstrim Untuk Mengantisipasi Bencana Macet Jakarta

by: Anton Dewantoro

Bicara soal macet Jakarta seolah mengurai benang kusut yang tiada ujung. Benarkah? Saya rasa yang bilang begitu hanyalah orang-orang yang tidak mau berusaha saja. Bisanya cuman ngaku ahlinye tapi ternyata cuman ahli narsis pasang baliho. Bujug dah!

Manusia di Jakarta memang kelewat banyak tapi bukan banyaknya orang yang bikin kota ini macet bundhet ruwet. Kalau kita telusuri di kota ini masih banyak perumahan yang bisa ditinggali. Bahkan sampai tahun 2010 ini di beberapa bagian Jakarta Timur, Barat, dan Selatan masih ada saja pemukiman baru dibuka, masih di dalam DKI. Sebagai perbandingan, di beberapa kota besar di China dan Amerika Serikat hampir tidak mungkin membeli rumah menapak tanah dalam kota. Hanya apartemen satu-satunya pilihan.

Yang bikin macet Jakarta adalah terlalu besarnya volume kendaraan. Betapa tidak, setiap hari dealer di seluruh Jabotabek menjual sepuluh ribuan motor dan seribuan mobil baru sementara yang lama  tentu masih saja berkeliaran di jalan. Dengan demikian, sehebat apa pun percepatan pembangunan jalan tentu tidak akan mampu mengimbangi pertumbuhan kendaraan.

Macetnya Jakarta

Langkah ekstrim perlu dilakukan untuk melawan bencana macet ulah manusia ini. Kita tentu tidak ingin kejadian 25 Oktober 2010 jadi santapan sehari-hari kita dan pulang ke rumah jam 2 dini hari hanya akibat macet di jalan. Tindakan yang saya usulkan di sini mungkin bisa membikin shock banyak pihak termasuk negara Jepang sebagai pengekspor lisensi kendaraan (baca: kemacetan) terbesar di negara kita. Berikut ini beberapa usulan saya:

1. Moratorium Penjualan Kendaraan Pribadi

Dealer motor dan mobil baru di seluruh Jabodetabek harus ditutup selama setidaknya 5 tahun agar tidak ada pertambahan volume kendaraan lagi.Pemerintah pun tidak boleh melakukan pengadaan mobil dinas baru untuk semua instansi kecuali mungkin peralatan perang TNI. Jika memang perlu tambahan mobil dinas, ada banyak sekali rental mobil yang siap menjawab kebutuhan ini.

2. Menaikkan Pajak Kendaraan Bermotor Pelat Hitam.

Pajak mobil saat ini hanya sekitar 1,5 juta rupiah saja. Jika kita tingkatkan hingga 5 kali lipat pun tentu masih banyak sekali orang yang sanggup membayarnya. Sebagai insentif sekaligus kompensasi, pajak pelat kuning digratiskan dan biaya izin trayek dihapuskan. Volume kendaraan pribadi berkurang dan kas negara akan semakin tebal. Jika tidak dikorupsi maka dana tersebut bisa digunakan untuk menambah infrastruktur jalan.

3. Road Pricing

Di samping membayar biaya parkir saat keluar gedung, pemilik kendaraan pribadi wajib membayar harga jalan (road price) yang akan dilalui. Jika gedung itu berada di kawasan segitiga emas (Sudirman, Gatot Subroto, Rasuna Said) katakanlah dikenakan biaya Rp 50.000 per mobil tiap kali keluar dari sebuah lahan parkir. Berturut-turut makin ke pinggir makin murah sehingga mungkin untuk Jalan Raya Pulo Gebang cukup membayar Rp 1000 saja. Sebaiknya dana road pricing ini langsung bisa dianggarkan untuk pengadaan transportasi massal.

4. Mengelola 3 in 1

Betapa pun macetnya Gatot Subroto di pagi hari dari arah Cawang akan seketika menjadi lega begitu melewati perempatan Kuningan. Ya, 3 in 1 mulai berlaku dari titik ini. Jika 3 in 1 diberlakukan secara lebih meluas tentu jalanan akan makin lengang karena pemilik kendaraan akan berpikir dua kali sebelum menembus 3 in 1. Warung Buncit hingga Menteng sepanjang Jalan Rasuna Said adalah ruas yang perlu segera diterapkan 3 in 1.  Selanjutnya Cawang hingga Grogol juga sebaiknya menjadi full 3 in 1 sebagai kelanjutan aturan 3 in 1 yang sudah berlaku di Jalan Gatot Subroto.

Joki 3 in 1 harus dikelola dengan baik dan jangan asal diberantas. Yang boleh menjadi joki adalah mereka yang telah di daftar dan resmi memiliki tanda pengenal. Kalau bukan joki resmi boleh dipidanakan. Ditetapkan tarif resmi penggunaan joki yang sifatnya flat, jauh-dekat Rp 15.000 misalnya. Dengan demikian mungkin akan menciutkan niat pengendara mobil pribadi dan mereka akan beralih ke angkutan umum.

5. Pemblokiran Keluar Parkir Saat Macet Parah

Pada saat macet di salah satu ruas jalan sudah diatas ambang batas, Polda Metro Jaya membroadcast perintah untuk menutup pintu-pintu keluar parkir seluruh gedung yang menuju jalan tersebut. Toh apa gunanya kalau bisa keluar parkir dari gedung lalu pindah “parkir” di jalan raya.

6. Cawang – Pluit bukan Jalan Tol Lagi

Jalan tol dalam kota sesungguhnya adalah ide bodoh. Kendaraan yang hanya sekadar lewat (misal dari Bandung menuju Lampung) harus lewat Semanggi karena adanya tol dalam kota tadi. Tol dalam kota ruas Cawang – Pluit sebaiknya ditutup saja karena hanya akan menarik lebih banyak kendaraan dari luar kota masuk ke pusat kota. Namun demikian, kita harus konsekuen, ruas tol lingkar luar dari Serpong ke lingkar barat harus sudah tersambung.

7. Senin – Jumat Motor Dilarang Masuk Jalan Utama.

Bagaimana pun motor adalah kendaraan yang tidak aman dan amat berpotensi memperkeruh suasana macet Jakarta. China sudah secara tegas melarang adanya sepeda motor di kota-kota besar. Tidak ada salahnya Jakarta mencobanya juga setidaknya setiap hari kerja. Motor yang masih boleh beroperasi adalah ojek resmi dan pengantar paket serta delivery makanan. Jalur yang semula dikuasai motor pun kelak akan bisa diambil alih oleh sepeda kayuh yang sehat dan ramah lingkungan.

8. Ojek Resmi dengan Argometer

Taksi di Indonesia adalah salah satu yang layanannya terbaik di Dunia. Mengapa ojek tidak juga dibikin seperti itu? Dengan layanan yang resmi, terkoordinasi dan berargo-meter,  ojek akan semakin diminati pengguna jalan sehingga bisa menjadi alternatif naik mobil pribadi.

9. Mikrolet Jalur Sepi Dialihkan jadi Shuttle CBD

Kini banyak trayek mikrolet menjadi sepi terutama setelah adanya jalur busway. Trayek Senen- Kp.Melayu dan Tn.Abang-Kota misalnya, bisa kita lihat bahwa rata-rata mikrolet di sini kosong melompong dan hanya sibuk ngetem memenuhi badan jalan sehingga membikin macet.

Ada cara pemberdayaan mikrolet agar tetap bisa beroperasi yaitu dengan menjadikannya shuttle CBD antara SCBD-Mega Kuningan – Setiabudi – Plaza Semanggi  dan kembali lagi di SCBD.  Mereka hanya bisa berhenti di halte khusus di keempat tempat tersebut. Bagi yang ketahuan menaik-turunkan penumpang di luar halte khusus langsung dicabut izin trayeknya.

10. Pelebaran Trotoar dan Pemasangan Travelator

Agar orang Jakarta mau jalan kaki maka trotor pun harus dilebarkan. Pedagang asongan boleh berdagang asal membayar pajak minimal sepertiga dari keuntungan harian mereka itu pun dengan catatan tidak memakan lebih dari sepertiga badan trotoar.  Dana dari penarikan pajak itu bisa digunakan untuk memasang travelator di beberapa ruas jalan terutama Sudirman  – Thamrin.

11. Pengadaan Hari Tanpa Kendaraan Bermotor

Untuk mendidik masyarakat agar mengurangi ketergantungan memakai kendaraan bermotor (motor, mobil), maka perlu digalakkan seminggu sekali di kawasan tertentu dan sekali setahun di semua kawasan, satu hari tertentu tanpa kendaraan bermotor.

***

Langkah ini mungkin akan menyakitkan banyak pihak, tapi bagaikan imunisasi, badan panas sebentar namun bisa jadi akan membawa manfaat seumur hidup

pb: mattula_ada@live.com

19 Mei 2012

Cagub yang Mana yang Akan Sanggup Menyelesaikan Kemacetan?

by: Leo Kusima

Selama “kampanye” pilkada Jakarta, para Cagub telah menyampaikan ide-ide mereka untuk menyelesaikan program mereka untuk menyelesaikan masalah nomor 1 di Jakarta, KEMACETAN!

Sayang sekali, rasanya belum menggigit. Dikawatirkan jika kemacetan tidak diselesaikan dalam waktu dua tahun (sisa waktu sebelum stadium 4 datang), maka Kemacetan Jakarta akan menjadi kronis.

Pada umumnya, para cagub hanya menyebutkan secara gamblang, galakan transportasi umum, tetapi transportasi tidak hanya transportasi umum? mengapa harus transportasi umum? karena harganya bisa murah, TAPI KENYATAAN, NAIK MOTOR LEBIH MURAH DARI BUS, bagaimana ini? Padahal pengendara motor tidak, sedangkan Bus way di subsidi (katanya) menggragoti dana APBD DKI.

Ada Cagub yang bilang, sanggup selesaikan dalam waktu 3 tahun, ada yang mengatakan, tidka akan menggusur PKL dengan satpol PP, padahal PKL adalah sasatu sumber biang kemacetan.

Macetnya Jakarta

Bersama ini, saya sampaikan penelitian saya selama kurang lebih 6-7 tahun, penyebab kemacetan DKI, dan saran penyelesaian. Jika pembaca berminat, silahkan membaca.

Masalah transportasi di Jakarta

1. Luas jalan hanya 6,2% dari Luas Kota, sedangkan kota-kota yang lalulintasnya lancar, perbandingan luas jalan dengan luas kota, idealnya 15% s/d 20%.
Cara penyelesaian : membangun jalan layang khusus motor dan sepeda. Biaya lebih murah jauh dan tidak memakan lahan tanah yang besar.

2. Parkir tidak cukup, apalagi parkir on street, sangat mengganggu luas jalan yang sebetulnya sudah tidak cukup. Seringkali parkirnya sampai 2 – 3 lapis, sehingga memakan setengah badan jalan. belum ketika memarkir dan keluar, khususnya memarkir, sangat mengganggu arus lalulintas.
Cara Penyelesaian : untuk parkir mobil, membangun gedung parkir atau parkir berlantai satu. Dan membangun jalan layang khusus motor yang mempunyai fasilitas lantai parkir yang sangat luas. Tarip parkir mobil harus dinaikan untuk gedung parkir atau parkir berlantai. Bagi kompleks perkantoran dab kompleks Ruko yang akan dibangun, diwajibkan membangun lokasi parkir mobil dan motor/sepeda yang memadai jumlahnya. Khusus gedung Mall perbelanjaan dan Food Court, perbandingan harus lebih diperbesar lagi. Untuk perkantoran, Mall, kompleks ruko yang memiliki lahan parkir memadai, sebagai hadiah, tarip parkirnya boleh dinaikan menjadi 3000 rupiah per jam.

3. Kendaraan yang mampu melaju dicampur baur dengan kendaraan pelan, misalnya Truk, Kontainer, kendaraan umum, gerobak, motor, sepeda dan becak.  Sehingga kecepatannya menjadi pelan.
Cara penyelesaian :
A. Untuk memisahkan mobil dengan motor, sepeda, membuat jalan layang khusus motor dan sepeda, dan di jalan yang cukup lebar, dibuat jalur lambat.
B. Seluruh gerobak, gerobak sampah, gerobak air, gerobak barang, harus menggunakan penggerak motor.
C. Truk besar, kontainer dijalan tertentu, dilarang lewat pada siang hari, hanya boleh jalan pada setelah jam 22:00 s/d 05:00.
D. Pabrik dengan kapasitas produksi sedang dan besar wajib pindah keluar daerah yang ada akses jalan besar.
E. Di jalan raya sebelah kanan (jalur cepat), dipasang portal, sehingga hanya boleh dilewati kendaraan yang lebih cepat.

4. Kendaraan umum ngetem disembarangan tempat, dengan jumlah kendaraan umum + 90,000 unit, dan seringnya ngetem, maka, seakan-akan jakarta memiliki tambahan 900,000 unit kendaraan pribadi. Daya tampung jalan habis total.
Cara penyelesaian :
A. Halte bus dibuat mencoak ke dalam, sehingga ketika menaikan dan menurunkan penumpang tidak mengganggu kendaraan belakangnya untuk melaju. Sebaiknya angkot, metro mini juga berhenti dijalan yang mencoak kedalam.
B. Menghapus posisi juragan angkot, sehingga supir adalah bos. Ijin trayek diberikan kepada sepasang supir yang memenuhi klarifikasi. Dengan demikian income supir akan membaik, dan karenanya ia tidak berani sembarang melanggar peraturan, terutama ngetem sembarangan.
C. Memasang alat GPS + pengawas sidik jari, jika supir berani berhenti dilokasi yang tidak diijinkan, maka akan dikenakan denda. Alat sidik jari digunakan untuk mencegah supir tembakan, yang menyebabkan perkosaan penumpang.
D. Pengemudi diberikan subsidi BBM, sehingga mereka tidak berani berbuat kesalahan, dan dengan subsidi BBM, maka tarip angkot bisa jadi murah. Sehingga Omprengan tidak bisa melawan angkot resmi. Bila berani berbuat pelanggaran apalagi kriminil, ijin trayek dicabut, subsidi BBM dipotong.
E. Tempat turun dan naik penumpang, dibuat lebih tinggi. Kendaraan umum juga dibuat khusus, tempat naik turun penumpang adalah kurang lebih 1 meter dari jalan, sehingga penumpang tidak bisa turun naik bila bukan dihaltenya.

5. Sistim jalan di Jakarta sangat amburadul, terkadang jalan yang 4 lajur, bisa mendadak menyempit menjadi 3 lajur. Banayk jalan dipasang POLISI TIDUR, bahkan jalan rusak parah sudah seperti polisi tidur. Ada tiang listrik dilokasi pinggir jalanan, tidak ada jalur pejalan kaki, tidak ada jalur motor/sepeda.
Cara penyelesaian :
A. Membersihkan seluruh polisi tidur.
B. Jalan jangan ada bottle neck, sehingga arus bisa lancar.
C. Jalan yang rusak diganti dengan jalan cor semen.
D. Dibuat jalur motor/sepeda selebar 1.5 meter, jangan jalan tanah, harus jalan cor beton.  Dan dibuat jalan trotoar, harus cukup lebar, dan jangan ditanam tanaman segala sehingga menyempit.
E. Tiang listrik, Tiang telepon yang masih di jalan raya harus diangkat.

6. Di Jabodetabek ada 9 juta motor, daya angkutnya sebetulnya jauh melebihi kemampuan 90,000 bus/angkot. Tapi pemda sangat bermusuhan dengan motor. Motor dapat berangkat dari awal (original), dan tiba di tujuan (destination), sedangkan angkot/bus hanya dari halte ke halte. Masalah dari rumah ke halte dan dari halte ke tempat tujuan tidak pernah dipikir.
Memang, dengan jumlah motor di Jabodetabek mencapai 9 juta unit dan mobil/bus hanya 3 juta unit, kelihatanya seakan-akan motor adalah biang kerok kemacetan, apalagi tingkah laku pengendaraan motor sangat amburadul.
Cara Penyelesaian :
A. Membuat jalan layang khusus untuk motor/sepeda, sehingga jikalau 80% motor ada di jalan layang, maka otomatis kendaraan di jalan raya akan lancar.
B. Membuat jalan layang untuk motor biayanya jauh lebih murah daripada jalan layang untuk mobil/truk/kontainer.
C. Dengan membangun jalan layang untuk motor/sepeda, akan menurunkan secara dratis angka kematian. Angka kematian mencapai lebih dari 32,000 orang per tahun, 80% adalah pengemudi atau penumpang sepeda motor, dan terutama usia produktif.
D. Dikeluarkan peraturan daerah, tidak memiliki SIM C, tidak berhak beli motor. SIM C digabung dengan STNK. Suatu kenyataan, banyak pengemudi motor tidak memiliki SIM C dan tidak mengerti peraturan lalulintas.

7. Kita sering melihat mobil motor parkir di jalanan memakan setengan badan jalan.  Pada malam hari, di gang-gang, banyak rumah yang tidak memiliki lahan parkir memarkirkan mobil, truk bahkan kontainer di jalanan. Dengan banyak mobil parkir di jalanan, seakan-akan membuat bottleneck dadakan, yang akan mengurangai kecepatan lalulintas.
Cara penyelesaian :
A. Warga Jabodetabek yang ingin memiliki mobil, harus memiliki pelataran parkir dirumah, jumlah mobil yang dimiliki harus sesuai dengan tempat parkir. Pemda mengeluarkan sertifikat parkir, disertifikat parkir dicantumkan alamat, kode pos, kemudian nomor urut parkir, koordinat bumi dan simpan di database. Misalnya rumah saya di Jakarta Barat, dengan kode pos 11830, rumah saya memiliki 3 lahan parkir, maka sertifikat saya adalah bernomor 11830-000001A, 11830-000001B dan 11830-000001C.  Ketika saya membeli mobil, harus melampirkan nomor sertifikat saya, dan di STNK dicantumkan nomor sertifikat lahan parkir. Jika saya menjual mobil, kalau sipembeli tidak mau ganti nama, maka saya tidak bisa beli mobil baru karena saya tidak ada sertifikat parkir. Cara ini bisa mengurangi orang yang tidak mau ganti nama mobil, dan pemda akan menghasilkan biaya BBN mobil.  Juga bisa mengerem warga Jakarta yang sudah beli mobil, ketika malam atau siang hari, diparkir di jalan sehingga membuat macet jalanan.
B. Bagi perusahaan/pabrik yang ingin membeli mobil box/truck/kontainer/pickup, harus mempunyai latar parkir. Pemandangan truk/kontainer parkir di jalanan pada waktu malam hari dapat berkurang banyak, dan ini dapat mengurangi kemacetan.
C. Yang mengeluarkan sertifikat parkir adalah pemda/dishub bukan kepolisian. atau suatu otoritas yang menangani kemacetan lalulintas Jakarta.

8. Dengan membuat jalan layang untuk sepeda/motor yang 3 tingkat, tingkat paling bawah digunakan untuk lahan parkir, dan sebagian untuk lahan PKL. Dengan demikian janji pak Jokowi tidak menggusur PKL dengan satpol-PP akan terwuiud. Ketika pak Jokowi menyatakan tidak akan memakai satpol-PP untuk menggusur PKL, ada pendapat dari pembaca di web, yang menyatakan pak Jokowi tidak akan bisa selesaikan kemacetan karena tidak mau menindak PKL, dan tidak bisa membereskan kesemerawutan karena tidak menyentuh PKL. Cara penyelesaian PKL dengan tidak menggusur oleh satpol – PP? Pindah seluruh PKL ke lokasi parkir motor di Jalan layang khusus motor!
Lokasi PKL disamping lokasi parkir motor akan sangat menguntungkan karena pembeli pedagang PKL rata-rata adalah kelas yang memiliki motor.
Cara penyelesaian :
A. PKL kelontong dibatasi jumlahnya misalnya 100,000 lokasi. Harus ber-KTP DKI lebih dari sekian tahun. Satu orang/keluarga hanya boleh memiliki satu lokasi. Tarip sewanya sangat murah, bahkan lebih murah daripada setoran ke oknum satpam/hansip/kelurahan.
B. PKL penjual makanan disediakan misalnya 10,000 lokasi, kondisi sama dengan atas.  Tentu harus dijaga faktor keamanan kebakaran, jangan sampai terjadi peristiwa jalan layang Tol terbakar oleh penghuni liar di kolong Tol.
C. Setelah pemda menyediakan tempat mereka berusaha, maka bagi yang melanggar, pemda akan bertindak tegas dan keras.
D. Hak bagi warga Jakarta yang ingin meminta lahan, sebaiknya dilakukan secara undi, sehingga tidak ada permainan dan dirasakan adil.  Sebaiknya warga Jakarta-pusat mendapat jatah di wilayah Jakarta-pusat sesuai dengan KTP-nya, sehingga mengurangi trafik ketika mereka mau pergi kelokasi dagang.
E. Penyewaan berlaku 5 tahun, dan akan diundi setiap 5 tahun, sehingga yang lain juga mendapat kesempatan. Para PKL harus dapat mengumpulkan suatu hasil pada masa 5 tahun, tidak dihamburkan. Karena pada 5 tahun berikutnya, ia harus bisa naik kelas mungkin menjadi pedagang di kios komersil.
F. Biaya tarip sewa sangat rendah, dan biaya air pam, listrik memadai.
G. Bagi usia subur yang mendapat jatah PKL, wajib mengikuti program KB, dan menyatakan maksimum 2 anak.

9. Salah satu penyebab warga wanita takut ber-angkot, atau taksi, karena kasus perkosaan.
Cara penyelesaian :
A. Taksi, angkot dan lain-lain, tidak boleh memakai kaca gelap.
B. Dalam cabin angkot, taksi, dipasang lampu yang lumayan terang, sehingga kita bisa melihat tembus pandang dari luar.
C. Dilengkapi dengan GPS tracking dan alat sidik jari.
D. Khusus untuk taksi, harus memakai tipe mobil yang tidak memiliki tutupan bagasi, seperti taksi di Solo, memakai kendaraan jenis MPV. Dengan demikian kawanan perampok/pemerkosa tidak bisa umpet di bagasi mobil.
E. Bagi pemerkosa dihukum potong anunya.

10. Bagaimana mendesain back bone transportasi umum? Untuk menghindari kebocoran, Sebaiknya back-bone dikelola oleh BUMD, karena ada subsidi besar-besaran.
Saran penyelesaian :
A. Dibuat koridor Busway yang mengelilingi inner ring road (Tol dalam kota) dan outer ring road, sehingga tidak mengganggu jalan raya umum.
B. Penumpang Busway antara back bone dapat pindah tanpa biaya tambahan.
C. Antara Back bone Busway, bisa interkoneksi dengan KRL dan MRT.
D. Sesama Back Bone (Bus way, KRL dan MRT bebas interchange selama tidak keluar dari terminal/stasiun).
E. Feeder menghubungi halte/terminal ketujuan.

11. Sanggupkan MRT menyelesaikan kemacetan lalulintas?
Pendapat saya:
A. Bahwa MRT effisien untuk kota-kota yang bangunannya berbentuk vertikal, sedangkan kota Jakarta adalah kota yang berbentuk horinsontal.
B. Selama sistim MRT belum menjadi suatu network di Jakarta, MRT tidak bisa menyelesaikan kemacetan dalam waktu 10 tahun. Tetapi kemacetan sudah memasuki tahap GAWAT. setadium 4!
C. MRT hanya mengangkut penumpang dari stasiun ke stasiun. Dari rumah ke stasiun masih memerlukan biaya, dan keluar dari stasiun ke tujuan juga masih butuh biaya.
D. Gaji para karyawan masih belum mampu membayar biaya MRT.
E. Para manager yang mampu naik MRT, setiba dikantor, jika perlu bepergian, memakai mobil apa? Taksi?
Kalau seorang eksekutif dari thamrin ingin meninjau langganannya di Cibinong, Bekasi, bahkan ke airport, bisakah naik MRT ke Cibinong, Bekasi dan airport?
Kesimpulan :
MRT silahkan start, tetapi selama Jakarta masih merupakan suatu kota bangunan horisontal, dan MRT belum menjadi sebuah network, dan investasi MRT belum turun 70%, mustahil GNP kita sanggup menginvest dan menggunakan MRT. Dan MRT tidak sanggup menyelesaikan kemacetan dalam kurun waktu 10 tahun.

12. Bagaimana menyelesaikan benang kusut di persimpangan jalan? Pengemudi di Indonesia, ada polisi saja berani kurang ajar, apalagi tidak ada polisi, khususnya pada jam sibuk, hujan dan dipersimpangan jalan. Mereka tidak perduli dengan signal lampu lalulintas, sudah lampu merah tetap serobot. Maka, pada hari hujan dan jam sibuk, dipersimpangan jalan sering tidak ada polisi. Terjadi bukanlagi macet, istilah macet terlalu sederhana, melainkan benang kusut.
Cara penyelesian :
A. Dipasang portal electrik, bila lampu merah menyala, portal akan naik, sehingga mobil dan motor tidak bisa menerobos sama sekali jika lampu merah.
B. Jika lampu sudah merah, mobil terlanjur di area persimpangan, untuk menghindari kemacetan benang kusut dan ditilang berat, mobil tersebut harus masuk ke kiri, sehingga mulut persimpangan tidak macet.
C. Diberlakukan sistim kotak kuning.
D. Denda bagi yang ketika lampu merah sudah di persimpangan dan tidak mau tikung ke kiri, misalnya denda 500,000 rupiah.

13. Bus-way memakan jalur jalan raya umum. Busway yang bersinggungan dengan tol dalam kota sebaiknya memakai jalur tol dalam kota. Maka, pemandangan di jalur Busway yang bersinggungan dengan Tol dalam kota, adalah terjadi kemacetan di tempat masuk dan keluar pintu Tol.
Cara penyelesaian :
A. Bus way dipindah kedalam Tol, sehingga jalan masyarakat tidak diambil oleh busway, mengurangi kemacetan.
B. Busway turun dan naikkan penumpang di bahu jalan Tol, dan langsung naik ke terminal/halte, naik tangga untuk keluar, seperti yang sudah jalan sekarang.
C. Kemactan di jalur Busway tersebut dapat dikurangi.

14. Tikungan tumpul. Tikungan di Jakarta kebanyakan berbentuk 90 derajat. Bagi kendaraan mobil, apalagi truck dan kontainer, ini cukup tajam, sehingga ketika menikung, kita sering ambil jalan lajur kedua dari kiri, jika tidak ban belakang sebelah kiri bisa bergesek dengan trotoar atau jeblos ke got. Sehingga kendaraan dilajur kedua harus memperlambatkan kendaraannya.
Cara penyelesaian :
Tempat tikungan dibuat menjadi 135 derajat (tikungan tumpul), maka, penikungan akan menjadi mudah dan tidak memakan jalur kedua.

15. Keep in Line. Di Indonesia, banyak pengemudi mobil, truk dan apalagi motor, mempunyai hobby membawa kendaraannya gaya pilot pesawat terbang. Mereka membawa kendaraannya bukan diantara 2 garis lurus (garis terputus-putus atau garis tidak terputus), melainkan diatas garis, bagaikan pilot yang sedang mau take off.
Cara penyelesaian :
A. Dimulut perempatan dan persimpangan, dan setiap 100 meter dijalan raya, dibuat beton pemisah lajur disemua lajur, dengan ketinggian beton 50 cm, maka semua kendaraan terpaksa harus berbaris rapi.
B. Dengan berbaris, maka kecepatan kendaraan bisa ditingkatkan.
C. Juga dapat mengurangi kecelakaan.

16. Sumber dana. Tidak ada sumber dana maka tidak bisa menyelesaikan kemacetan. Untuk hal ini karena menyangkut banyak peraturan pemerintah, kita akan diskusi dengan pemda dan tidak dipublish dulu.

pb: mattula_ada@live.com

17 Mei 2012

Merangkai Data dan Fakta, Mengungkap Misteri Sukhoi SSJ 100

by: Abanggeutanyo

Banyak dugaan hasil pengamatan yang berseliweran di berbagai media dalam dan luar negeri tentang misteri jatuhnya sukho SSJ 100. Padahal berdasarkan pengalaman dan catatan kecelakaan jatuhnya pesawat hampir diseluruh dunia memerlukan waktu berbulan-bulan untuk mengetahui penyebabnya secara pasti.

Terlepas mana yang benar dan mana yang tidak benar, berikut ini adalah sejumlah daftar yang beredar dalam berbagai pemberitaan tentang penyebab (KEMUNGKINAN)  jatuhnya pesawat Sukhoi SSJ 100 tersebut :

    1. SSJ 100 Sukhoi menurunkan ketinggian  10.000 ke 6.000 kaki secara tiba-tiba sebelum mendapat persetujuan menara pengawas lalulintas udara di  Halim Perdanakusuma, Jakarta.
    2. Pilot tidak mengenal medan meskipun berpengalaman dan memiliki jam terbang yang tinggi dan menguasai secara detail pesawatnya.
    3. Mesin pesawat gagal atau mati mendadak.
    4. Signal telepon genggam dari para penumpang
    5. Pilot mabuk karena pengaruh minuman alkohol yang disajikan dalam penerbangan demo.
    6. Pilot bunuh diri untuk keperluan dan kepentingan pihak tertentu.
    7. Persaingan bisnis industri peswat komersial yang tidak rela pasar Indonesia direbut Shukoi.
    8. Pesawat dibajak oleh salah satu penumpang untuk kepentingan bisnis pesaing seperti yang dirilis oleh Wayne MADSEN, mantan perwira AL AS yang kini menjadi jurnalis untuk beberapa media terkenal dunia (Fox News dan juga tampil di ABC, NBC, CBS, PBS, CNN, BBC, Al Jazeera, dan MS-NBC dan sebagainya). Sumber : http://www.strategic-culture.org
    9. Instrumen  pendukung seperti ELT (Emergency Locator Transmitter) dan ELBA (Emergency Locator Beacon Aircraft) yang berkaitan dengan pengendalian pesawat tidak berfungsi. (sumber:http://www.tempo.co/read/news/2012/05/15/061403932/Hantaman-Keras-Mematikan-ELT-Sukhoi).
    10. SSJ 100 ini mempergunakan beberapa bagian sistem yang ketinggalan jaman.
    11. Pesawat ini belum masuk dalam layak terbang meskipun memiliki sertifikat kelayakan, hal ini karena ada yang memberiktakan masih banyaknya kabel berseliweran di kabin bagian belakang.
    12. Pilot over acting dengan  menetapkan rute khsusus pada demo penerbangan kedua,  yaitu rute yang tidak lazim (ke arah pegunungan) untuk demo penerbangan membawa penumpang di dalamnya.
    13. Perubahan cuaca ekstrim di sekitar gunung Salak dan Halimun, Bogor.
    14. Terdapat penumpang atau awak pesawat yang menjadi target  untuk dibunuh dalam pesawat.
    15. Pembajakan dan peledakan pesawat pada lokasi yang jauh dari keramaian dan terpencil.
    16. Bahan bakar yang tidak optimal bekerja dengan baik.
    17. Menara pengawas (ATC) di Bandara Soekarno-Hatta lalai karena memberikan perintah karena setuju menurunkan ketinggian pesawat dari 10 ribu ke 6 ribu kaki.  Deputi Senior General Manager PT Angkasa Pura Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta Mulya Abdi mengatakan kepada pers bahwa petugas ATC di Soekarno – Hatta mengizinkan Sukhoi menurunkan ketinggiannya. (sumber : Di sini). Akan tetapi info lainnya memiliki rekaman percakapan bahwa petugas ATC Halim belum sempat memberi izin Sukhoi menurunkan ketiggiannya.

Di sisi lain, terdapat beberapa data dan fakta selama berjalannya operasi evakuasi korban dan pesawat tersebut yang masih berlangung hingga saat ini, diantaranya sebagai berikut :

    1. Adanya sumber berita yang menyebutkan ditemukannya kotak hitam (Black Box) yang sudah tidak berfungsi dan tidak dapat “dibaca” di Indonesia.
    2. Adanya perbedaan informasi tentang ditemukannya  parasut dan jenazah pilot SSJ 100 oleh Kopassus dan dibantah oleh KNKT Indonesia. Padahal pihak KNKT Rusia, Sergey Korostiev membenarkan pesawat nahas tersebut memang membawa parasut tersebut di dalam pesawat.
    3. Adanya temuan parasut sejauh lima kilometer dari titik jatuhnya pesawat.
    4. Adanya temuan salah satu korban jiwa yang diduga pilot dalam kondisi lebih utuh wujudnya ketimbang sejumlah korban lainnya.
    5. Adanya keinginan Rusia ingin membongkar dan membaca data dalam kotak hitam di negeri mereka sendiri.
    6. Adanya perubahan – perubahan informasi tentang berbagai hal, misalnya tentang penemuan kotak hitam oleh Kopassus dan ditolak kebenaran temuan tersebut oleh Basarnas. Lalu ada juga perbedaan pendapat adanya informasi yang berbeda tentang kondisi kotak hitam.
    7. Adanya upaya membungkam informasi yang disampaikan oleh tim Kopassus yang menyatakan penemuan parasut dan korban yang relatif jauh dari  tempat jatuhnya SSJ 100.
    8. Adanya temuan pada malam sebelum tragedi tersebut sejumlah crew SSJ 100 dirahasiakan penginapannya oleh kedubes Rusia sehingga agen mereka di Indonesia ( PT Trimarga) saja pun tidak boleh mengetahui soal posisi awak pesawat tersebut.
    9. Adanya temuan jumlah daftar penumpang (manifest) yang berubah-ubah jumlahnya.
    10. Adanya temuan uji terbang  terbang di Indonesia tersebut ternyata  bukan pesawat yang  sukses dalam uji demo penerbangan  di  Laos, Vietnam, Pakistan, Kazakhstan dan beberapa negara kaukusia lainnya.
    11. Adanya indikasi penyelidikan jatuhnya SSJ 100 tersebut (saat ini) hanya melibatkan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT)  tidak melibatkan BIN, Bais TNI ataupun Intelijen Polri.
    12. Shukoi lepas landas dari bandara Halim, akan tetapi baru lima menit terbang minta izin ke ATC Bandara Soekarno Hatta, apakah lazim cara seperti ini?

Dengan menghimpun sejumlah penyebab jatuhnya Sukhoi komersial kebanggan Rusia tersebut di atas dan mengaitkan dengan data dan fakta yang telah beredar informasinya dari berbagai media massa tentu kita dapat memilah dan memilih  manakah penyebab yang paling memungkinkan tentang penyebabnya.

Sambil menantikan jawaban yang sebenarnya yang akan terungkap dalam beberapa bulan mendatang  informasi di atas diharapkan dapat membantu kita dan penyelidik untuk menuntaskan pekerjaan mereka sehingga dapat menungkap fakta yang sebenarnya lebih cepat, seperti cara kerja otoritas Jepang saat membongkar kecelakaan pesawat Garuda pada 17 Juni 1996.

Pesawat bermesin McDonnel Douglas DC-10  itu terbakar setelah  pilot melakukan tindakan aborting take off di Bandar Udara Fukuoka. Meskipun 3 orang  penumpang Garuda tewas dari 275 penumpangnya, otoritas Jepang melihat ini sangat penting  karena maskapai dan pilotnya dianggap lalai. Otoritas Jepang bekerja cepat dan reaktif sehingga hanya dalam satu bulan dapat membongkar penyebab kelalaian tersebut dan memberi dampak negatif terhadap penerbangan Garuda ke Jepang beberapa saat.

Sambil menantikan jawaban secara pasti dari pihak yang berkompeten dibidangnya mari kita doakan semoga arwah para korban yang mengalami kecelakaan tersebut dan telah mendahului kita diterima di sisi Nya dan  tenang di sisi Tuhan pencipta alam semesta.

pb: mattula_ada@live.com