Kuasa Tuhan Lewat Sidat Listrik

by: Mattula’ada

Sungai Amazon yang membentang sepanjang Amerika Selatan merupakan tempat berbagai macam ikan sungai yang paling luar biasa yang pernah hidup di muka bumi. Di sungai ini hidup ikan pirarucu dan madulelang sebagai ikan air tawar paling besar. Kemudian ada ikan candiru sebagai ikan paling licik dan membahayakan, ikan piranha yang terkenal sebagai ikan paling ganas serta pemegang rekor ikan paling menakjubkan yang dikenal di Indonesia dengan sebutan belut atau sidat listrik.

Sidat listrik (Electrophorus electricus), merupakan penghuni sungai Amazon dan sungai Orinoko yang memiliki kekuatan listrik mencapai 650 volt yang digunakannya untuk berburu mangsa dan membela diri. Kejutan listrik yang dihasilkan oleh ikan ini cukup untuk membunuh seekor kuda dari jarak 2 meter. Cara kerja penghasil listrik pada ikan ini dapat digunakan sangat cepat mencapai dua hingga tiga perseribu detik. Ketika gelisah, ia mampu menghasilkan guncangan listrik selama setidaknya satu jam tanpa tanda-tanda melelahkan.Ia bisa tumbuh hingga panjang 2,5 m dan berat 20 kg, walaupun biasanya ukuran rata-ratanya adalah 1 meter.

Gambar: Sidat Listrik

Spesies ini telah direklasifikasi beberapa kali. Awalnya ia dimasukkan dalam marga Electrophoridae tersendiri, namun kemudian ditempatkan dalam genus Gymnotidae bersama Gymnotus. Meskipun namanya adalah belut listrik, namun ia tidak terkait erat dengan belut sejati (Anguilliformes) tetapi adalah anggota dari knifefishes Neotropical (Gymnotiformes), lebih erat terkait dengan ikan lele.

Spesies ini telah menarik perhatian beberapa peneliti, yang berusaha memanfaatkan enzim acetylcholinesterase dan ATP yang terkandung dalam Sidat Listrik.

Para peneliti di Universitas Yale dan National Institute of Standards and Technology (NIST), berpendapat bahwa sel buatan bisa dibangun yang tidak hanya meniru perilaku listrik dari sel belut listrik tetapi faktanya bahkan dapat memperbaiki mereka. Versi tiruan pembangkit listrik dari sel sidat listrik dapat dikembangkan sebagai sumber daya untuk implan medis dan perangkat kecil lainnya.

Beberapa waktu yang lalu, sebuah taman laut di Jepang (Taman Laut Enoshima), mengejutkan pengunjungnya dengan suasana natal yang hemat listrik. Mereka menggunakan tenaga listrik dari sidat listrik yang bergerak, yang disalurkan lewat dua panel aluminium untuk lampu warna-warni pohon. Sang pembuat, Kazuhiko Minawa mengatakan: “Pertama-tama kami putuskan memakai belut listrik untuk menyalakan pohon natal dan hiasannya. Belut menggunakan ototnya untuk menghasilkan energi, jadi kami pikir, orang juga baiknya menggunakan ototnya untuk menerangi pohon dan menggerakkan Santa”.

Luar Biasa!! Selama ini manusia mungkin sangat angkuh dengan mengklaim diri sebagai penemu listrik, namun Allah Yang Maha Perkasa menunjukkan bahwa Dia sudah dapat membuat listrik dengan sistem yang sangat rumit lewat hewan ciptaan-Nya jauh sebelum manusia pernah memikirkannya!! Lantas, masihkah kita tidak malu untuk menyombongkan diri???

Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. {QS. 31:18}

Sumber: Berbagai Sumber.

wb: mattula_ada@live.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: