Ketika Sepele Berubah Luar Biasa!

by: Indra Sastrawat

Alkisah di suatu kampung berdiri dua usaha pembuatan kapal. Sejak dahulu kedua perusahaan ini selalu bersaing, dan persaingan sudah terjadi sejak 3 generasi sebelum mereka. Sejak lama kampung itu memang dikenal denganpembuatan kapal yang bagus. Pemasaran kapal tersebut adalah tujuan ekspor ke Negara berkembang. Walau bersaing, uniknya kapal tersebut mempunyai rancangan yang sama persis baik kualitas mapun harganya. Ini sudah menjadi komitmen mereka.

Setelah 3 tahun salah satu perusahaan tersebut dikabarkan jatuh bangkrut dan satunya  lagi berkembang sangat cepat. Semua orang dikampung itu seperti tidak percaya dengan kabar tersebut. Penyebabnya order ke perusahaan yang bangkrut menurun tajam sehingga biaya produksi tidak bisa tertutupi atau mengalami kerugian. Padahal dari segi kualitas dan harga antara keduanya sama.

Selidik punya selidik walau keduanya punya rancangan dan harga yang sama tapi keduanya berbeda dalam memperlakukan kapalnya.Yang satu pada kapalnya tertulis informasi bahwa kapal ini mampu memuat 200 penumpang (angka yang wajar)sedangkan yang satu lagi hanya menuliskan kapal ini hanya mampu memuat 100 penumpang. Walau secara ekonomis kapal mampu memuat penumpang 200 orang tapi umumnya di Negara berkembang kapal cenderung memuat 2x lipat dari muatan maksimum akibatnya kapal tersebut banyak yang tenggelam. Karena sering tenggelam pemerintah Negara  tersebut marah dan melarang kapal dari perusahaan tersebut dijual ke Negara tersebut, akibatnya permintaan menjadi nihil dan perusahaan bangkrut.

Yang satu mampu survive dan melaju kencang karena memahami persoalan social bisnis, dia paham di Negara berkembang pemilik kapal cenderung ’serakah’jika kapal di beri informasi 100 pemumpang maka kemungkinan pemilik kapal akan terus memuat 200 penumpang yang artinya pas dengan kondisi maksimum kapal (yang memang mampunya 200 penumpang), sebuah trik yang bagus. Dampaknya posistif kapal bisa survive dan bertahan lama sehingga customer merasa aman dan senang.

Kadang banyak yang melupakan hal-hal kecil yang mendetail padahal hal-hal kecil itu bisa sangat menentukan. Seperti dalam ilustrasi diatas sebuah informasi kecil yang kadang di sepelekan ternyata mampu membuat perubahan besar. Dalam kehidupan kita sering kali menganggap sepele hal-hal kecil, sebuah korek api yang kecil mampu membakar sebuah gedung yang besar.

Kita mungkin masih ingat bagaimana hebatnya seorang Habibie membuat pesawat terbang, bahkan Negara kita dianggap sukses dalam bidang dirgantara di Asia. Sayangnya sukses tersebut tidak berlangsung lama, banyak yang menganggap remeh urusan pemasaran dan keuangan pokoknya bikin terus pesawat itu. Padahal pemasaran dan keuangan merupakan jantung dan hati sebuah perusahaan mana pun. Karena cash flow tidak bagus akibatnya perusahaan dirgantara kita bangkrut total, para insiyurnya banyak yang lari ke luar negeri. Hingga muncul plesetan nama Habibi = hanya bisa bikin.

Dalam bisnis jasa memberi senyum, salam dan sapa sebuah hadiah kecil seringkali mampu membuat customer merasa nyaman sebaliknya pegawai yang terlihat kaku dan malas senyum apalagi malas mengucapkan salam tidak lain seperti memelihara singa di rumah sendiri. Jadi jangan pernah meremehkan hal  yang dianggap kecil dan gampang karena bisa jadi yang kelihatan mudah itu yang akan mampu mengubah jalannya sebuah sejarah.

wb: indrasastrawat@yahoo.co.id

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: