Kebiadaban NATO Makin Merajalela di Afghanistan!

by: Nurdin Tgk. Abd. Gani

Pasukan AS sebagai pemimpin koalisi di Afghanistan kembali melakukan kebiadabannya terhadap warga sipil Afghanistan,sebagaimana dilaporkan oleh Ruhullah Samon Jubir pemerintahan dari Propinsi Paktia. Menurut informasi yang diliput oleh BBC London,Minggu 27 Mei 2012 bahwa pasukan NATO pimpinan AS  kembali melakukan kebiadabannya dengan memborbardir membabi buta terhadap sebuah desa di Paktia, Afghanista  Timur.

Serangan maut yang dilakukan AS dan sekutunya pukul 20.00 waktu setempat terhadap sebuah desa Suri Khail yang menewaskan Shafi, isterinya berserta keenam anak-anaknya meskipun mereka tidak terkait sama sekali  dengan para pejuang Thaliban,ujar Ruhullah Samon pula kepada AFP.

Mendengar tragedi yang kesekian kali terjadi terhadap warga sipil Afghanistan ,bisa dipastikan sebagaimana biasanya para petinggi Afghansitan di kabul dan juga para komandan NATO/ISAF segera berembuk,untuk menanggapi masalah tersebut. Prewsiden Hamid Karzai marah-marah,lalu kemudian diam lagi pasca Obama minta maaf dengan sedikit janji akan memeriksanya dengan aturannya sendiri.

Jika diurut kebelakang sedikit,maka kelihatan jelas bagaimana kejamnya pasukan NATO pimpinan AS terhadap warga sipil Afghanistan. Padahal belum hilang di ingatan kita betapa sadisnya pasukan AS ketika dini hari membantai warga sipil Afganistan yang menewaskan 18 orang di propinsi Logar,Kapisa,Helmand dan Badghis.

One of the victims killed by the US soldiers

Hal semacam itu selalu terulang kembali,tetapi bagi pasukan AS dan sekutunya sepertinya mereka tidak pernah menngambil sesuatu pembelajaran masa lalu.Soalnya meskipun mendapat kutukan dri berbagai kebiadaban ,tetapi pasukan AS dan sekutunya masih juga melakukan hal-hal yang bertentangan dengan hukum -hukum internasional,serta tidak akan mengulanginya lagi.

Para tentara AS pada saat sedang mengencingi mayat warga Afganistan

Menurut informasi yang dapat dipercaya,bahwa pada  tahun 2011 saja sekitar  3021 orang warga Afghanistan  tewas karena serangan membabi buta yang dilakukan oleh pasukan NATO.Membakar Al Qur’an di penjara Balgram,utara Kabul.Memang betapapun kejahatan perang yang dilakukan oleh pasukan AS di berbagai event ,akan tetapi ICC tidak bisa menangkapi atau m,engdilinya karena Washington tidak mengakui ICC tersebut.Nah ini pula yang menyebabkan pasukan AS semakin arogan dan mengabaikan aturan-aturan hukum internasional.

pb: mattula_ada@live.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: