Berkat Jurnalisme Warga, Israel tak Bisa Bohong Soal Palestina

Israel tidak lagi bisa menutup-nutupi tindakan biadab tentara dan warganya terhadap warga Palestina di Tepi Barat. Sebab, warga Palestina mulai mengeliatkan “jurnalisme warga”.

Sebagai contoh saja, video yang dibuat oleh seorang guru bernama Ibrahim Makhlouf. Dalam rekaman itu, seorang tentara Israel menembaki warga desa Aseera al-Qibliya, wilayah Tepi Barat yang diduduki Israel. Peristiwa itu mengakibatkan salah seorang pemuda desa terkena tembakan tentara Israel.

Warga Palestina melempar dengan batu kearah pasukan penjajah Israel dalam bentrokan yang terjadi saat memperingati 64 Tahun Hari Nakba dekat kota Ramallah di Tepi Barat Palestina, Selasa (15/5). (Bernat Armangue/AP)

“Kami ingin seluruh dunia melihat apa yang Israel lakukan. Mereka mencuri dan menyerang kami, dan dunia berkata kamilah  teroris dan kriminal,” katanya seperti dikutip alarabiya.net, Kamis (24/5).

Tak lama setelah diunggah, Departemen Pertahanan Israel yang melihat video itu segera memerintahkan penyelidikan. Seperti sikap Israel sebelumnya, mereka selalu saja berdalih bahwa ada hal yang dilebihkan warga Palestina terhadap Israel guna menarik simpati masyarakat internasional. “Tampaknya video tersebut tidak mencerminkan kejadian secara menyeluruh,” dalih juru bicara Departemen Pertahanan Israel.

Juru bicara pemukim Yahudi mengatakan, bentrokan itu dimulai ketika warga Palestina mulai melemparkan batu. Melihat tindakan itu, tentara Israel segera meresponnya dengan meletuskan tempakan ke arah kerumunan warga Palestina. “Mereka yang memulai,” kata dia.

Organisasi HAM Israel,  B’Tselem menyatakan dokumentasi video yang diunggah warga Palestina merupakan keberhasilan program Jurnalisme Warga yang dimulai tahun 2007 silam. Saat itu, pihaknya mendistribusikan 150 camcoder kepada warga Palestina di Tepi Barat. Program itu sendiri bertujuan untuk mengungkap pelanggaran yang dilakukan pemukim Yahudi dan militer Israel melalui media sosial.

“Program  yang kami jalankan ini merupakan usaha untuk menunjukan apa saja yang dilakukan militer dan organ-organ pemerintah,” ungkap Juru bicara B’Tselem, Sarit Michaeli.

Sarit mengatakan medium jejaring sosial mungkin hanya menampilkan sebuah video berdurasi satu menit. Namun,  keberadaan video itu segera menarik minat pengunjung yang hendak melihatnya. Lalu terbentuklah opini dari masing-masing pengunjung.

source: republika.co.id

pb: mattula_ada@live.com

Iklan

One Comment to “Berkat Jurnalisme Warga, Israel tak Bisa Bohong Soal Palestina”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: