Archive for ‘Polhukam’

17 Juni 2012

Indonesia Diinflitrasi Agen Intelijen Malaysia?

by: Jack Soetopo

Pertanyaan ini sangat menarik bagi para pengamat dan para pembaca yang jeli dalam menanggapi apa yang terjadi di Indonesia selama pemerintahan SBY selama ini.

Mengapa?

Karena apa yang terjadi dengan kasus Korupsi dan pelarian dari MN dan istrinya N, salah satu pejabat tinggi partai Demokrat menunjukan tendensi apa yang selama ini.

Sejak Reformasi Indonesia, beberapa agen intelegen dari beberapa negara tetangg khususnya, Malaysia mengambil langkah-langkah yang sangat signifikan dalam perikrutan aset mereka di Indonesia.

Ini sangat berbeda dengan jaman orde baru, dimana pemerintah Indonesia selama kontra intelegen dengan negara-negara kecil seperti Malaysia sangat minim sekali redundansi yang sangat sangat rumit. Bahkan intelegen Indonesia dapat mempenetrasi beberapa pihak dari petinggi Malaysia dan secara tidak langsung ikut membantu para pro Indonesia untuk menjadi petinggi di pemerintahan Malaysia.

Tulisan ini adalah pengamatan yang berdasarkan laporan-laporan intelegen yang tersedia, tetapi tidak dapat di lucurkan kepada pihak publik, karena tidak ingin memberikan kepanikan terhadap apa yang terjadi selama ini.

Alasan lainnya tulisan ini sebagai mengingatkan berapa jauh dari apa tujuan dan fokus intelegen Indonesia yang kini semakin bergeser jauh dari tujuan yang utama. Entah karena tidak efektivenya kontra intelegen, atau lemahnya pelindungan aset yang ada, ataupun aset yang menjadi independen atau disebut rouge agen/aset.

Analisa ini didasarkan atas percakapan rahasia yang di kumpulkan dari para tukang becak, terhadap beberapa anggota petinggi Indonesia, baik didalam pemerintahan SBY, maupun mereka yang bekerja /PNS yang bekerja di beberapa instansi pemerintah. Seperti Kedutaan besar Indonesia, dan konsulat Indonesia di Singapore, Thaliand, Malaysia, dan Washington DC. Juga beberapa pejabat imigrasi atau beberapa pegawai imigrasi di Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Sumatera Utara.

Bagaimana caranya untuk mengetahui bahwa agen rahasia dari Malaysia merekrut mereka?

Seperti istri MN terlihat beberapa dari pejabat tinggi ini memiliki beberapa pasport Indonesia, dan selalu membuat pertemuan rahasia dengan handler mereka dari pihak agen rahasia Malaysia.

Kali ini saya hanya menulis agen rahasia Malaysia, dalam tulisan yang kan datang akan saya tulisa beberapa negara yang ikut merikrut para pejabat Indonesia.

Modusnya, dengan memiliki paspor berbeda dengan jati diri yang asli, beberapa dari mereka, dan komplotannya, dapat dengan bebas keluar masuk Indonesia, terutama ke Penang, Kuala Lumpur, atau Ginting Island, Singapore,dan Bangkok.

Dulunya mereka menggunakan Jakarta, dan Bali tetapi sejak para tukang becak memenuhi daerah itu dengan surveillance equipment, mereka terpaksa menggunakan dana leebih besar dengan keluar negeri. Ini terlihat dari pelarian MN dan istrinya dibantu oleh beberapa petinggi dari pihak intelegen Malaysia.

Sungguh sangat disayangkan bahwa pihak intelegen Indonesia dan media massa terlihat menutup-nutupi kejadian Breach of Security within Indonesia Top Officials. Tidak ada satupun dari para penulis dan pengamat yang katanya piawai mengenai intelegen, menuliskan. Alasan nya, saya tidak mengetahui dengan jelas. Biarpun saya tahu tidak lah menjadi perhatian saya, karena tugas saya selama ini sebagai tukang becak sudah selesai.

Hanya saya sangat menyangkan bahwa beberapa top editor dari beberapa media massa terkenal di Indonesia, juga telah direkrut oleh pihak intelegen dari beberapa negara, khususnya dari pihak Malaysia dan Singapore.

Oleh sebab itu tidaklah heran ratifikasi mengenai buronan most wanted dari Indonesia,mendapatkan safe haven di negara2 tetangga kita ini.

Dari chatter dan aliran uang yang mengalir bebas di Indonesia, sangat memprihatinkan bahwa tanpa sadar atau tidak Indonesia telah menjadi ladang yang sangat menggiurkan dan mudah didistabilkan oleh pengaruh dari pihak yang seharusnya tidak memiliki kekuatan.

Jika dibandingkan dengan besarnya negara dan penduduknya, Malaysia dan Singapore adalah negara yang sangat kecil sekali. Tetapi kenyataan nya Indonesia terus menerus memberikan kesempatan dirinya di bullies oleh negara2 kecil ini.

Memang dalam kontra intelegen, pihak Malaysia kena BURN, karena mereka tidak memiliki kemampuan yang sangat canggih dalam hal memelihara asetnya di Indonesia.

Sebagai contoh dari konversasi yang direkam para tukang becak dan jalur uang yang bergulir begitu banyak, sangat membuat pihak tukang becak tersenyum, karena melihat begitu amatiran dan tidak siapnya mengelola aset yang ada.

Beberapa pelarian koruptor atau alleged koruptor Indonesia, mereka telah menghabiskan ratusan ribu USD. Bukannya mencegah dan membantu mereka untuk slow down, tidak menghabiskan semua resource baik itu politikal dan uang, justru dengan Berani nya membantu didepan para pengamat intelegen seperti para tukang becak.

Di Indonesia, saya telah berhasil mengindentifikasi beberapa top ofisial Indonesia yang telah di rikrut oleh pihak agen rahasia Malaysia.

Nama-nama mereka telah dimasukin kedalam file sebagai suspected foreign agent assets . Tetapi saya kan memberikan reducted dan clues informasi ini kepada para pembaca di Kompasiana.

Beberapa pejabat di dalam DPR, kementrian Luar negeri, kementrian kehutanan, imigrasi, partai politik, dosen dari beberapa perguruan tinggi, beberapa pejabat tinggi di beberapa provinsi Indonesia dan tentunya beberapa dari pengusaha Indonesia.

Jadi dari kejadian MN dan istrinya justru membuat pemerintah Indonesia harus melakukan tindakan yang drastis. Karena beberapa dari foreign asets ini mencoba memasuki daerah dan sektor perekonomian Indonesia. Dan kini mendominasi anti pemerintah Indonesia dengan menggunakan kepercayaan dan manuver politik mulai dari daerah,sampai ke pemerintah pusat. Di bagian media massa,mereka mendominasi berita apa yang harus di beritakan, gosip apa yang harus di dengung2kan.

Oleh sebab itu sejak kejadian istri MN bisa seperti Gosht,like many claim. Saya sudah memonitor beliau dan suaminya sejak lama. Dan beberapa komplotannya sudah terindentifikasi. Baik pasport palsunya dan pasport aslinya.

Beberapa dari mereka melakukan kesalahan yang fatal, mencoba mendapatkan visa ke AS, sehingga pihak AS mendapatkan sidik jari dan DNA mereka. Serta menggunakan software recognition yang tercanggih di miliki AS, dapat mudah sekali di identifikasikan.

Ada satu alat yng tercanggih yang digunakan sekarang ini adalah RFID(Radio-Frequency Identification) tags. Little baby ini sangat kecil sehingga sangat mudah sekali di planted. Sangat kecil dan dapat dimonitor langsung dari sateliteyang terbaru milik Indonesia, atau AS.

Contohnya, jika target ingin mengambil atau mengkopi surat2 rahasia negara, biasanya disimpan di asrip khusus yang dilengkapi oleh blower ventilation dari gedung yang sederhana saja. Tetapi di blower AC itu secara automotis, blowed RFID tags sangat kecil ini sehinga menempel di baju dan di surat2 yang diambil. Setelah pencuri rahasia negara ini keluar dari ruangan/gedung arsip. RFID tags langsung aktive, dan memberikan signal ke monitor di Cibinong, atau di Kalibata kemana dokumen atau orang ini pergi. Dan dapat bertahan lebih dari 3 bulan. Tanpa oknum ini mengetahuinya.

Tidak perlu dengan banyak penjagaan ketat seperti dulu lagi. Dan kontra intelegen dapat di lakukan siapa yang menerima paket dan siapa yang bertemu dan membagikan informasi tersebut.

Tambah lagi dengan menggunakan BB, sangat mudah sekali karena servernya hanya 4, salah satunya dekat tetapi di luar Indonesia. Sehingga mudah sekali di monitor trafik voice dan SMS nya.

Sebagai penutup, saya berharap pihak pemerintah Indonesia mencoba menutupi kebocoran dan kebolongan yang ada, mencoba menjaga kerahasian dengan lebih baik. Untuk pihak intelegen Malaysia, nice try…….. learn from the best how to maintain aset yang ada.

Untuk pihak intelegen Malaysia, see you again…. and remmeber, kami tukang becak selalu mengawasi sepak terjang, dan karena cara rekrutmen dan sistem pemeliharaan aset sudah melanggar atau breach the agreement untuk menjaga kestabilitas di daerah sekitar selat Malaka. Dengan mencoba mendistabilitas pemerintahan Indonesia, justru pihak intelejen Malaysia sudah melakukan kesalahan yang sangat fatal.

Untuk pihak intelegen dan pemerintahan SBY, clean your house. Anybody,who wants to destabilize security need to go to jail for a very a long time.

Is word, treason mean anything to you?

Sudah waktunya membangkitkan rasa Nasionalisme yang tinggi lagi di Indonesia. Indonesia bukan toy atau ladang dimana para agen rahasia dengan Bold nya merikrut di depan mata masyarakat yang awam.

Desclaimer:
Tulisan ini adalah hasil laporan para tukang becak yang terkini. Dan ini adalah opini pribadi dari penulis, dan penulis bertanggung jawab atas tulisan ini. Tulisan ini tidak mewakili badan hukum manapun, termasuk Kompas dan Gramedia grup. Penulis adalah pensiunan tukang becak, yang kini melanjutakan penyidikan dan pengecheckan dilapangan di Indonesia.

source: kompasiana.com

pb: mattula_ada@live.com

17 Juni 2012

‘Tangan Gaib’ Amerika di Balik Pelarian Nazaruddin

by: Black Horse

Pada 1983, perwira menengah Susilo Bambang Yudhoyono masih segar keluar dari barak sekolah militer Fort Benning, Amerika Serikat, saat Jakarta meminta dia melanjutkan jungle warfare school, sekolah seni perang hutan, di sebuah fasilitas pendidikan militer milik Amerika Serikat yang lain di Panama. Dua dekade lebih setelahnya, lepas dia menjadi orang nomer satu di Indonesia, seseorang yang menjadi bendahara di partai yang mendudukkan dia ke kursi presiden, jadi buron kakap dan kabur ke luar negeri dengan mengambil destinasi berbeda dari koruptor yang sudah-sudah. Muhammad Nazaruddin bersembunyi di negara tetangga tempat presiden dulunya belajar seni perang hutan: Kolumbia.

Bagaimana ceritanya hingga Nazaruddin bisa sampai ke Kolumbia, yang jaraknya hampir 20.000 kilometer dari Singapura, tempat dia kabur kali pertama pada pekan terakhir Mei 2011?

Nazaruddin

Ada dua ‘versi resmi’ yang saling ‘membunuh’ sejauh ini:

Versi pertama adalah keterangan perwira senior polisi Indonesia dan ini sempat tercantum di situs interpol Indonesia. Kata mereka, Nazaruddin sempat bersembunyi di Singapura, Vietnam, lalu sebuah negara di Eropa, sebelum akhirnya masuk Kolumbia.

Versi kedua adalah versi bos besar polisi Kolombia, Jenderal Carlos Mena, seperti dilansir The Associated Press. Saat mempertontonkan Nazaruddin ke kalangan wartawan di Bogota dalam sebuah konferensi pers pada 9 Agustus, Mena bilang kalau sang buron tertangkap pada “Sabtu malam (6 Agustus) saat mendarat di Cartegena dengan sebuah pesawat carter yang terbang langsung dari Washington DC, Amerika Serikat”.

Mena juga bilang kalau imigrasi Cartagena jadi curiga sebab Nazaruddin membawa paspor yang fotonya berbeda. Foto yang dilansir sebuah teve swasta Jakarta belakangan menunjukkan kalau Nazaruddin, kala tertangkap, membawa paspor atas nama Muhammad Syarifuddin. Yang terakhir adalah keluarga dekatnya di Medan. Wajah mereka sekilas memang bermiripan.

Imigrasi Cartegana jelas telah melakukan tugas dengan baik. Yang jadi pertanyaan sekarang adalah ada apa dengan imigrasi negara lainnya – jika penjelasan versi polisi dan Interpol Indonesia harus dipercaya? Kenapa imigrasi Singapura atau Vietnam misalnya, seperti ‘kompak’ gagal mendeteksi kejanggalan dalam paspor yang digunakan Nazaruddin? Kenapa pula, jika kita membeli keterangan polisi Kolumbia, Amerika memberi ruang gerak yang leluasa pada Nazaruddin? Tidakkah dia buron Komisi Pemberatasan Korupsi, lembaga super pemberatasan korupsi yang dalam beberapa tahun terakhir mendapat banjir dukungan dan komitmen dari Kedutaan Amerika di Jakarta?

Wartawan di Bogota mungkin tak tahu dengan hubungan mesra Amerika dan KPK dan, tentu saja, dengan hampir seluruh institusi penegak hukum negara. Tapi di media Jakarta, anehnya, ‘sisi Amerika’ dalam pelarian Nazaruddin,  yang notabene terang benderang dalam penjelasan Jenderal Mena, belakangan seperti seperti kena senggol jin dan masuk ‘lumpur hidup probabilitas’.

Ini utamanya setelah seorang diplomat Amerika di Jakarta menyiramkan aki keraguan atas pertanyaan  sebuah situs ternama ihwal ‘koneksi Washington’ dalam pelarian Nazaruddin, seperti keterangan Jenderal Mena.

Kami tidak bisa mengatakan apa-apa soal siapa yang dapat atau tidak dapat visa, karena aturan-aturan soal hak privasi,” kata juru bicara Kedutaan Amerika, Troy Pederson, seperti dikutip Detik.com, Rabu. Sebuah jawaban yang praktis mendaur-ulang ucapan Duta Besar Amerika Serikat, Scot Alan Marciel, saat kalangan jurnalis Jakarta bertanya soal benarnya tidaknya John Gerome Greece – buron dalam skandal pembuatan paspor palsu Gayus Tambunan – adalah seorang agen Dinas Intelejen Amerika, CIA, seperti yang diklaim Gayus, beberapa bulan yang lewat.

Cerita versi Jenderal Mena kemudian kian terpojok lepas muncul pernyataan Duta Besar Indonesia di Washington, Dino Patti Jalal, juga di Detik.com, yang bilang: “Kami sampai saat ini masih terus koordinasi dengan KBRI Bogota untuk cek paspor atas nama Syarifuddin, apakah ada US visanya dan apakah ada cap imigrasi AS.

Sepintas, Duta Besar Dino serius dalam mencari tahu kebenaran. Tapi apa pasal sampai dia meragukan pernyataan Jenderal Mena? Adakah dia termasuk kalangan yang percaya kalau di paspor orang-orang Indonesia yang diam-diam keluar masuk Tel Aviv belakangan ini ada tertera cap imigrasi Israel?

Wallahualam. Tapi apapun yang terungkap nantinya, kisah pelarian Nazaruddin telah memunculkan kesan kalau dia berhasil mengadopsi semboyan serdadu elit yang telah menamatkan pendidikan seni perang hutan di Panama: “No Obstacles Too Difficult”. Tak ada pintu imigrasi, dari Singapura hingga Kolombia, yang terlalu susah untuk tidak bisa ditembus, baik seorang diri apalagi dengan bantu ‘tangan-tangan gaib’.

source: kompasiana.com

pb: mattula_ada@live.com

27 Mei 2012

Soal Grasi Corby, SBY Dalam Ancaman Freemason!

by: Adi Supriadi

Dalam Sepekan ini selain berita tentang Kontroversi Lady Gaga, Indonesia juga dihebohkan oleh berita pemberian Grasi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada Ratu Marijuana (Ganja) yang harusnya masih lama berada di Penjara Denpasar, Bali.

Corby Seharusnnya Dihukum Mati (merdeka.com)

Banyak orang mempertanyakan Grasi yang diberikan oleh Presiden ini, Calon wakil gubernur DKI Jakarta pasangan dari Hidayat Nurwahid, Didik J Rachbini menilai pemberian grasi kepada kepada terpidana kasus narkoba Schapelle Leigh Corby oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono adalah preseden buruk. Menurut Didik, seharusnya Corby dihukum mati dan tak layak diberikan grasi.

Didik J Rachbini (mediaindonesia.com)

Dirilis Merdeka.com Didik J Rachbini mengaatakan “Karena hukum di Malaysia sangat ketat, Indonesia bisa dijadikan ladang dan surga para bandar narkotik. Tak layak Corby diberi grasi, justru idealnya dihukum mati,” kata Didik dalam diskusinya bertajuk ‘Dampak Narkoba Bagi Remaja di Jakarta’ di  Cafe Papa Ron, Apartemen Park Royale Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Sabtu, (26/5). (Merdeka.com)

Dalam wawancara dengan MetroTV (26/5/2012), Denny Indrayana menjawab Pertanyaan Ketua GRANAT seperti mengelak dan tidak ada kejelasan, dengan pemberian Grasi ini. Tetapi ada yang menarik untuk diungkap adalah Denny Indrayana mengatakan Presiden memikirkan Nasib NKRI dimasa mendatang, karena keputusan ini ada pengaruhnya terhadap kondisi Papua saat ini, Penulis melihat bahwa Corby yang merupakan warga Negara Australia ini merupakan ajang pertaruhan kepemimpinan Presiden SBY hingga 2014, Penulis melihat secara diam-diam Australia memberikan sebuah “Ancaman” kepada SBY jika tidak memberikan grasi maka SBY bisa lengser di pertengahan tahun ini, Kok Bisa? Itu pertanyaannya bukan? Kita akan urai dibawah ini.

Susilo Bambang Yudhoyono dengan salah satu simnbol keanggotaan Freemason (republika.co.id)

SBY bisa lengser dari Jabatanya  apabila  tidak memberikan grasi (pengampunan) terhadap Corby, Australia akan mengobok-obok Papua untuk merdeka dan melepaskan diri dari Indonesia, merdekanya Papua akan menjadi preseden buruk SBY dan kemungkinan besar SBY dapat disalahkan karena melepas papua. Australia merupakan “Saudara” dekatnya Amerika Serikat dan tentunya “Israel”. Campur tangan Intelijen Asing seperti CIA di Indonesia sudah terlalu PARAH sehingga mudah saja bagi mereka mangatur dan mengacaukan kondisi stabilitas Nasional.

Australia, Amerika Serikat dan Isreal merupakan Negara-negara yang dikendalikan kekuatan Zionis International, Organisasi Freemason dunia sepertinya “mengancam” kepemimpinan Yudhoyono.

Jika Anda membuka literature tentang hubungan antara Freemason dengan Corby? Sangat Pasti ketemu. Selain memang Corby warga Australia, aktivitas penangkapan pengedar Ganja sangat ditentang oleh Organisasi Zionis Freemason.

Hasil penelusuran Saya, Corby dibahas dalam diskusi Forum Freemason (www.forum.thefreemason), dalam diskusi tersebut diangkat sikap Illuminati, Masonic Freemason terhadap Ganja/Marijuana. Dalam diskusi itu terangkat bahwa kejahatan sesungguhnya bukan pada Ganjanya melainkan Memenjarakan Pengedarnya.

Penyanyi Jay Z Anggota Persaudaraan Freemason, Jay Z menunjukannya dengan beberapa Albumnya dan logo tanggannya yang ada dalam Foto ini (sumpahfakta.com)

Harian News Sky.com merilis berita tentang Global Cannabis Foundation Beckley. Sebuah  dokumen yang menyebutkan larangan terhadap ganja telah menjadi bumerang bagi siapapun. Larangan tersebut hanya berdampak sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali. Ganja tidak mengubah pengguna menjadi penjahat.

Meskipun ganja dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan, termasuk kesehatan mental, dalam hal bahaya hanya relatif, Sangat jauh lebih berbahaya daripada alkohol atau tembakau,” ujar laporan itu sebagaimana dirilis Harian News Sky (sky.com)

Menurut Laporan tersebut bahwa Secara historis hanya ada dua kematian di seluruh dunia dikaitkan dengan ganja, sedangkan alkohol dan tembakau bersama-sama bertanggung jawab untuk 150.000 kematian diperkirakan per tahun di Inggris saja belum di Negara-negara lain diseluruh Dunia.

Kemudian laporan tersebut menutupnya dengan kalimat “ Bahaya yang terkait dengan penggunaan ganja adalah Dampak dari larangan itu sendiri, terutama kerugian sosial yang timbul dari penangkapan dan penahanan pengedarnya “ (Sky.com)

wb: adikalbar@gmail.com

pb: mattula_ada@live.com

17 Mei 2012

Kartu-kartu ”Sakti” TKI

by: Mukti Ali

Menjadi seorang TKI memang enaknya resmi kalo enggak resmi namanya ilegal, di mana mana jadi ilegal itu enggak enak, enggak bebas beredar karena takut ketangkap aparat. Mau belanja ke toko cemas, mau jalan jalan ke mall khawatir, mau ngeceng di pantai enggak tenang,ah, ribet deh jadi TKI ilegal.

Mengapa seorang TKI menjadi ilegal? Pertama karena kabur dari majikan, alasan kabur macem macem, ada yang enggak di gaji ada yang kerayu temen, ada yang di bawa kabur sama cowok enggak bener, ada yang enggak tahan di gebukin sama majikan ada yang emang mau bebas aja.

Karena mereka kabur tentu saja mereka enggak punya passpor dong, bekel mereka cuma nekat plus sedikit receh uang dirham,real atau dinar.

Mereka juga enggak punya kartu kartu ‘’sakti” yang idealnya di miliki oleh seorang TKI. ngomongin tentang kartu ‘’sakti” saya akan membahasnya di tulisan ini.

Kartu pertama bernama KTP orang sini suka menyebutnya Iqomah, kartu ini penting di miliki oleh para TKI sebagai tanda pengenal selama ”nguli” di negeri orang. Iqomah juga berfungsi sebagai penguat kalo kita mau mengirim uang. Kadang petugas pengiriman uang kaget kalo melihat  jumlah uang yang kita kirim karena udah pake kata jutaan . Sedangkan mereka kan cuma biasa bermain di batas ratusan ribu doang. misalnya, Kalo kita kirim 3000 dirham itu udah bisa nyampe 7200.000 tentu saja dalam bentuk rupiah. Iqomah pun  membuat kita pede seandainya terjadi razia, yang penting jangan ada razia orang ganteng aja takutnya kita ketangkep kalo ada razia kayak gitu. GR banget ya? hihihi.

Kartu kedua bernama kartu kesehatan, namanya juga kartu kesehatan, pastilah berhubungan dengan rumah sakit, klinik dan semacam itulah, kita kan enggak mungkin selamanya fit, pasti ada lah masalah dengan kesehatan, baik itu masalah kesehatan  kecil maupun masalah kesehatan besar. Dengan memiliki kartu ini kita dapat berobat di rumah sakit manapun. Entar siapa dong yang bayar? ya,  perusahaan tempat kita bekerjalah yang bayar.

Kartu ketiga adalah  kartu ATM, fungsinya kita udah tahu bersama, buat ngambil uang gaji. Beda lagi kalo kita menerima gajinya secara cash. yang jelas dengan melalui ATM gaji kita aman dari tangan tangan yang tidak bertanggung jawab.

Kartu keempat bernama kartu nol, ini khusus buat TKI Dubai,  kartu ini adalah tiket jalan jalan, dengan memiliki kartu ini kita dapat naik bis kota maupun metro. Cukup di tempelkan saja maka kita dapat keliling Dubai dengan nyaman dan tenang.

kartu kelima ini penting enggak penting sih, tapi bagusnya kita punya kartu ini, namanya kartu pengiriman uang. Dengan kartu ini kalo kita mau ngirim uang tinggal tunjukin aja ke petugas pengiriman uang nantinya mereka akan bertanya kepada siapa kita mau mengirim uang? tentu saja nama yang mau kita kirim udah tercantum dalam kartu. Praktis banget jadi kita enggak perlu lagi tulis di kertas pengiriman berapa jumlah uang yang mau di kirim.

Kartu keenam namanya KTKLN( Kartu Tenaga kerja Luar Negeri) sampai sekarang saya belum punya kartu ini hihihi.

Kartu ketujuh adalah kartu  tanda masuk ke tempat tempat tertentu, rekan saya

13372016641891638183

Contoh kartu kartu yang idealnya di miliki seorang TKI. Dok Pribadi

mas Rahmad punya kartu semacam ini. Fungsinya adalah untuk meyakinkan polisi lokal. Enggak terlalu penting sebenarnya punya kartu ini tapi lumayanlah di pake buat ”gaya gayaan” doang.

Itulah beberapa kartu ‘’sakti” yang idealnya di miliki oleh seorang TKI. Dengan berbekal kartu kartu itu, Insya Alloh para TKI dapat bekerja dengan tenang. Tampa khawatir jika di cegat sama polisi karena sudah punya KTP( Iqomah) Kalo sakit  mereka tinggal tunjukin kartu kesehatan, seandainya mau jalan jalan tinggal nempelin kartu NOL, jika mau belanja barang tinggal gesek kartu ATM.

pb: mattula_ada@live.com