21 Organisasi Perusak Dunia

by: Brillianto

Akhir pekan lalu, saya mampir ke toko buku. Sebetulnya tak ada niat membeli buku ‘serius’, karena di rak buku saya masih banyak buku ‘serius’ yang belum sempat saya baca. Namun seperti biasa, saya berkunjung ke rak buku politik dan sosial. Di deretan buku-buku itu, ada karya Michael Bradley berjudul Secret Societies.

Sebetulnya buku terbitan Octopus Publishing ini adalah buku lama. Tahun terbitnya saja 2005 dan diterjemahkan ke bahasa Indonesia Juli 2008. Saya heran, kenapa saya baru melihat buku ini dan terlewat untuk membeli? Awalnya saya tergoda untuk tidak membeli, karena niat semula datang ke toko buku ini memang tidak mau membeli buku ‘serius’. Namun sungguh mati, buku Secret Sociaties ini luar biasa sekali. Apalagi kabarnya sejak awal terbit, buku ini ternyata mampu menyita perhatian banyak orang. Pada 2009, buku ini sudah mengalami cetak ulang yang keempat, sejak pertama kali terbit pada 2008.

Lalu organisasi-organisasi apa yang dianggap sebagai perusak dunia? Silahkan Anda lihat ke-21 organisasi di bawah ini:

1. The Assasin

2. The Bilderbergers

3. The Bohemian Club

4. The Club of Rome

5. Council on Foreign Relations

6. Essex Junto

7. Freemasonry

8. The Golden Dawn

9. The Iluminati

10. Knight Templer

11. Ku Klux Khan

12. Mafia

13. Majestik: 12 The Aviary and the Aquarium

14. Mensur

15. Opus Dei

16. The Order of Skull and Bones

17. Sionus Prioratus

18. The Rosicrucians

19. The Round Table

20. Triad

21. Trilateral Commission

Silahkan Anda cari di mesin pencari mengapa organisasi-organisasi ini dianggap sebagai perusak dunia. Namun yang pasti, dalam review buku Secret Society ini, situs http://www.goodreads.com menyebutkan, bahwa ke-21 organisasi ini adalah otak yang sengaja meletuskan perang dunia, perang etnis, premanisme, maupun terorisme. Mereka juga dalang perbudakan, perjudian, prostitusi, rusaknya perekonomian dan budaya negara, sampai penggundulan hutan.

Sayang seribu kali sayang, penerjemah buku Secret Society ini, Ety Triana, dianggap ngasal. Misal organisasi The Knight Templar diterjemahkan olehnya sebagai “Komplotan Jawara Templar.” Menurut Agung Prabowo, salah seorang penerjemah, kata ‘Knight’ tidak cocok sekali dialihbahasakan sebagai ‘Jawara’. Terlebih lagi Ety menerjemahkan kata ‘Knight’ sebagai ‘Jagoan’ di halaman lain, sehingga tidak ada konsistensi. Sebenarnya sudah ada istilah dalam bahasa Indonesia yang cukup popular untuk mengalihbahasakan kata ‘Knight’, yakni ‘Ksatria’. Begitu juga dengan organisasi The Order of Skull and Bones yang diterjemahkan sebagai ‘Komplotan Tengkorak dan Tulang-belulang’ dan kelompok The Round Table diterjemahkan menjadi ‘Komplotan Meja Bundar’.

Anyway, lewat buku karya Bradley layak dijadikan koleksi. Sebab, organisasi-organisasi yang tercatat di buku ini menjadi musuh kita bersama. Sebab,merekalah yang menyebabkan kerusakaan di dunia ini. Dan situs http://www.goodreads.com pun menulis di ujung resensi buku ini:

Sekarang, mereka duduk manis di kursi goyang, memegang remote control di depan TV, mengecap secangkir kopi, saksikan penduduk dunia chaos. Satu tujuan mereka : Seluruh bangsa menjadi budak dalam ‘Satu Pemerintahan Dunia’

Yang menarik lagi, di akhir halaman buku ini, Bradley menantang pembaca untuk mencari bukti jika buku ini dianggap tidak akurat. Dengan kata lain, penulis ini mengatakan, bahwa seluruh informasi dalam buku ini layak dipercaya. Harap maklum, buku ini ditulis dengan menggunakan riset dan penelitian yang matang.

pb: mattula_ada@live.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: