Enigma, Navajo, dan Angelina Sondakh

by: Indra Sastrawat

Komunikasi merupakan kebutuhan alami manusia sebagai mahkluk sosial. Namun terkadang ada beberapa informasi rahasia yang perlu mode komunikasi yang berbeda untuk disampaikan. Tujuannya agar informasi tersebut tidak diketahui oleh umum yang tidak berkepentingan. Mengenang sejarah peradaban manusia, pengiriman pesan rahasia telah banyak di kenal sejak zaman dahulu. Bangsa Indian di Amerika biasa menggunakan asap sebagai model penyampaian pesan.

Bangsa Sparta di Eropa menggunakan teknik Kriptografi yaitu seni untuk mengamankan pesan dengan cara diameter tongkat yang digunakan oleh pengirim harus sama dengan diameter tongkat yang dimiliki oleh penerima pesan, sehingga pesan yang disembunyikan dalam papyrus dapat dibaca dan dimengerti oleh penerima. Khalifah Mameluk di Mesir mampu menghambat laju tentara Mongol juga menggunakan sandi khusus, dalam jarak tertentu di bangun menara yang tiap saat mengirimkan pesan secara berantai hingga sampai ke ibukota kerajaan.

1327283029658091470

Mesin Enigma merupakan mesin pemecah sandi PD II

Ketika perang dunia ke-2 pecah, satuan khusus pemecah sandi memiliki peran yang penting dalam menentukan kemenangan. Enigma merupakan mesin pemecah kode rahasia/sandi milik tentara Nazi Jerman. Cara kerjanya mirip mesin tabulasi. Rangkaian huruf dan angka yang tertera dalam perintah-perintah rahasia itu akan dipecah-pecah alat ini lalu disusun kembali dengan pola keteraturan tertentu.Dengan mesin ini pasukan Nazi selalu lebih cepat dan tepat mengetahui strategi dan taktik pasukan sekutu. Penasaran pasukan sekutu kemudian memburu Enigma. Tidak hanya memburu Enigma, pasukan sekutu juga membuat mesin yang mirip Enigma dengan nama Bombe, lewat mesin baru ini konon perang dunia bisa lebih cepat selesai dengan kemenangan di pihak sekutu.

Perang sandi juga terjadi di pertempuran Asia Pasifik. Salah satu yang menjadikan suksesnya serangan pasukan Jepang ke Pearl Harbour karena tentara Jepang memiliki mesin pelindung sandi yang dijuluki Purple.

Masih ingatkah dengan film Windtalkers yang dibintangi Nicholas Cage. Film sensasional ini menceritakan peran penting satuan khusus pemecah sandi. Agen rahasia Amerika berusaha keras mencari kode pertempuran sekaligus memecahkannya atas sandi yang dibuat oleh tentara Jepang. Jawabannya kode tersebut, ada dalam bahasa kuno Navajo. Akhirnya, pihak Amerika mengutus pasukan korps Marinir yang disebut “Windtalkers”. Dengan misi membongkar kode tersebut juga pasukan khusus ini tidak boleh ditangkap hidup oleh pasukan musuh. Pasukan khusus ini, disebar ke garis depan pertempuran di area Pasifik. Hal ini dilakukan untuk dapat memecahkan kode bahasa rahasia mereka.

Bahasa Navajo merupakan salah satu bahasa asli penduduk Indian yang tinggal di sebelah barat daya Amerika. Bahasa Navajo adalah bahasa yang dipakai sebagai sandi yang tak terpecahkan di perang dunia kedua.

****

Di Indonesia sendiri penggunaan kalimat sandi yang sederhana sudah dikeal sejak tahun 1970an. Bahasa gaul atau bahasa prokem ini awalnya diperuntukkan untuk kelompok tertentu, misalnya kalimat “bokep” untuk menyebut film porno. Di Kampung saya di Palopo, disekitar kompleks rumah mereka sering menggunakan kalimat prokem ini, hingga sekarang kalimat prokem ini masih tetap di pakai.

Ketika kasus Cicak versus Buaya, banyak kalimat sandi yang digunakan seperti “Tribata 5″ untuk sebutan Kabareskrim. Kode “Truno 3″ untuk Direktur III Tipikor. Istilah-istilah rahasia itu kerap dipakai untuk menyamarkan aksi atau subjek yang memiliki konotasi tertentu.

Yang paling heboh adalah terungkapnya transkrip komunikasi Angelina Sondakh dengan Mindo Rosalina Manulang. Dalam komunikasi itu istilah atau sandi seperti “ketua besar”, “bos besar”, “ketua”, “Apel malang”, “Apel wahington”,”Bali” dan “Putri” membuat teka-teki kasus korupsi semakin berliku. Istilah-istilah rahasia beberapa waktu lalu terbongkar, ketua besar merupakan Mirwan Amir, Bos besar adalah Anas Urbaningrum. Istilah rahasia lainnya adalah apel malang artinya uang (rupiah), apel Washington maksudnya uang (dollar), Bali untuk I Wayan Koster, Putri jelas menunjuk hidung mantan Putri Indonesia Angelina Sondakh.

Lalu setelah sandi rahasia ini terungkap, apakah KPK masih belum bernyali menetapkan Angelina Sondakh sebagai tersangka, menyeret Anas Urbaningrum ke kursi pesakitan dan membongkar kasus besar korupsi ini.

Dan seperti pada Enigma yang berhasil dikuasai oleh tentara sekutu dan akhirnya mempercepat kemenangan sekutu di Eropa, atau seperti bahasa Navajo yang jadi bahasa sandi PD II yang mengantar Amerika menangkan perang Pasifik, maka seyogyanyaa terbongkarnya sandi rahasia ini mampu memberi kemenangan bagi kelompok anti korupsi di Indonesia. Dan KPK tidak harus menunggu lama untuk memenangkan pertempuran melawan kelompok perampok duit Negara.

wb: indrasastrawat@yahoo.co.id

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: