Archive for ‘Hiburan’

22 Mei 2012

Lady Gaga bukan Hanya Sekedar Tontonan (Selamat Jalan MUI)

by: Ibnu Dawam Azis

Freemason ( th 1717 ) dalam membangun masyarakat baru yang diidamkan yaitu, bebas dari tyrani dan dogma ( Agama ), kemudian dipertegas melalui kelompok illuminati ( 1 Mei 1776 tanggal ini berhasil menjadi hari buruh sedunia ) merupakan persekongkolan yang bertujuan untuk mendirikan Tatanan Dunia Baru melalui Pemerintahan dibawah kendali Korporasi .

Revolusi Perancis dengan slogan : Liberty, egality dan fraternity sebenarnya adalah slogan dari Freemason dan gerakan Revolusi Perancis sendiri adalah satu persekongkolan dalam membentuk satu pemerintahan dalam mewujudkan keinginan kaum borjuis yang dirancang oleh kelompok illuminati. ( Illuminati Bavaria )

Keberhasilan di Perancis berkembang sampai ke Amerika . Tokoh Kemerdekaan Amerika Serikat Benyamin Franklin adalah Master pertama dalam sejarah Freemason di AS. diikuti oleh Presiden Pertama Amerika Serikat George Washington adalah juga seorang Freemason. Dan Amerika Serikat adalah puncak keberhasilan Freemason/Illuminati untuk mewujudkan Pemerintahan dalam kendali Korporasi.

Zion kelompok Yahudi berhasil masuk dalam korporasi dan bahkan memguasai Korporasi dalam Freemason diawali dengan kerja sama antara Benyamin Franklin sang Founding Father AS juga Master pertama Freemason Amerika Serikat dengan dynasti Rothschild , walaupun akhirnya Benyamin Franklin sadar akan bahaya Yahudi di Amerika Serikat, semua sudah terlambat. Freemason memang berhasil di Amerika Serikat, dengan terpilihnya George Washington sebagai Presiden pertama Amerika Serikat. Kelompok illuminati dalam Freemason juga berhasil menerapkan Korporasi sebagai pengendali Pemerintahan di AS. tapi tanpa sadar bahwa korporasi yang seharusnya dimotori oleh Freemason ternyata telah dikendalikan oleh Zion Yahudi.

Disamping nama Rothschild berderet nama-nama Rockefeller, George Soros, Ralph Lauren (Polo), Levis Straus (Levi’s Jeans), Sergey Brin (Google) , Howard Schultz ( Starbuck’s) dan sederet panjang nama –nama Yahudi dalam korporasi.

Dari Microsoft, Dow Jones, Wall Street sampai Dunkin Donat.
Dari CNN, New York Times, Time sampai Washington Post
Hampir tidak ada yang terlewat korporasi di Negara Paman Sam semua dikuasai Yahudi. Kekhawatiran Benyamin Franklin sang Master Freemason pun terbukti.

Kembali pada Lady Gaga, simbol Freemason, simbol kebebasan , simbol peradaban baru yang menginginkan bebas tanpa batas melepaskan diri dari segala dogma termasuk yang ada dalam Agama, juga merupakan ujung tombak untuk menjajagi kemampuan Pimpinan Negeri ini terhadap cengkeraman kaum illuminati, dan sekaligus satu evaluasi apakah korporasi Internasional betul-betul telah berhasil menguasai Pemerintahan Negeri ini.

Penampilan Lady Gaga dalam salah satu konsernya

Keberhasilan manggung Lady Gaga sebagai ujung tombak Freemason, juga tolok ukur keberhasilan kaum Iluminati yang sekaligus keberhasilan Zion Yahudi yang mengendalikan korporasi.
Bila MUI tidak mengetahui hal ini, maka itu satu kebodohan , tapi bila MUI sebenarnya tahu hal ini tapi tidak bisa berbuat lain , selain menghalalkan Konser Lady Gaga karena tekanan Penguasa yang sudah menjadi tangan-tangan korporasi ( Istilah lain kita sebut Mafia ), atau apa lagi bila fatwa halal oleh MUI untuk konser Lady Gaga itu karena segepok uang , itu berarti kehancuran karakter Ulama Negeri ini. Yang akan diikuti oleh kehancuran karakter Umat Islam Negeri ini.

Lady Gaga

Kaum Illuminati dengan Yahudi yang menumpang didalamnya yang berupaya membangun peradaban Dunia Baru, akhirnya akan bertepuk tangan setelah runtuhnya tembok pertahanan MUI dalam rangkulan diplomasi Big Daddy dan membuktikan bahwa Big Daddy layak bergabung dalam korporasi Promotor Dunia yang dikendalikan oleh Zionis dalam membangun kebebasan berekspresi tanpa batas untuk menggulingkan peradaban luhur Bngsa ini.
Selamat jalan MUI.

pb: mattula_ada@live.com

Baca juga:

~ https://appwi.wordpress.com/2012/05/20/pesan-pesan-syetan-dalam-lagu-lady-gaga/

~ https://appwi.wordpress.com/2012/05/20/akhirnya-mui-halalkan-tonton-lady-gaga-bergembiralah-wahai-anak-monster/

20 Mei 2012

Akhirnya MUI Halalkan Tonton Lady Gaga, Bergembiralah Wahai Anak Monster!

by: Adi Supriadi

Mengejutkan! Dari awal Majelis Ulama Indonesia (MUI) memfatwakan Haram Menonton Lady Gaga, Kini MUI menghalalkannya. Beginilah jadi Ulama Pemerintah, tergantung berapa uang yang masuk ke kantong, sehingga hukum agamapun berupa Fatwa bisa diubah dalam hitungan hari.

Terkait rencana Konser Lady Gaga, beberapa waktu yang lalu MUI mengharamkan untuk menonton Lady Gaga, dengan dasar ini pulalah pada akhirny POLDA Metro Jaya tidak memberikan Izin Keramaian untuk konser Lady Gaga. (Kompas.com)

Tetapi, Malam ini MUI merubah Fatwanya. Boleh menonton Lady Gaga pada 3 Juni 2012 mendatang. Majelis Ulama Indonesia (MUI) hanya meminta manajemen Lady GaGa serta promotor konser menyesuaikan konser dengan budaya Indonesia. Apabila himbauan ini tidak ditaati maka MUI meminta polisi menjerat penyelenggara konser dengan Undang-Undang Pornografi.

Sebagaimana diberitakan MetroTV merilis berita bahwa Wakil Sekertaris Jenderal MUI Tengku Zulkarnain pihaknya tidak bisa melarang penyelenggaraan konser Lady GaGa karena hal tersebut adalah wewenang kepolisian. Bukan hanya itu Tengku Zulkarnain juga mengimbau promotor, agar konser Lady GaGa disesuaikan dengan budaya yang berlaku di Indonesia.

Sementara itu, Big Daddy berjanji akan menyesuaikan konser dengan budaya Indonesia dan manajemen Lady GaGa pun sudah menyetujui hal tersebut. Hingga saat ini promotor konser Lady GaGa masih mengupayakan agar konser tetap dilakukan, tanpa mengubah lokasi maupun tanggal tampilnya Lady GaGa yang tinggal 12 hari lagi.

Kemarin MUI bilang Haram Nonton Lady Gaga, Kemarinnya lagi MUI bilang Lady Gaga melakukan Pemujaan Setan, dan Malam ini MUI telah menghalalkan semuanya, nonton Lady Gaga halal dan Lady Gaga tidak memuja Setan. Uang memang telah menjadi Raja Saat ini. Selamat Untuk MUI dan Bergembiralah Wahai Anak Monster (Julukan Pengikut Monster Gaga)

MUI yang kini seperti Macan Ompong

Sumber :

MUI Melunak, Akhirnya Halal Nonton Lady Gaga

POLDA : MUI Haramkan Tonton Lady Gaga

pb: mattula_ada@live.com

15 Mei 2012

Kecerobohan Wartawan Dalam Informasi “Bubu” Syahrini!

written by: Febrian Arham

edited by: Mattula’ada

Kemarin Syahrini mengadakan konferensi pers mengenai status hubungannya dengan pacarnya sekarang yang disebut “bubu” a.k.a Raja Syazni.  konpers ini diliput oleh semua media massa hingga memenuhi semua halaman slot tayangan infotainment di hampir semua media massa yang ada di Indonesia.

Sebelumnya diberitakan berbagai informasi yang beredar mengenai pacar Syahrini yang menyedot perhatian banyak pihak di Indonesia.

Lepas dari itu, informasi mengenai syahrini memang sungguh sangat masif sejak rekaman lagu nya bersama duda Krisdayanti, Anang, menyebar luas pada masyarakat. dan ini menjadikannya seorang yang mendapat perhatian banyak pribadi lain di Indonesia saat ini.

Antara penting dan tidak penting, keberadaan Syahrini dalam perhatian banyak orang di Indonesia saat ini, layak untuk dijadikan cermin mengenai diri sendiri dalam menyikapi “keumuman” kehidupan masyarakat Indonesia sesungguhnya dalam bersikap.

Syahrini, jika melihat sepak terjangnya dalam dunia perhatian remeh temeh hiburan Indonesia, merupakan seorang dengan riwayat kehidupan yang tidak istimewa. tidak membanggakan, tidak dapat juga dikatakan memalukan. dengan pengaruhnya yang menjadi variabel pengambilan keputusan dunia hiburan di tanah air, dengan uang yang beredar pada dunia itu serta bahan pengisian rehat kehidupan yang cukup berarti dalam tatanan rutin general masyarakat Indonesia, Syahrini yang dari Sukabumi saat ini merupakan Syahrini yang pola pikirnya sederhana, dengan ambisi , determinasi dan keberuntungan yang menonjol sebagai salah satu Individu di antara ratusan juta Individu lain yang berada di Indonesia.

Dan salah satu yang menarik di antara menonjolnya Syahrini saat ini baru-baru ini adalah pemberitaan mengenai seseorang yang merupakan orang penting dalam hidup Syahrini yaitu pacarnya.

Sebelumnya Syahrini sering diberitakan oleh wartawan dan dikonsumsi oleh masyrakat luas di Indonesia bahwa ia memiliki seorang pacar yang disebutnya “bubu”.

Dalam berbagai pemberitaan media selanjutnya –dan cukup aktual, baru saja terjadi–, dipercayai oleh jutaan pemerhati kehidupannya bahwa pacar “bubu”: Syahrini adalah seorang yang tidak nyata, dengan segala kutipan-kutipan yang dilontarkan Syahrini kepada wartawan mengenainya kebanyakan adalah palsu.

Satu yang paling menjadi sumber kenyataan tersebut adalah mengenai pernayataan seorang selebirtis lainnya di Indonesia, Rico Ceper, bahwa sang bubu Syahrini adalah seorang yang merupakan salah seorang pengusaha berdarah batak dari bogor yang merupakan mantan pacar Syahrini sendiri.

Hal ini menjadikan kenyataan bahwa “bubu” Syahrini adalah palsu, kian benar karena dalam berita sebelumnya diumumkan oleh Syahrini bahwa sang pacar adalah seorang berkewarganegaraan Malaysia.

Yang menyedihkan dari polemik pemberitaan kian benarnya kepalsuan Syahrini adalah bahwa wartawan yang memberitakan mengenai bubu Syahrini adalah seorang mantan pacarnya, adalah mengenai sumber pemberitaan itu sendiri yang berasal dari pembuktian asal yang tidak teliti.

Sang sumber berita yang diberitakan dalam berbagai media seperti disini http://www.tabloidnova.com/Nova/Tips/Bubu-Syahrini-Berasal-Dari-Bogor dan disini : http://www.tempo.co/read/news/2012/05/10/219402918/Rico-Ceper–Si-Botak-itu-Sammy-bukan-Bubu menyebut bahwa pacar syahrini dapat dikonfirmasi sebagai seorang yang bukan seperti yang dimaksud Syahrini sebelumnya, dengan hanya bermodalkan hubungan telepon dan sekelebat tayangan gambar dari sang sumber. Sesuatu yang mengambarkan mengenai cukup cerobohnya metode kerja wartawan media hiburan tanah air.

Dan ini menyebabkan Syahrini dan Bubu mengadakan konferensi pers di depan semua wartawan seperti yang kita, masyarakat luas Indonesia ketahui bersama, rasakan, sebenarnya tidak perlu terjadi.

Kejadian serupa juga terjadi sewaktu wartawan meliput kecelakaan Sukhoi Superjet 100, dimana di beberapa media diberitakan bahwa Tim SAR telah menemukan kotak hitam, dan foto-foto korban yang ternyata hoax ada yang publish. Maka dari itu, sangat penting disini melakukan check and re-check, agar kejadian-kejadian seperti ini tak terulang kembali.

pb: mattula_ada@live.com

15 Mei 2012

Nostalgia Bioskop Jadul di Kota Palopo

by: Indra Sastrawat

Masa-masa dekade 80 sampai awal 90an merupakan masa-masa keemasan bioskop tidak terkecuali di kota kecil bernama Palopo yang berjarak 300 KM dari Makassar. Saya masih ingat setiap pekan biasanya hari Jumat sebuah mobil berkeliling dalam kota dengan sebuah pengeras suara sedang promosi film yang akan di putar di malam minggu (sabtu malam). Tidak hanya pengeras suara, tapi pamplet dan sebuah gambar yang menggoda sengaja di ikutkan sebagai promosi film.

Ilustrasi (www.wartakota.com)

Saya mulai suka menonton film karena di ajak oleh bapak saya, ketika masih SD di Makassar sebulan 2 kali kami ke bioskop. Menonton di Bioskop merupakan salah satu hiburan yang bapak selalu temani selain bermain di Taman Ria Makassar (TRM), sekarang TRM tinggal puing-puing saja. Bersama bapak dan adik kami menonton di sebuah bioskop yang tidak terlalu jauh dari rumah. Nama bisokopnya bioskop New Mutiara, harga karcisnya lumaya murah 1000-1500 rupiah.

Tiap pekan bioskop penuh sampai-sampai kami harus rela duduk di barisan paling depan. Biasanya sehabis nonton leher menjadi pegal, sepanjang 2 jam harus mendongakkan kepala. Belum lagi karena bioskopnya termasuk kelas menengah ke bawah fasilitas yang kami dapat juga serba terbatas mulai dari kursi kayu hingga sistem ventilasi yang pengap, sehabis nonton pantat terasa pegal.

Setelah masuk SMP saya balik ke kampong di Palopo, sedangkan bapak meneruskan kerja di Kendari. Kegemaran nonton di bioskop terus berlanjut. Satu persatu bioskop di kota Palopo saya datangi, tidak peduli uang kiriman berkurang karenanya. Virus suka ke bioskpo juga saya tulari ke teman-teman main, karena penasaran dengan film Saur Sepuh kami bersepuluh rela bersepeda sejauh 5 KM hanya untuk menghilangkan penasaran kami. Saya masih ingat nama Bioskopnya Appollo Theathre di Jalan Diponegoro, waktu itu harga karcisnya lumayan murah hanya 1000 rupiah. Pulang dari bioskop, bapak saya sudah menunggu di depan rumah, rupanya dia barusan tiba dari Kendari, saya kena marah besar karena berkeliaran di siang bolong.

13369806521189550235
Bioskop Ampera tinggal menjadi kenangan (www.panoramio.com)

Di kota Palopo ada 4 bioskop yaitu Artana Theathre di samping Jalan Belimbing, lalu bioskop Appollo di Jalan Diponegoro tidak jauh dari Appollo ada bioskop Ampera, sekitar 100 Meter dari Ampera di Salubulo ada bioskop Muda. Masing-masing bioskop punya ciri khas. Di Artana theathre sering diputar film Mandarin atau film Barat harga karcisnya juga mahal sekitar 1500-3000 rupiah. Seingat saya, saya hanya 2 kali nonton di bioskop ini yang pertama karena di traktir teman yang kedua karena habis dapat kiriman.Dibanding ketiga bioskop lainnya, bioskop Artana termasuk baru dan yang terbaik waktu itu. Lalu di Apollo sering di putar film lokal Indonesia (siang) dan kalau malam biasanya di putar film barat, harga karcisnya 1000-3000 rupiah. Bioskop ini mudah dikenali karena pas terletak di persimpangan dan terletak di ujung jalan.

Bioskop idola saya kala itu adalah bioskop Ampera yang letaknya tidak jauh dari Appollo. Harga karcisnya lumayan murah sekitar 500 rupiah (siang) dan 1000 (malam), film-film unggulannya kalau siang adalah film Indonesia seperti Saur Sepuh, Si Gobang,Si Buta dari Gua Hantu dll. Kalau malam diputar film India. Didalam bioskop panas dan kalau mau buang air kecil harus ke keluar ke samping bioskop, sebagian besar penontonya anak ABG.

Kalau film di Ampera tidak bagus biasanya saya dan adik lari ke bioskop Muda. Di bioskop ini sering diputar film Mandarin dan barat, entah mengapa bioskop ini sepi penonton. Dibanding bioskop Ampera dan Appollo, gedung Bioskop Muda kelihatan lebih baik. Perkiraan saya bioskop Muda dulunya bioskop terbesar dan teramai di kota Palopo. Sayangnya pengelola kala itu kalah bersaing. Sering kali kalau nonton di bioskop Muda penontonnya tidak lebih dari 20 penonton, benar-benar sepi sangat berbeda dengan ketiga bioskop yang lain. Oh, ya tiket masuknya sekitar 500-1500 rupiah. Saya ingat penjaganya seorang bapak tua yang kadang tidak ramah kepada penonton.

13369812371789216425

Bukti kejayaan boskop muda (www.panoramio.com)

Masuknya parabola sekitar tahun 1993 dengan beragam hiburan termasuk film-filmnya membuat bioskop di kota Palopo tidak mampu bersaing lagi. Satu persatu bioskop tersebut gulung tikar alias bangkrut. Belum lagi dengan munculnya pemutar film seperti VCD yang lebih murah menambah pukulan telak bagi pemilik bioskop. Mau tak mau untuk menghindari rugi mereka menutup bioskopnya. Saya tidak ingat lagi bioskop yang mana yang paling akhir mati, mungkin bioskop Appollo lah yang paling lama survive.

Sekarang bangunan tua bioskop jadul sudah berubah fungsi terutama menjadi ruko. Tidak ada lagi mobil dengan pengeras suara yang berkeliling kota, tidak ada lagi poster film dengan gambar yang menantang, tidak ada lagi keramaian. Kota kecil itu telah banyak berubah. Bioskop jadul itu hilang meninggalkan memori masa kecil saya. Setiap kali melintas di depannya, selalu terbayang masa-masa ketika kami harus berebut antri karcis kadang-kadang dengan jahil kami sengaja menyelundupkan kawan yang tidak dapat karcis.

Masa-masa itu merupakan masa yang sulit untuk dilupakan. Jaman sekarang bioskop lebih modern dengan kursi yang empuk, pendingin yang nyaman plus petugas yang ramah siap melayani. Tapi tetap bioskop jadul itu punya cerita tersendiri, suatu potongan kisah dari masa lalu yang selalu hidup dalam angan-anagan sayaa dulu.

wb: indrasastrawat@yahoo.co.id