Perusda Jadi Tempat Parkir Pejabat Daerah

by: Indra Sastrawat

Banyak jalan menuju roma sebuah ungkapan yang menjelaskan banyak cara untuk mencapai tujuan. Namun jika ungkapan tersebut dibawah ke mutasi pejabat daerah masuk ke Perusahaan daerah bisa bermakna cara untuk menyelamatkan karir pejabat atau juga cara paling efektif meraup gaji yang besar, maklum gaji sebagai PNS dengan golongan tertinggi sekalipun tidak sebesar gaji direksi Perusda.

13266998761238678603

PDAM Kota Makassar

Perusda atau Perusahaan daerah merupakan badan usaha milik daerah (BUMD) yang di fungsikan untuk menambah penghasilan asli daerah (PAD). Kebanyakan kondisi keuangan perusda di Indonesia adalah sakit atau sekarat. Suntikan dana milliaran ternyata belum mampu mengangkat kinerja perusda tersebut. Anehnya rata-rata gaji direksi atau pengawas di Perusda termasuk tinggi bahkan ada yang jauh diatas gaji walikota atau gubernur.

Salah satu faktor penghambat kemajuan perusda adalah perusda di kelola oleh para birokrat yang kurang atau tidak cakap tentang seluk beluk perusahaan. Manajemen perusda tidak ubahnya sebuah dinas pemerintahan yang kurang lincah dengan biaya operasional yang tinggi. Disamping itu penyakit perusda adalah seringkali menjadi tempat parkir sementara atau tempat parkir pejabat tua yang memasuki masa pensiun.

Salah satu Perusda yang memiliki omzet yang besar adalah PDAM (Perusahaan daerah air minum) tapi anehnya hampir semua PDAM tidak mampu meraih profit alias merugi. Salah satu faktornya adalah beban gaji para direksi yang kelewat tinggi. Termasuk gaji badan pengawas (BP) yang standar gajinya diatas gaji walikota.

Baru-baru ini di Makassaar ada wacana yang ingin menempatkan sekertaris walikota yang akan pensiun masuk menjadi salah satu anggota badan pengawas PDAM, sudah bukan rahasia umum kalau pejabat yang tidak kebagian posisi atau yang pensiun akan menikmati masa-masa indah di Perusda.

Dengan gaji diatas 10 juta rupiah perbulan, menjadi direksi atau pengawas di Perusda lebih menjanjikan dari pada menjadi PNS daerah.

Seharusnya Perusda seperti Bank daerah, PDAM, PD Parkir, PD Terminal dll harusnya dikelola oleh profesional sejati yang mengerti bisnis perusahaan. Sehingga kedepannya perusda bisa menghasilkan profit dan menambah PAD daerah. Bukan menjadikan Perusda sebagai tempat pembuangan pejabat atau tempat parkir “mesin tua” yang sudah layak menikmati masa tuanya. Perusda tidak harus dikelola pejabat daerah, alangkah baiknya pengelolahannya diserahkan ke profesional yang handal.

wb: indrasastrawat@yahoo.co.id

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: