Iklan IPL Vs Iklan “Mafia”

by: Indra Sastrawat

Anjas Asmara mantan pemain tim nasional era 70an tampil gagah di iklan Indonesian Primier League (IPL). Sisa-sisa ketangguhannya masih tercermin diwajahnya yang mulai menua. Dalam iklan itu Anjas mengajak masyarakat untuk mencintai sepakbola yang bersih, jujur dan bermartabat melalui sebuah kompetisi yang professional.

Dalam iklan yang tayang di MNC Group (RCTI, MNC TV, Global TV) Anjas Asmara yang di temani beberapa pemain muda dengan suara lantang berkata:

Tantangan, inspirasi, motivasi, tiga hal yang selalu memacu kita untuk berkembang, berinovasi. Tidak ada kata kegagalan dalam kamus seorang revolusioner. Ciptakan sepakbola jujur, bersih, dan bermartabat.”

1327830630373075579

Anjas Asmara di iklan IPL (www.ligaprima.co.id)

Sebuah iklan cerdas yang memacu adrenalin untuk berprestasi. Kontras dengan iklan Indonesian Super League (ISL) yang tampil mirip adegan film mafia atau gengstar. Di Iklan ISL tersebut ditampilkan beberapa orang dengan pakaian serba hitam lagi menelpon dan menyebut ISL, lalu muncul adegan seorang mengetik, dengan tampilan cahaya yang buram sangat mirip dengan adegan film-film mafia. Entah apa yang dibalik iklan ISL itu, adakah hubungan ISL dengan sarang mafia seperti dalam iklannya !!!

Memang iklan ISL bukan hanya satu, tapi iklan inilah yang sengaja dibuat secara professional. Sampai sekarang saya belum menemukan iklan ISL yang menyebutkan ISL merupkan liga yang bebas dari APBD, jadi masih layakkah sebuah liga yang hidup dari uang rakyat bisa dikatakan liga professional ??? (lagi-lagi saya bertanya).

Menurut pihak RCTI Iklan IPL dibuat pada tanggal 19 Desember 2011 di sebuah lapangan bola tidak jauh dari kantor RCTI di kebun Jeruk, Jakarta. Dan rencananya akan menyusul iklan IPL berikutnya dengan versi yang lain.

Pemilihan bintang iklan IPL sangat tepat, yaitu memunculkan salah satu bintang sepakbola era 70an yang pernah hampir membawa timnas kita lolos ke olimpiade Montreal. Anjas Asmara merupakan bintang klub Persija dan bintang timnas pada zamannya.

Melihat dahsyatnya iklan IPL mengingatkan saya waktu iklan Liga Dunhill Indonesia 1994-1995 ketika kompetisi baru dimulai. Iklan waktu itu sangat bagus dan mampu memacu adrenalin pecinta sepakbola nasional untuk datang dan menonton sebuah pertandingan sepakbola.

wb: indrasastrawat@yahoo.co.id

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: