Palestina Sulit Mendapat Pengakuan DK PBB!!

by: Mattula’ada

Walaupun Hamas dan Fatah sering berbeda pendapat dalam menyelesaikan masalah Palestina, namun mereka sepakat untuk menghindari perpecahan dengan Presiden Otorita Palestina Mahmoud Abbas untuk mencari pengakuan Palestina sebagai negara di PBB.

Hamas dan Fatah yang menguasai Jalur Gaza telah sepakat untuk tidak turun ke jalan. Sebuah sumber resmi di Hamas, Selasa (20/9) mengatakan perjanjian tersebut untuk menghindari langkah-langkah yang sekali lagi dapat memecah belah Palestina. Perjanjian tersebut juga dalam rangka menjaga kesepakatan rekonsiliasi di Palestina yang mengakhiri perpecahan selama empat tahun antara kedua faksi.

Para pihak setuju bahwa tidak akan ada demonstrasi terhadap tawaran Abbas mengenai keanggotaan penuh Palestina di PBB.

Namun tindakan aneh dan mengherankan dilakukan AS dan Inggris untuk menghadang langkah Presiden Palestina (Mahmoud Abbas) untuk mencari pengakuan Palestina sebagai negara di PBB. Jika Mahmoud Abbas jadi untuk melaksanakan niatnya tsb, maka AS dan Inggris sudah mengancam akan menghadang langkah tsb dengan melakukan veto di DK PBB. Namun ancaman tsb dianggap angin lalu oleh Abbas dengan mengatakan “Kami memutuskan tetap mengambil langkah ini meski neraka pecah melawan kami,” . Ia menegaskan bahwa ia tak akan goyah. “Mulai dari kini hingga saya berpidato nanti, kami hanya memiliki satu pilihan, maju ke Dewan Keamanan PBB. Setelah itu, kami akan duduk, menunggu dan memutuskan.

Foto: Presiden Mahmoud Abbas

Saat ini status Palestina masih digantung terus oleh DK PBB.

Bila pengakuan terhadap Palestina di Dewan Keamanan PBB gagal, Palestina akan membawa kasus ini ke Sidang Umum PBB, di mana banyak negara yang siap mendukung Palestina untuk mendapatkan pengakuan.

Dalam hal ini, Palestina diperkirakan hanya akan mendapatkan statusnya sebagai negara non anggota PBB, seperti halnya Vatikan, Kosovo dan beberapa negara lainnya. Meski ini merupakan pembaharuan dari status sebelumnya, yakni sebagai negara pengamat, Palestina tidak akan mendapatkan hak untuk melakukan voting di PBB.

Sebuah survei di berbagai negara menunjukkan dukungan mayoritas publik global atas pengakuan kemerdekaan Palestina dan keanggotaannya di PBB. Bahkan mayoritas responden di Amerika Serikat, negara penentang rencana Palestina, mendukung diakuinya kedaulatan wilayah negara tersebut.

Hasil survey ini sebenarnya tidak mengejutkan mengingat sebelumnya sentimen anti Israel meningkat di Eropa dan lebih dari 122 negara mendukung keanggotaan Palestina sekaligus mengakui kemerdekaan negeri terjajah tersebut.

Namun sekali lagi, walaupun mayoritas negara dunia mengakui kedaulatan Palestina, namun Palestina akan sulit mendapat pengakuan tsb dari DK PBB. Ini sangat tergambar dari sikap AS (salah satu pemegang hak veto) yang gusar dengan status Palestina sebagai anggota UNESCO. Pemerintahan Obama memperingatkan badan budaya PBB itu untuk tidak perlu mengutak-atik isu Palestina atau bersiap menghadapi konsekuensi berat.

Setelah gagal menghadang Palestina menjadi anggota UNESCO, Pemerintah Amerika Serikat menyatakan menghentikan pemberian bantuan ke badan pendidikan dan kebudayaan PBB, UNESCO, karena menerima Palestina sebagai anggota. AS mengatakan keputusan Unesco prematur, dan tidak dapat diterima. Dilansir dari kantor beritaReuters,Senin 31 Oktober 2011, juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Victoria Nuland, mengatakan pemerintah Gedung Putih membatalkan pemberian bantuan sebesar US$60 juta (Rp531 miliar) yang rencananya diserahkan pada November tahun ini. Langkah AS ini sepertinya akan diikuti pula oleh Kanada.

Yang jadi pertanyaan, mengapa AS, Inggris, dan beberapa negara tidak mau mengakui negara Palestina sebagai negara yang berdaulat, dan berhak menentukan nasibnya sendiri?

Tidak heran rasanya jika Presiden Soekarno mengumumkan pengunduran diri negara Indonesia dari keanggotaan PBB pada tanggal 20 Januari 1965 dan mendirikan Konferensi Kekuatan Baru (CONEFO) sebagai tandingan PBB yang juga didukung banyak negara.Hal ini disebabkan karena banyaknya keputusan PBB yang kontroversial seperti adanya hak veto, berpihak kepada kepentingan negara-negara imperialis seperti AS, Inggris dan Israel.

Foto: Presiden Soekarno

Go to hell with your aid” adalah ungkapan terkenal Soekarno pada Amerika yang mencoba menekan Indonesia melalui “diplomasi ekonomi”. Pendirian politiknya konsisten dalam membela martabat bangsanya, termasuk harkat rakyat Dunia Ketiga. Dalam konteks politik global, Soekarno adalah tokoh yang paling vokal dalam urusan menggugat tata susun ekonomi dan politik dunia yang sarat ketidakadilan dan penghisapan.

Sayang, CONEFO tidak sempat berkembang karena Zionis berhasil membujuk Soeharto untuk menjatuhkan Soekarno lewat G30S PKI.

Sumber:

*) http://www.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/11/09/20/lrts0s-hamas-dan-fatah-sepakat-dukung-langkah-abbas-di-pbb

*) http://www.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/11/09/20/lrth66-abbas-palestina-maju-terus-ke-dk-pbb-biarpun-neraka-melawan-kami

*) http://www.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/11/09/20/lrtf1n-skenario-terakhir-plopalestina-kami-sudah-memenangi-setengah-dari-balapan-ini

*) http://www.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/11/09/20/lrsz0l-skenario-kedua-plopalestina-di-sidang-pbb-butuh-dukungan-mayoritas-anggota-pbb-2

*) http://www.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/11/09/20/lrswqk-ssstt-ini-dia-cara-palestina-berkelit-dari-veto-as

*) http://www.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/11/09/21/lrukql-obama-dikabarkan-akan-melobi-langsung-presiden-palestina

*) http://www.antaranews.com/berita/279368/presiden-palestina-gagal-kantongi-dukungan-kolombia

*) http://www.voanews.com/indonesian/news/Netanyahu-Usaha-Palestina-Peroleh-Pengakuan-PBB-akan-Gagal-130087138.html

*) http://www.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/11/10/10/lsuesr-kebakaran-jenggot-palestina-masuk-unesco-as-ancam-hentikan-donasi

*) http://www.eramuslim.com/berita/dunia/menlu-palestina-delapan-anggota-dk-pbb-dukung-kenegaraan-palestina.htm

*) http://international.okezone.com/read/2011/09/20/414/504631/palestina-ajukan-proposal-keanggotaan-ke-pbb

*) http://aqsaworkinggroup.com/news/amerika-penghambat-nyata-kemerdekaan-palestina

*) http://www.solopos.com/2011/channel/internasional/hasil-survei-bbc-warga-dunia-dukung-negara-palestina-116122

*) http://politik.vivanews.com/news/read/247822-as-ancam-veto–palestina-tetap-maju

*) http://www.vhrmedia.com/2010/detail.php?.e=4260

*) http://www.suara-islam.com/news/berita/internasional/3459-sentimen-anti-israel-meningkat-di-eropa

*) http://internasional.kompas.com/read/2011/09/22/02021611/Jalan.Terjal.Kemerdekaan.Palestina

*) http://dunia.vivanews.com/news/read/260347-palestina-anggap-penting-keanggotaan-unesco

*) http://dunia.vivanews.com/news/read/260433-palestina-masuk-unesco–as-hentikan-bantuan

*) http://dunia.vivanews.com/news/read/260348-palestina-di-unesco–as-ancam-tarik-us-80-jt

*) http://dunia.vivanews.com/news/read/260511-kanada-berencana-bekukan-dana-ke-unesco

*) http://dirmania-centre.blogspot.com/2010/03/gelora-anti-imperialisme-dan-neo.html

*) http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=20&jd=Narasi+Diri+dan+Narsisme&dn=20110314005943

wb: mattula_ada@live.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: