Archive for ‘Olahraga’

7 Agustus 2012

Zionisme Menggenggam Olimpiade London 2012

by: Adi Supriadi

Pada tahun 1948, London dianugerahi hak untuk menjadi tuan rumah Olimpiade. Dan kini, 2012 London kembali menjadi tuan rumah. Pembukaan 27 Juli 2012 yang lalu sesungguhnya disesaki banyak misteri dan kontroversi.

Maskot untuk Olimpiade 2012 menunjukan pada pujaan kaum Penyembah Iblis, yaituMata Dajjal (Horus Eye), Kemudian lampuyang menghiasi stadion utama Olimpiadeberbentuk Piramida Illuminati seperti yang ada dalam Dollar AS. Teori konspirasi menggambarkan suatu hubungan yang satu dengan yang lainnya. seperti Tragedi Penembakan Aurora Colorado. Olimpiade 2012 mengandung misi Penyambutan Dajjal oleh Freemason, Illuminati dimana keluarga Kerajaan Inggris sudah bergabung sejak lama dengan Organisasi Zionisme ini. Baca : Prometheus, Tema Besar Freemason & Illuminati Tahun 2012

Apakah Anda memahami sebuah teori bahwa Illuminati (’yang tercerahkan’) itu benar adanya, informasi yang mengalir dalam budaya kebebasan mutlak dan melepaskan diri dari Aturan Allah Swt terlihat sangat nyata setiap hari ini di lingkungkan kita, berita-berita yang memojokan Ustadz, Ulama dan Aturan Agama menjadi trend disemua media yang dikendalikan Freemason, menaikan Pemimpin yang liberal sekular menjadi pondasi Zionisme menggenggam dunia.

Anda lihat bagaimana Simbol Piramida dan Horus Eye (Mata Dajjal) terlihat dibawah ini :

Freemason Logo & Illuminati Simbol (Theilluminati.com)

Di dalam komunitas konspirasi Illuminati, Para ahli seperti David Icke dan Fritz Springmeier merupakan pembedah kaum Pemuja Setan ini, karya-karya mereka dapat dilihat melalui pencarian di YouTube atau internet.

Menurut Springmeier dan Icke, Pertama : Illuminati di bawah arahan Mayer Rothschild Amshel, dan cincin rahasia dari 13 keluarga aristokrat Eropa, Pada 1776. Basis operasi mereka adalah Inner City London yang hari ini menjadi bank global dan bisnis lainnya serta dilaporkan pula menjadi Pengusaha Real Estate terkaya di dunia hari ini.Keluarga kaya dengan nama-nama seperti DuPont, Oppenheimer, Schiff, Warburgdan tentu saja Rothschild memulai rencana utama mereka untuk mendominasi dunia dan mengontrol keuangan dunia. Icke dan Springmeier, menyatakan dalam bukunya mereka (Zionisme) melakukan kerjasama dengan Kerajaan Inggris sampai hari ini.

Icke, Springmeier menyatakan Illuminati menunjukkan diri pada pertengahan abad ke-20, Kaum Elit Dunia telah membentuk tiga basis kekuasaan di seluruh dunia yang meliputi : Pagan (Penyembah Setan) di Vatikan, Militer di Washington, DC danKontrol Keuangan di London. Cukup menariknya ketiga basis ini berjalan mandiri menggunakan bendera masing-masing dengan tujuan yang sama menaklukan dunia dengan datanya Lucifer (Dajjal) yang mereka puja.

Contoh dari kekuatan Rothschild and Sons ini , ada  di Inner City London. Ini adalah salah satu bank terbesar dan paling berpengaruh di dunia dan mengelola Emastriliunan kilogram dalam aset  yang dikelola oleh Keluarga Kerajaan Inggris. Nama keluarga Oppenheimer, Schiff dan Warburg juga mendominasi di Dunia saat ini. Salah satu manifestasi terakhir dari fakta ini adalah bahwa Petrus Oppenheimer saat ini duduk sebagai Chief Financial Officer Apple Corporation tersebut.

Sehubungan dengan Rothschild dengan Dinasti Perbankan, salah satu ilustrasi dari tentakel mereka adalah kenyataannya bahwa dari September 1919 sampai Juni 2004 harga emas di seluruh dunia ditetapkannya  setiap hari di kantor NM Rothschild and Sons di London. Jabatan ketua panel emas dipegang oleh anggota keluarga. London Barclays Bank, sangat dipengaruhi oleh Rothschild, sekarang mengawasi harga pasar emas dunia. Keluarga Rothschild juga membantu dalam menjalankan Dana Moneter Internasional IMF) dan Bank Dunia.

Berdasarkan data-data dari Icke dan Springmeier, lingkaran dalam Illuminati didominasi oleh Rothschild. Hal yang sama berlaku untuk Inggris Royal Family dan Ratu Elizabeth II saat ini masuk dalam keturunan tersebut. Dia baru saja merayakan tahun ke-50 nya di atas tahta atau Diamond Jubilee, selama tahun 2012. Pangeran Charles adalah pewaris posisi Ratu dan kekayaan keluarga yang akan dikelola oleh Rothschild.

Piramida Illuminati, dengan”Semua-melihat matanya” terpasang di semua ajang Olimpiade. Simbol mata merupakan Eye of Horus atau Ra. Mereka dewa berasal dari Mesir kuno dan itu identik dengan kekuasaan raja Setan dari Dewa kaum Pagan(Penyembah Iblis)

Freemasonry didirikan heardquarters seluruh dunia di Hall Freemason London yang terletak di Jalan Ratu Agung (distrik Inner City) dan mendirikannya sekitar tahun 1775. Piramida yang sama dan Eye of Horus digunakan oleh Illuminati menghiasi banyakbangunan Masonik di seluruh dunia termasuk Tugu Monas di Jakarta, Indonesia. Dapat dilihat dalam lukisan dari Freemason George Washington, pada celemek Masonik danMedali Olimpiade, dan jelas dalam Artefak sosial lainnya.

maskot olimpiade yang berbentuk Horus Eye Simbol Mata Satu Dajjal (theilluminati.com)

Wenlock dan Mandeville yang akrab kita dengar di Televisi Inggris tapi mereka adalah  Penjahat dalam film horor Wes Craven. Wenlock dan Mandaville adalah tokoh anak-anak yang menakutkan dan membuat mimpi buruk pada anak-anak. Dua makhluk ini menurut penyelenggara Olimpiade dibentuk oleh tetes baja cair digunakan untuk membangun Stadion Olimpiade. Mereka sungguh mengerikan, tidak masuk logika dua karakter yang menyeramkan ini menjadi representasi, mengurangi suasana meriahnya Olimpiade. Mengapa Maskot Olimpiade harus memiliki mata tunggal? Dan mengapa harus tokoh jahat dalam film anak-anak?

Sampai dengan tahun 2012 para pejabat Olimpiade, Wenlock didasarkan pada kota Inggris Much Wenlock (daerah inspiratonal untuk Olimpiade modern) dan kota Inggris Stoke Mandeville, dimana Paralimpiade didirikan untuk Fisik Atlet. Ketua Komite Olimpiade London menjelaskan kepada media bagaimana maskot ini dirancang khusus untuk menarik minat anak-anak, ini juga tanda tanya sedangkan tokoh anak-anak dalam mascot itu adalah tokoh dengan karakter yang menakutkan anak-anak dan membuat mimpi buruk. sebagaimana dalam serial film anak-anak di Tv Inggris. Ini tak terlepas dari Mind Control (Hipnotis) di era era digital kedalam pikiran anak-anak dalam rangka membiasakan untuk datangnya Si Mata Satu sesungguhnya yang disebut DAJJAL.

Lampu Stadion Membentuk Piramida Illuminati (theilluminati.com)

Lampu Stadion Olimpiade 

Dalam artikel ini sebelumnya, saya sudah menjelaskan diatas bahwa  pentingnyaPiramida bagi kaum Freemason (masonik) dan Illuminati (Pemuja Setan). Anda lihat bagaimana lampu stadion olimpiade dan menara di atas puncak dalam gambar diatas?

Sumber segitiga ‘iluminasi’ yang akan ditampilkan dalam siaran seluruh dunia untuk jutaan pemirsa, dan dilestarikan selamanya dalam foto-foto Olimpiade 2012, memilikikesamaan yang mencolok dengan simbol piramida Illuminati untuk mengontrol pikiran manusia di seluruh dunia untuk terwujudnya cita-cita kaum Zionisme ini. Semuanya sudah By Design kawan.

Lampu Stadion Membentuk Piramida Dalam Sudut Pandang yang lain (theilluminati.com)

Ekstrimnya Pemikiran Zionisme

Ada perbedaan besar antara Yahudi dan gerakan Zionisme, Anda bisa membaca Artikel Saya Sebelumnya yang berjudul “Yahudi & Zionisme, Berbedakah?” dan “Yahudi, Gerakan Zionisme dan Negara Israel Raya” . Menurut Taurat (lima kitab pertama dari Alkitab), orang Yahudi dipaksa meninggalkan sebuah tempat yang sekarang disebut Israel karena mereka mengkhianati Allah Swt. Ke-12 Suku bertebaran di seluruh dunia termasuk di Indonesia dan memerintahkan  kaumnya untuk berdasarkan hukum tradisional Yahudi secara damai berasimilasi ke dalam masyarakat negara tuan rumah mereka masing-masing dan menghormati otoritas pemerintah  yang mengatur mereka.

Gerakan Zionisme dibentuk pada akhir 1800-an. Kelompok kecil Yahudi yang lebih percaya pada pendekatan nasionalis, bukan agama, dan mulai mendorong untuk mendirikan sebuah negara Yahudi di mana semua pengikut di seluruh dunia Yudaisme bisa bermigrasi kesana, dan kini sedang mereka bangun ditanah Palestina dibawah Masjid Al-Aqsho, mereka sedang membangun ISRAEL RAYA Sebagai Pusat Pemerintahan Dajjal Laknatullah ‘alaih. Mereka mulai bergerak dengan agenda ini perlahan-lahan, dengan menggunakan dukungan politik dan finansial pada jalur menujucita-cita mereka.

Pada tahun 1916 Deklarasi Balfour dinegosiasikan oleh anggota keluarga Warburg dan Rothschild dengan pemerintah Inggris. Kedua nama-nama yang terhubung kedalam gerakan Zionisme International. Perang Dunia Pertama adalah propaganda mereka, dokumen tertulis dan ditandatangani pada dasarnya adalah perjanjian Keluarga Kerajaan Inggris untuk akhirnya membantu pembentukan sebuah negara Yahudi di tanah Palestina. Sebagai gantinya, Warburg dan Rothschild akan menjajakan pengaruh mereka dalam dorongan Amerika Serikat untuk bergabung dengan tim Inggris melawan Jerman dan sekutunya selama Perang Dunia I.

Peristiwa ini semua bermain melalui berbagai mekanisme dan pemerintah Inggrisserta militer secara paksa membantu kebangsaan Israel bisa berlangsung, setelah itu mereka melakukan Propaganda dengan Perang Dunia II, pada tahun 1948.Selanjutnya, jutaan orang Yahudi berimigrasi dari seluruh dunia kembali ke rumah Perjanjian Lama mereka. Saat ini merekapun sedang mempropagandakan Perang Dunia Ke-3, Baca : Tragedi Colorado = Pemujaan Setan dan ” Simbol Illuminati & Ritual Pemujaan Setan Pada Tragedi Penembakan Aurora Colorado

Dalam Zionisme sangat kuat sekali membawa kekuatan Illuminati untuk mengembangan Pengaruh mereka melalui “Mind Control”. Simbol-simbol yang mereka tanamkan pada kehidupan manusia diseluruh dunia. Tujuan utama mereka adalah satu dunia, pemerintah entitas tunggal yang mengontrol semua aspek kehidupan masyarakat global yang saat ini sedang mereka dirikan Israel Raya di tanah Palestina.Yerusalem akan memiliki peran yang sangat penting dalam fenomena New Age dan ini harus dicapai menjelang Dajjal menjadi raja mereka.

Menurut pemikir konspirasi seperti Icke dan Springmeier, rahasia komplotan rahasia Zionis ekstrim sudah mendikte kebijakan ekonomi dunia dan makanan sehingga makanan yang sudah mereka pegang melalui perusahaan-perusahaan di seluruh dunia  sudah diisi dengan zat-zat yang merusak masa depan sebuah bangsa. Contoh misalnya mereka membuat perusahaan Rokok dan berinvestasi di perusahaan rokok di seluruh dunia tetapi untuk komunitas Yahudi di Israel rokok “diharamkan”.  Kemudian mereka mengontrol presiden dan perdana menteri di seluruh dunia bahkan kini sampai ketingkat Gubernur dan Bupati, mereka  juga menggenggam media dan informasiserta membuat icon-icon hiburan melalui musik, film, olahraga dan industri media.Mengkampanyekan hidup bebas tanpa aturan Agama, mengadu domba antar bangsa, memperkuat oposisi pemerintahan untuk terpecah belahnya sebuah bangsa dengan tujuan melemahkan kekuatan apapun sehingga yang kuat hanya satu Zionisme. Selain itu secara halus mereka bergerak dalam faham humanisme, Pluralisme, Liberalisme, Sekularisme, Sosialisme dan Atheisme, kondisi inipun terjadi di Indonesia.

Logo 2012 Olimpiade London Ini Menipu Anda (theilluminati.com)

 

2012 = ZION Inilah yang mereka maksudkan (theilluminati.com)

Logo Olimpiade

Logo Olimpiade sesungguhnya tidak membentuk ‘2012′ tetapi kata “Zion” . LogoDiciptakan pada tahun 2007, logo Olimpiade 2012 merupakan desain dari perusahaan Olins Wolff. Sungguh Mengerikan, Olimpiade kini menjadi  Pesta Pendukung Zionisme.Lihatlah angka ‘2 seperti ‘Z’ dan lagi ada titik untuk apa?. Apakah ini merupakanbeberapa pesan rahasia perkumpulan rahasia mereka di seluruh dunua ? menggunakan Olimpiade London sebagai saluran mereka?

Orang yang pertama kali melihat logo yang mengeka  kata ‘zion”. Orang yang melakukannya pada tahun 2008, Setelah simbol tahun 2012 diumumkan dan disebarluaskan  kepada masyarakat. Dia seorang Pemuda Inggris (25 tahun) bernama Rik Clay, dan Ia adalah seorang mahasiswa perkumpulan rahasia dan simbolismeIlluminati. Clay yang bersemangat selama wawancara di Televisi tentang Logo ZION pada “2012″ tersebut TEWAS Mengenaskan setelah dia membeberkan penemuannya tersebut dari media.

Kesimpulannya, Sebuah kebetulan itu tidak akan terjadi berulang-ulang, dan kejadian seperti ini bukan pertama kali terjadi, selama ini selalu berulang-ulang. Berikut adalah kata-kata dari puisi berjudul “Yerusalem” ditulis oleh penyair dan seniman InggrisWilliam Blake selama abad 18:

Saya tidak henti-hentinya memerangi mental, dan tidak akan pedangku tidur di tanganku, sampai kita telah membangun Yerusalem, di tanah Inggris hijau dan menyenangkan.

Blake, selain menjadi seorang penulis terkenal pada zamannya, juga merupakan pendukung kuat gerakan Esoteris dan Freemason serta Illuminati.

 

Sumber Referensi :

1. www.youtube.comLondon 2012 Olympics Illuminati Symbolism posted by irishhellsangel

2. www.youtube.comWelcome to the 2012 Illuminati Games posted by IlluminatiExposed123

3. www.youtube.comIlluminati Olympic Games 2012 posted by johnnybconspiracy

4. http://the-illuminati.net2012 London Olympics Illuminati Exposed

5. www.davidicke.comThe Order of the Illuminati: Its Origins, Its Methods and Its Influence on the World Events posted October 16, 2011

6. Book Bloodlines of the Illuminati by Fritz Springmeier published in the late 1990’s

7. http://www.hooverandstrong.comHow the Metal Market Prices are Set

8. www.illuminati-symbols.comEye of Horus or Eye of Ra

9. http://en.wikipedia.orgFreemasons Hall, Londonma

10. http://vigilantcitizen.comMystical Sites-U.S. Capitol by UC posted on September 10, 2009

11. Book Masonry Beyond the Light by William Schnoebelen published in 1991

12. www.london2012.com

13. http://www.guardian.co.ukLondon Olympics 2012: Meet Wenlock and Mandeville, drips off the old block by Owen Gibson dated May 19, 2010

14. http://www.jewsagainstzionism.comThe History of Zionism & Judaism

15. http://www.davidairey.comLondon 2012 Olympics logo disaster posted on June 4, 2007

 

pb: mattula_ada@live.com

Iklan
19 Mei 2012

Legalitas Club ISL

by: Zen Muttaqin

Gugatan 8 Klub ISL Ditolak Pengadilan
Amalia Dwi Septi – detikSport
Selasa, 15/05/2012 19:00 WIB

JakartaGugatan sejumlah klub Indonesian Super League (ISL) ditolak oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. PSSI menyatakan tidak akan menggugat balik.
Beberapa bulan lalu delapan klub ISL yaitu Persipura Jayapura, Sriwijaya FC, Persela Lamongan, Deltras Sidoarjo, Pelita Jaya, Arema, Persisam dan Persiba Balikpapan, mengugat PSSI dengan tuduhan telah melanggar hukum karena tidak melaksanakan kongres Bali. Dalam tuntutan mereka, PSSI juga diminta membayar ganti rugi sebesar Rp 41 triliun.
Namun, seiring proses itu Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang menangani kasus tersebut menilai kasus ini merupakan urusan internal organisasi.
“Dalam pertimbangan hukum majelis, tidak dilaksanakannya kongres Bali bukan merupakan melawan hukum tapi internal organisasi. Sehingga menurut Pasal 69 Statuta, PSSI harus diselesaikan oleh PSSI sendiri. Juga Pasal 70 Statuta PSSI bahwa anggota klub pemain, dilarang membawa sengketa persepakbolaan ke pengadilan negara,” ujar Direktur Legal PSSI, Finantha Rudi, di Lapangan C, Senayan, Jakarta, Selasa (15/5/2012).
“Beberapa penggugat juga telah ajukan ke CAS (Court of Arbitration for Sport). Dengan pertimbangan tersebut, pengadilan memutuskan tidak berwenang mengadili, sehingga perkara tidak diterima,” lanjutnya.
Dengan adanya putusan tersebut, dikatakan Rudi, pihak PSSI tidak akan pula menuntut balik.
“PSSI tidak akan tuntut balik. Ini proses rekonsiliasi, tidak terpikir serang-menyerang ke pengadilan, kcuali terhadap hal-hal yang perlu dilakukan,” ungkapnya.

.

http://sport.detik.com/sepakbola/read/2012/05/15/190058/1917917/76/gugatan-8-klub-isl-ditolak-pengadilan

===================================================================

Berita yang ada diatas, sebenarnya sudah terberitakan sejak 4 hari yang lalu, hanya karena tegang mengamati pembentukan Timnas yang sempat terjadi polemik yang seru, timbulnya masalah kepentingan nasional yang berbenturan dengan kepentingan sementara kelompok , telah menghadirkan ketegangan beberapa hari.

Dengan bergabungnya Okto dan Tibo, telah mengusik kesadaran, bahwa memang benar benar nyata ada masalah perbenturan kepentingan itu, dan nyata, bukan hanya dalam analisa, tetapi sudah ada dalam kenyataan yang tak bisa di sangkal lagi, dengan argumentasi apapun, tidak akan bisa meniadakan kenyataan data2 yang telah tersaji diranah Politik Nasional. bukan hanya sekedar masalah sepakbola lagi, tetapi sudah merambah kepada masalah2 krusial tentang Kebangsaan.

Maka sepantasnyalah berita yang begitu penting tentang ketentuan hukum yang telah diputuskan Pengadilan Jakarta Pusat diatas terpaksa terabaikan. Padahal sebenarnya juga merupakan masalah pokok dari permasalahan yang selama ini menimpa persepakbolaan Indonesia, sedemikian sehingga terjadi perebutan kepentingan yang telah merembet kepada eksistensi PSSI itu sendiri yang melekat bersama AFC/FIFA.

Akhirnya konflik yang mestinya bersifat internal PSSI dan atau dalam negeri, menjadi konflik yang mendunia, sehingga melibatkan AFC dan FIFA kembali, pasca Normalisasi yang mereka lakukan di Indonesia.

Setiap ketidak sesuaian yang mengakibatkan perbedaan pendapat dan sedemikian sehingga mencapai kepada titik ketak sepahaman yang akut, dan tak bisa lagi di carikan titik temu, maka di mugkinkan melakukan pergulatan di ranah hukum dengan mengajukannya ke Pengadilan, untuk memperoleh kebenaran hukum yang mengikat.

Sah sah saja dari pihak yang merasa dirugikan melakukan pengaduan ke pengadilan untuk memperoleh keadilan, tetapi semua mesti sadar, bahwa pengadilan adalah tempat kita mencari kebenaran obyektip, tentu hasil daripada proses pengadilan seyogyanya dan seharusnya merupakan acuan pokok yang layak untuk di ikuti dan dijalankan. Terlepas apakah masih ada yang nerasa terugikan atau tidak, tetapi keputusan pengadilan adalah kebenaran obyektip yang merupakan keputusan yang mengikat.

Artinya keputusan pengadilan sudah bisa menjadi dasar hukum untuk menjabarkan ketentuan2 dan aturan yang mengikutinya. Akan menghasilkan rentetan kepastian hukum bagi ketentuan2 yang terkait.

Melihat materi pokok yang dipermasalahkan, ternyata pengadilan memutuskan, bahwa Klub harus mengikuti aturan dan peraturan dalam Organisasi, yaitu PSSI, Pengadilan tidak berwenang mengadili, karena ada dalam lingkup Organisasi PSSI, yang ketentuannya demikian.

Oleh karena itu, keputusan ini merupakan dasar hukum yang sangat kuat, bahwa Apa yang sudah diupayakan oleh PSSI. AFC dan FIFA sudah memenuhi rasa keadilan, oleh karena itu semua produk hukumnya sah dan mengikat.

Dari kesimpulan itu, maka Klub2 harus mengikuti dan taat azas kepada System dan prosedur Organisasi Manajemen PSSI/AFC/FIFA. Jikalau tidak ada dalam jangkauan manajemen PSSI/AFC/FIFA, maka Klub dinyatakan diluar kendali PSSI/AFC/FIFA.

Dilain pihak keputusan Pengadilan itu, memberikan kekuatan hukum kepada Klub beserta turunannya, bahwa Klub masih ada dalam Organisasi PSSI/AFC/FIFA, demi hukum Klub otomatis merupakan Klub yang legal, tinggal memenuhi kewajiban mengikuti System dan Prosedur Organisasi Manajemen yang ada.

Kecuali Klub memilih untuk mengingkari keberadaannya di bawah PSSI/AFC/FIFA, tinggal melakukan klarifikasi dan mengundurkan diri dari keanggotaan PSSI/AFC/FIFA. sehingga tak ada lagi adanya Breakaway League (  Liga Sempalan di lingkungan PSSI atau di Indonesia), yang melakukan kompetisi di luar agenda PSSI, karena sudah di luar PSSI/AFC/FIFA.

Maka tinggal sedikit lagi Rekonsiliasi akan terjadi, dengan dasar hukum yang sudah ada itu, maka rekonsiliasi dan kembali kerumah PSSI adalah keharusan yang akan membawa Klub kedalam kendali PSSI/AFC/FIFA, untuk memperoleh keabsahan daripada Klub beserta kompetisinya.

Satgas AFC, akan sangat terbantu dengan keputusan Pengadilan tersebut, ternyata bahwa Indonesia memang benar2 tidak ada intervensi dan infiltrasi politik, ikut campur tangan dalam Organisasi PSSI/AFC/FIFA. Maka dengan demikian jalan menuju rekonsiliasi akan juga di dorong oleh AFC/FIFA,

Semoga bisa menjadi pertimbangan FIFA, untuk menahan diri terhadap penghukuman( Ban ) kepada pihak2 yang dianggap telah melakukan pembangkangan dan perbuatan indisipliner .

Sampai saat ini, Satgas belum memiliki jadwal meneruskan kembali pertemuan dengan PSSI dan PT LI, sebagai kelanjutan peretemuan yang pertama terdahulu. Sementara akhir mei ini akan di laksanakan kongress FIFA sedunia di Budapest Hongaria tanggal 24 mei sampai 27 Mei. dimana PSSI termasuk diundang untuk menghadirinya.

Apakah sebelum atau sesudah Kongres, belum ada indikasinya.

Semoga secepatnya selesai dan Klub2 bisa kembali menjalin rekonsiliasi dengan PSSI. untuk menata Kegiatan kedepannya.

Merdeka ! Merdeka ! Merdeka !

pb: mattula_ada@live.com

9 Mei 2012

Nasionalisme dari Bumi Cenderawasih

by: Indra Sastrawat

Berita bergabungnya Titus Bonai dalam TC Timnas Senior Di Yogyakarta kontan menimbulkan pro dan kontra di antara supporter bola nasional. Bagi pendukung IPL, Tibo adalah nasionalis sejati dari bumi Cenderawasih sedangkan bagi fans ISL Tibo tidak ubahnya seorang penghianat. Bagi saya, terlepas dari semua polemik tersebut, siapapun anak bangsa yang ingin membela garuda maka dia patut diapresiasi. Bergabungnya Tibo dalam skuad Garuda yang dipersiapkan ke Palestina bukan kemenangan bagi pendukung IPL tapi kemenangan sepakbola nasional.

Muara dari setiap kompetisi di belahan dunia manapun adalah menciptakan pemain tim nasional yang bisa membela Negara masing-masing. Membela tim nasional merupakan kehormatan bagi pemain bola, seorang Lucas Padolski rela bermain di klub kecil, FC Koeln hanya untuk menjaga posisinya di timnas Jerman, padahal Padolski bukan asli ras Arya, Jerman. Kedua orang tuanya adalah Polandia asli, negeri yang pernah di invasi oleh Jerman.

Titus Bonai bukan sekedar mutiara dari negeri Papua dia adalah anak bangsa yang punya nasionalisme. Di saat nasionalisme pemain yang pernah membela timnas tergadaikan oleh asap dapur yang mengepul disaat itu kita kembali di sadarkan oleh seorang anak Papua bernama Tibo, sebelumnya seorang anak yang DNAnya hanya 50% Indonesia bernama Diego Michels telah mengajari arti sebuah nasionalisme itu.

Di Spanyol dan Italia asoasiasi pemain professional mereka punya kekuatan untuk mendesak federasi sepakbola, lalu bagaimana dengan APPInya Indonesia yang hanya omong doang. Ketakutan, zona nyaman, ikatan kontrak atau entah apa lagi alasan pemain di liga sebelah untuk tidak mau membela timnasnya. Bahkan ketika timnas kita terbantai 0-10, para pendukung KPSI justru bersorak gembira. Sungguh ini aib besar, ketika bangsa tertimpa musibah justru ada anak bangsa yang senang bahkan menghina perjuangan Garuda.

Belajarlah pada Jepang yang pernah luluh lantah dihantam bom atom oleh sekutu, mereka tidak menghujat kaisar yang telah membawa Jepang kedalam perang. Mereka para Samurai bersatu dan bangkit dan hasilnya dalam 3 dekade bangsa Matahari Terbit telah membuat kagum dunia. Bukankah timnas besar dunia seperti Rusia, Belanda, Spanyol juga pernah kalah besar. Lupakah kita dengan kekalahan 0-7 dari Thailand di Sea Games 1985, kemudian dengan kekompakan dan semangat kita mampu merebut emas dua tahun kemudian bahkan setahun sebelumnya kita masuk 4 besar Asia di Asian Games Seoul 1986.

Semoga dengan kehadiran Tibo, Timnas bisa mendapatkan hasil yang bagus di Palestina. Namun yang utama kehadiran Tibo bisa menjadi magnet bagi pemain lain untuk ikhlas membela timnasnya. Kami menanti Tibo yang lain yang masih menyimpan hasrat bersama timnas. Jangan takut dengan ancaman siapapun, bukankah nenek moyang kita dulu adalah para pemberani lalu kenapa keturunannya melahirkan generasi penakut !!!. Saya sebagai putra Bugis Makassar terharu dengan berita pagi ini, salut buat mu Tibo,Garuda di dada Ku Garuda Kebanggan ku.

wb: indrasastrawat@yahoo.co.id

22 April 2012

Sabuk Dunia Sang Garuda

by: Indra Sastrawat

Boxing atau tinju merupakan salah satu olehraga populer di negeri ini. Kepopolerannya hanya kalah dari Sepakbola dan Bulutangkis.Sayangnya kepopulerannya tidak berbanding lurus dengan prestasinya.Di lingkup regional prestasi tinju profesional kita masih kalah sama Filipina dan Thailand, belum lagi di tingkat Asia kita jauh tertinggal dari Korea Selatan dan Jepang.

Dibalik sepinya prestasi petinju kita, nyatanya Indonesia pernah melahirkan 4 juara dunia. Bahkan salah satunya masih menggenggam sabuk dunia hingga kini. Thomas Americo merupakan petinju pertama yang mencoba menjadi juara dunia, sayangnya dia gagal. Kegagalan Thomas Americo kemudian di bayar lunas oleh Ellyas Pical beberapa tahun kemudian.

Lantas siapa saja petinju kita yang pernah mencatatkan namanya sebagai juara dunia. Menarik untuk mengulas kembali empat jawara tinju Indonesia yang pernah menjadi juara dunia. Berikut sekilas profil mereka:

13344884951859080681

Ellyas Pical, dari Istora hingga Diskotik

3 Mei 1985 menjadi tanggal bersejarah bagi bangsa Indonesia. Di saksikan puluhan juta pasang mata, Ellyas Pical anak Saparua berhasil meraih gelar juara dunia IBF kelas Bantam Yunior (52,1 kg) setelah mengalahkan Chun Ju Do dari Korsel. Bakat tinju Elly tercium sejak kecil, dimana Elly kecil gemar berkelahi. Mungkin karena itu dia tidak tamat SD. Ellyas Pical lahir di Saparua 24 Maret 1960.

Demi menuntaskan hasrat bertinjunya Elly merantau ke kota Ambon. Dari kota Ambon manise Elly mulai menapak karir tinju di amatir. Segudang prestasi mampu diraihnya dari juara Presiden Cup tahun 1981 dan 1983 hingga bertarung di Sea Games. Pada tahun 1982, Elly memutuskan meninggalkan tinju amatir dan beralih ke Profesional. Prestasi internasional pertamanya di mulai saat Elly menang angka atas petinju Korea Selatan, Hee Yun Chun, dan merebut gelar juara superbantam OPBF. Kemudian, Oktober 1984, Matsuo Watanabe dari Jepang dibuatnya tersungkur pada ronde keenam, sekaligus ia mempertahankan gelar. Puncaknya adalah merebut juara dunia Bantam Yunior dari Chun Ju Do.

1334488549250645696

Ellyas Pical

Sempat kehilangan gelarnya dari penantangnya dari Rep. Dominika Cesar Polanco pada Februari 1986, Elly merebut kembali sabuknya pada 5 Juli 1986. Sempat beberapa kali mempertahankan gelar juara dunianya, pada tahun 1987 Ellyas Pical harus menyerahkan sabuk juara dunianya ke tangan petinju asal Thailand Khaosai Galaxy lewat pertandingan dramatis, Ellyas kalah KO ronde 14. Ellyas Pical mampu bangkit dengan merebut kembali gelar juaranya dari petinju Korsel Tae-ill Chang. Yang berarti Elly mampu meraih tiga kali gelar juara dunia. Setelah 2 tahun mempertahankan gelarnya Ellyas Pical dikalahkan oleh Juan Polo Perez dari USA dengan angka.

Setelah pensiun, Elly masih terus bertarung tapi bukan di atas ring lagi. Kali ini Elly berjuang memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Elly yang tidak lulus SD hanya mampu bekerja sebagai Satpam di tempat hiburan malam. Sungguh tragis nasib Ellyas Pical dulu dia disanjung karena mengharumkan nama bangsa kini dia di lupakan oleh negaranya.

Nico Thomas, Juara Dunia Tanpa Sabuk

Setelah masa keemasan Ellyas Pical memudar muncul kembali nyong Ambon sebagai penerus tradisi juara dunia. Walau karirnya tidak segemerlap Ellyas Pical tapi Nico Thomas mampu mencatatkan dirinya sebagai salah satu juara dunia di kelas Terbang Yunior (47,6 kg). Nicholas Thomas lahir di Ambon, 10 Juni 1966 anak nomor 12 di antara 16 bersaudara keluarga pasangan Julianus Thomas dan Helena Thomas, pada usia 14 tahun sudah berani bertanding di atas ring.

Pada tanggal 17 Juni 1989, Nico Thomas mencatatkan dirinya sebagai petinju Garuda kedua yang mampu meraih sabuk juara dunia setelah menang angka mutlak dari juara bertahan Samuth Sithnaurepol (Thailand). Nico memperoleh gelar itu setelah melalui pertarungan ulang atas juara bertahan Samuth Sithnaurepol dari Thailand. Sebelumnya, pada pertarungan pertama (23 Maret 1989) di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Nico dinyatakan kalah angka. Sebuah kekalahan yang membuat Nico menangis tidak percaya.

Namun sayang, gelarnya tak bertahan lama karena Nico Thomas kemudian kalah KO di ronde 5 dari penantangnya Eric Chavez (Philipina), di Jakarta, 21 September 1989. Nico Thomas akhirnya harus melepas gelar juara dunia kelas terbang mini IBF yang sempat disandangnya selama 96 hari atau 13 minggu dan 5 hari. Ada cerita menarik ketika Nico meraih sabuk dunia, sabuk yang di berikan kepadanya ternyata sabuk Ellyas Pical yang dipinjamkan satu malam saja. Ini karena promotor lupa menyiapkan sabuk juara yang akan diperebutkan.

Muhammad Rachman, Tua-Tua Keladi

Tua-tua keladi mungkin ini ungkapan yang paling pas untuk sang jura dunia kelas Terbang Yunior, Muhammad Rachman. Tidak banyak yang mengenalnya sebagai juara dunia. Petinju kelahiran Papua 23 Desember 1971 bahkan Rachman 2 kali merebut gelar juara dunia. Karir tinjunya di mulai di usia 20 tahun dengan bergabung di sasana tinju Pirih di Surabaya.

13344885971190574162

M. Rachman

Setelah lebih dari 10 tahun berkecimpung di dunia tinju pro, Rachman berhasil merebut gelar juara dunia IBF kelas terbang mini, saat itu usianya tidak muda lagi, 33 tahun, dia berhasil menundukkan petinju lincah dari Kolombia, Daniel Reyes (14 September 2004). Sempat tiga kali mempertahankan sabuk dunianya, pada tanggal 7 Juli 2007 di depan publik Jakarta, Muhammad Rachman di kalahkan oleh petinju Filipina Florente Condes dengan kekalahan angka.

Usia tidak membuat Rachman mundur dari ring tinju, pada usia yang ke-38 tahun Rachman menantang juara dunia asal Thailand Oleydong Sithsamerchai di Phuket. Sayangnya usahanya gagal gara-gara pelipis mata Rachman robek hingga dia tidak maksimal, Rachman kalah angka. Dalam usia menjelang usia 40, Muhammad Rachman kembali mendapat tawaran untuk menantang juara dunia kelas terbang mini versi WBA Kwantai Sithmorseng. Pertarungan ini dilagsungkan di Bangkok Thailand pada tanggal 21 April 2011.

Di luar dugaan semua orang, Rachman mampu tampil sangat bagus, dan berhasil membuat lawanya mencium kanvas di ronde 9. Kemenangan yang membuat Rachman menjadi juara dunia tertua dari Indonesia. Rachman mempertahankan gelar WBA tersebut untuk kali pertama tanggal 30 Juli 2011 di Jakarta melawan penantang peringkat 11 asal Thailand Pornsawan Porpromok. Sayang, Rachman kalah angka, sehingga gelarnya melayang Semangat Rachman memang luar biasa, tekad dan semangat tinjunya pantas di jadikan contoh. Saat pensiun Rachman mengelola bisnis keluarga. Total rekornya 79 kali bertanding, menang 64 dimana 33 diantaranya KO, 11 kali kalah dan 5 draw.

1334488645510886799

Chris John

Chris John, Sang Naga tak Terkalahkan

Besar dari keluarga petinju membuat Chris John tidak asing dengan olahraga ekstrim ini. Memulai karir tinjuny di amatir saat tinggal di Banjarnegara. Bakat hebat pemuda kelahiran 14 September 1979 ditemukan oleh seorang pelatih hebat Sutan Rambing. Tahun 1998 merupakan debut awalnya di tinju pro.Mulai dikenal publik Indonesia setelah meraih gelar juara nasional kelas Bulu (57 kg) setelah mengalahkan Muhammad Alfaridzi.

Setelah beberapa kali bertanding dalam perebutan gelar nasional, Chris John berhasil menundukkan rekan senegaranya Soleh Sundava pada tahun 2001 untuk merebut gelar PABA kelas bulu. Kesempatan meraih gelar juara kelas Bulu tiba saat melawan Oscar Leon dari Kolombia pada 26 September 2003. Melalui perjuangan ketat, Chris John berhasil meraih title juara WBA interim (sementara). Gelar ini masih dianggap belum sepenuhnya sebagai juara dunia. Tak lama kemudian WBA menghadiahkan gelar juara WBA definitif kepada Chris John.

Partai akbar yang membuat Chris John pantas menyandang juara dunia kelas Bulu WBA adalah pada tanggal 22 April 2005 melawan Derrick Gainer dari USA, Gainer adalah mantan juara dunia kelas Bulu.Pertandingan tersebut dimenangkan oleh Chris John dengan angka mutlak. Partai akbar lainnya (24 Maret 2006) ketika Chris John bertemu Juan Manuel Marques dari Meksiko yang dianggap sebagai raja di kelas Bulu. Chris John tampil taktis dan menang angka. Keraguan publik atas Chris John akhirnya hilang.

Pada 19 September 2009, Chris John berhasil mengalahkna Rocky Juarez dari USA di Las Vegas setelah sebelumnya bermain draw. Kemenangan ini sangat berharga dan oleh WBA Chris John di labeli gelar Super Champions. Tercatat sebanayak 15 kali Chris John mempertahanklan gelarnya. Chris John memang fenomenal, sepanjang karir tinjunya di belum pernah kalah. Rekor pertandingannya mulus dengan hasil 48 naik ring, 46 menang, 22 KO dan 2 draw. Keberhasilan Chris di dunia tinju, membawanya ke profesi sampingan, antara lain sebagai bintang iklan untuk berbagai produk dan komentator tinju di televisi.

****

Tidak banyak petinju hebat yang lahir dari rahim nusantara, tapi dari sedikit itu mereka mampu menjadi motivator bagi generasi berikutnya. Ellyas Pical pantas dianggap sebagai legenda tinju nasional, Nico Thomas adalah juara dunia tersingkat, Muhammad Rachman adalah singa tua yang layak di jadikan contoh petinju muda kita, dan Chris John adalah bintang tinju Indonesia sepanjang masa, dia merupakan petinju terbaik di millenium ketiga dari Indonesia. Semoga sang Garuda kembali bisa melahirkan petinju kelima sebagai juara dunia.

wb: indrasastrawat@yahoo.co.id